infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

  • ahlan wa sahlan

  • Laman

  • Tulisan Terbaru

  • Arsip

  • Kategori

  • Kalender

    Februari 2016
    S S R K J S M
    « Jan   Apr »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    29  
  • Tulisan Teratas

  • Statistik

    • 2,348,261 hits

KOMPAS TV Dandani Aktivis Homo Jadi Ustad, Akal-akalan untuk Menggiring Publik agar Pro LGBT?

Posted by infokito™ pada 13 Februari 2016

POSMETRO INFO – Acara dialog Program Khusus yang membahas soal LGBT di Kompas TV tadi malam (Kamis, 11/2/2016) tampak sekali berlangsung berat sebelah memihak kelompok LGBT dan pro-(legalisasi) LGBT.

Dari 5 narasumber yang diundang 3 di antaranya dari pihak LGBT dan pro-LGBT (1 gay yang juga aktivis LGBT dan 2 orang pro-LGBT), 1 orang netral.

Dan hanya 1 orang yang mewakili pihak kontra-LGBT. Itupun yang mewakili kubu kontra-LGBT adalah politisi yang tidak begitu paham peta isu LGBT sehingga argumen-argumen yang ia kemukakan terlalu normatif dan subjektif. Tentu akan lain ceritanya jika yang diundang mewakili pihak kontra-LGBT adalah psikolog yang menganut paradigma bahwa homoseksualitas adalah penyakit kejiwaan dengan didukung data-data hasil riset sekaligus paham peta isu LGBT.

Ini masih ditambah dengan cara host Rosiana Silalahi memandu dialog yang amat terlihat kecondongannya kepada kubu LGBT dan pro-LGBT. Bisa diamati dari pertanyaan-pertanyaan yang ia lontarkan kepada para narasumber.

Mengikuti bergulirnya dialog yang tidak berimbang ini bisa saja timbul persepsi bahwa mereka yang menolak LGBT hanyalah orang-orang kolot yang kurang piknik.

Tidak berhenti sampai di situ, acara sempat terjebak menjadi sentimentil ketika si aktivis gay menceritakan pengalamannya dan teman-temannya yang mendapat perlakuan tidak manusiawi. Saat ia bercerita dengan nada emosional nyaris menangis kamera meng-close-up wajahnya sebelum kemudian diakhiri tepuk tangan penonton -tentu dengan arahan floor director- lalu acara memasuki jeda iklan.

Yang juga menarik, 2 orang yang mewakili suara kubu pro-LGBT adalah perempuan berkerudung sedangkan si aktivis gay mengenakan peci.

Sulit untuk tidak mengatakan bahwa seolah ada pesan tersirat: tidak mengapa menjadi LGBT atau pendukung legalisasi LGBT sekaligus menjadi seorang yang religius.

Tentu saja tidak ada media yang netral, tapi jika kembali ke prinsip paling mendasar dalam dunia jurnalistik yaitu “cover both sides” kita bisa memepertanyakan apakah Program Khusus Kompas TV tadi malam sudah betul-betul memenuhi prinsip tersebut?

Atau hanya sekadar memenuhi “cover both sides” secara nominal dengan (sengaja?) mengundang orang yang tidak kompeten untuk mewakili kubu kontra? (Sebatas agar terkesan mematuhi prinsip “cover both sides” -padahal sebenarnya tidak)?

Jika para pegiat literasi media konsisten menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalistik saya pikir tayangan Kompas TV tadi malam juga harus mendapat perhatian. Itu kalau memang mau konsisten.

Banyak netizen yang protes dengan tayangan Kompas TV ini.

“KOMPAS TV bukan menggiring saja tapi MEMBODOHI DAN MENIPU masyarakat, @KPI_Pusat hrs bertindak,” tulis netizen @farididoev di twitter, Jumat (12/2).

“Ini akal2an @KompasTV memecah belah umat islam dengan isu #LGBT (dimana LGBT didandanin seperti ustad),” komen nentizen @LaMadridans.

“Saya nonton acara ini semalam di kompas kondisi acaranya live. Saya pikir yg berpeci bersorban dan bersarung adalah pakar agama tetapi rupanya tokoh LGBT, dia pikir dengan cara “pencitraan” yang dilakukannya membuat saya terenyuh dan kagum? jawabannya tentu saja TIDAK, justru saya berpikir orang semacam ini berpenampilan agama tapi tidak tahu ajaran agamanya (jika dia seorang muslim). Sungguh sesuatu yang membuat nalar saya berkata “ya Allah, ini menjijikkan”.” Tulis netizen Rizki Maulana Kamil. [intelijen]

Sumber: Posmetro.info

Satu Tanggapan to “KOMPAS TV Dandani Aktivis Homo Jadi Ustad, Akal-akalan untuk Menggiring Publik agar Pro LGBT?”

  1. bloger said

    masyaallah .. sudah jelas kalau LGBT adalah perbuatan yang dilaknat oleh allah SWT jelas sama seperti kaum nabi luth as.. dimana kaumnya di azab beserta istri nabi luth karena sudah berbuat yang zalim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: