infokito

jembatan informasi kito

  • ahlan wa sahlan

  • Tulisan Terbaru

  • Laman

  • Arsip

  • Kategori

  • Tulisan Teratas

  • Statistik

    • 2.500.643 tampilan

Khalifah Abu Bakar Memerangi Kaum Murtad (11 H / 632 M)

Posted by infokito™ pada 29 Mei 2018

Keberadaan Nabi saw di tanah kaum Muslim merupakan motif yang kuat bagi mereka untuk berpegang teguh pada Islam. Ketika Rasulullah saw kembali ke rahmatullah, beberapa orang yang lemah iman murtad dari Islam. Kemurtadan tersebut menambah makar negera-negera kuat, seperti Romawi dan Persia yang ingin memadamkan cahaya Islam karena merasa terancam.

Gerakan kemurtadan tersebut telah dimulai ketika beberapa kabilah di Jazirah Arab menolak untuk membayarkan zakat yang diwajibkan, yang bagi Abu Bakar r.a. merupakan ketundukan mereka pada hawa nafsu. Oleh karena itu, Abu Bakar r.a. marah dan mengumpulkan kaum Muslim di masjid. Ia memberitahukan kepada mereka apa yang dilihatnya sebagai fitnah yang ingin menghancurkan mereka dan merusak Islam. Beberapa orang mengingatkan Abu Bakar, termasuk diantara mereka adalah orang Arab yang paling keras, ‘Umar bin al-Khaththab r.a. Namun, Abu Bakar bersumpah akan memerangi semua orang yang murtad dari syariat Islam.

Peperangan melawan kaum murtad dimulai dengan dibentuknya pasukan Islam oleh Khalifah Abu Bakar di bawah komando Khalid bin al-Walid. Pertempuran Yamamah dalam melawan pasukan Musaylamah al-Kadzdzab merupakan pertempuran terbesar dan paling dahsyat. Dalam pertempuran itu, Musaylamah berhasil membentuk pasukan dari beberapa kabilah yang berjumlah 40 orang murtad. Namun, pertolongan Allah berada di tangan Khalid. Pasukan Musaylamah dikalahkan dan bercerai-berai sehingga mereka terbunuh di ujung pedang kaum Mukmin.

Peperangan melawan kaum murtad terus berlangsung selama setahun. Pada masa itu kaum Muslim dapat menghancurkan semua gerakan kaum murtad sehingga kedamaian dan Islam meliputi seluruh Jazirah Arab. Namin, hal itu harus dibayar dengan harga yang mahal. Dalam peperangan tersebut, sejumlah sahabat, di antaranya adalah para pernghapal al-Quran, mati syahid dan kaum Muslim kehilangan ribuan tentara.

Dengan kemenangan tersebut, Abu Bakar r.a. dipandang sebagai pemersatu Jazirah Arab dan penyelamat perpecahan dan kehancurannya. Ia menjadi figur teladan dalam keikhlasan dan kesetiaan kepada Islam dan kaum Muslim.***tdb

Wallahu a’lam

***Rujukan: 1000 Peristiwa dalam Islam; ‘Abdul Hakim al-‘Afifi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: