infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

  • ahlan wa sahlan

  • Laman

  • Tulisan Terbaru

  • Arsip

  • Kategori

  • Kalender

    Februari 2010
    S S R K J S M
    « Jan   Mar »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
  • Tulisan Teratas

  • Statistik

    • 2,348,261 hits

PDRB Sumsel Naik Rp 3,3 Triliun

Posted by infokito™ pada 11 Februari 2010

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumsel 2009 mencapai Rp 136,6 triliun, atau mengalami kenaikan hingga Rp 3,3 triliun, bila dibanding PDRB tahun 2008 yang sebesar Rp 133,3 triliun. Sumbangan terbesar berasal dari industri pengolahan senilai Rp 31,6 triliun serta industri pertambangan dan penggalian sebesar Rp 27,9 triliun.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, M Haslani Haris melalui Kepala Bidang Neraca Wilayah, M Habibullah kepada wartawan, Rabu (10/2) mengungkapkan hal tersebut. Dikatakannya, selama 2009 hampir semua sektor ekonomi pembentuk PDRB mengalami perlambatan pertumbuhan. Namun justru sektor pertambangan dan penggalian serta ektor bangunan mengalami kenaikan. Timbulnya perlambatan, kata Habibulah lantaran krisis ekonomi global di akhir 2008. Keadaan itu menurunkan geliat perekonomian.

“Turunnya permintaan dunia dan harga komoditi industri perkebunan yakni karet dan kelapa sawit, juga berdampak kepada melambatnya produksi di sektor pertanian dan sektor perdagangan, terutama ekspor luar negeri Sumsel,” kata Habibullah.

Selanjutnya dia katakan, penurunan tidak berlangsung lama. Lantaran pada triwulan IV 2009 kondisi ekspor Sumsel mulai membaik. Peningkatan disebabkan adanya upaya pemulihan ekonomi yang berlangsung cukup cepat di beberapa negara tujuan ekspor, seperti Amerika Serikat dan tumbuhnya negara ekonomi baru, seperti Cina dan India.

Sementara sektor-sektor yang mengalami pelambatan pertumbuhan ekonomi, diantaranya sektor pertanian yang hanya tumbuh 3,1 persen atau melambat dibanding tahun sebelumnya yang tumbuh 4,1 persen. Sektor Industri pengolahan tumbuh 2,1 persen lebih rendah dibanding 2008 yang tumbuh 3,4 persen. Sektor listrik, gas, dan air bersih tumbuh melambat dari 5,2 persen menjadi 5,1 persen. Sektor perdagangan hotel dan restoran tumbuh melambat dari 6,9 persen menjadi 3,1 persen. Sedangkan sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi yakni sektor angkutan dan komunikasi sebesar 13,8 persen dan sektor jasa yang tumbuh sebesar 11,4 persen dari posisi 2008 yang hanya tumbuh sebesar 9.4 persen.

Lebih lanjut, kata Habibullah, PDRB atas dasar harga berlaku 2009 sebesar Rp 136,6 triliun sebagian besar digunakan untuk konsumsi rumah tangga, yakni Rp 92,6 triliun. Sementara untuk komponen penggunaan lainnya seperti konsumsi rumah lembaga swasta nirlaba Rp 2,2 triliun, pengeluaran untuk konsumsi pemerintah Rp 12,9 triliun, dan pembentukan modal tetap domestik bruto sebesar Rp 31,5 triliun.

Khusus pendapatan per kapita Sumsel 2009 mencapai Rp 16,1 juta dengan laju peningkatan sebesar 1,3 persen. Angka ini meningkat dibandingkan pendapatan per kapita 2008 senilai Rp 15,9 juta. (sta/SRIPO)

Satu Tanggapan to “PDRB Sumsel Naik Rp 3,3 Triliun”

  1. anita said

    pendaptan perkapita keluarga brapa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: