infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Google Map Buktikan Kebenaran Jarak Dua Pintu Surga

Posted by infokito™ pada 26 Juni 2016

image

Kini Allah Ta’ala membuktikan kebenaran bisyarah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam 14 abad silam melalui sebuah aplikasi Google Maps.

Aplikasi tersebut merupakan salah satu teknologi internet yang super canggih. Google Maps dirancang khusus bagi pengguna untuk dapat menemukan suatu lokasi tempat melalui informasi peta yang telah di tawarkannya.
Namun percayakah Anda jika teknologi Google Maps ini ternyata mampu membuktikan kebenaran ucapan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam pada 14 abad yang lalu?

Dahulu Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda di depan para sahabatnya tentang jarak antara dua pintu surga.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ إِنَّ مَا بَيْنَ الْمِصْرَاعَيْن ِ مِنْ مَصَارِيعِ الْجَنَّةِ لَكَمَا بَيْ…نَ مَكَّةَ وَهَجَرٍ أَوْ كَمَا بَيْنَ مَكَّةَ وَبُصْرَى
“Demi Dzat yang jiwaku ada ditangan-Nya Sungguh jarak antara dua pintu (yang ada daun pintunya) dari pintu-pintu surga seperti antara Makkah dengan Hajar, atau seperti antara Makkah dengan Bushra.” (HR. Muslim no. 287, Shahih)

Beliau membandingkan ukuran tersebut sama besarnya dengan jarak perjalanan dari kota Makkah-Hajar atau sama juga dengan jarak Makkah-Bushra.
Dan 14 abad kemudian, setelah dilakukan kalibrasi dengan aplikasi Google Maps, ternyata terhitung bahwa, jarak dari Makkah menuju kedua kota yang berbeda itu sama persis menunjukan angka 1.272 km.

Apakah ini suatu kebetulan atau memang suatu mukjizat yang membuktikan kerasulan Nabi Muhammad? Mengingat Nabi sendiri merupakan seseorang yang hidup di abad ke-7 dimana belum terdapat GPS, satelit, pesawat, UAV ataupun roket luar angkasa.

Lantas dari mana beliau bisa tahu akan hal ini? Mengingat hasil perbandinganya sangat presisi dan akurat, barangkali ini juga yang membuktikan bahwa Isra Mir’aj benar-benar telah terjadi. Dengan demikian, logikanya, mustahil manusia biasa yang hidup di abad ke-7 bisa mengetahui hal ini, kecuali manusia-manusia pilihan Allah yang diberi suatu mukjizat.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: