infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Baju Dinas Anggota Dewan Dianggarkan Rp 1,3 M

Posted by infokito™ pada 29 Agustus 2009

DPRD Sumsel menganggarkan sekitar Rp 1,3 milyar pada tahun 2010 untuk membuat baju dinas bagi anggota dewan periode 2009-2014. Sebanyak 350 stel pakaian dinas senilai Rp 950 juta disiapkan bagi 75 orang anggota dewan dan 75 stel pakaian adat untuk setiap anggota dewan akan dibuat. Namun pada tahun 2009 ini, sebanyak 75 orang anggota dewan yang bakal dilantik 24 September 2009 juga diberikan fasilitas pakaian dinas plus jas (pakaian sipil lengkap/PSL) untuk pelantikan. Sedangkan untuk anggota dewan yang lama berjumlah 64 orang yang menjabat saat ini masih menjabat, tetap mendapatkan baju dinas anggota dewan.

Sekretaris DPRD Sumsel Sofyan Machmud yang dikonfirmasi mengakui adanya anggaran pakaian dinas baik di anggaran 2009 maupun di 2010 yang besar anggaran berbeda. Menurutnya memang dianggarkan setiap tahun sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku. “Baju yang diberikan adalah pakaian sipil harian (safari/PSH) 2 stel, pakaian sipil resmi (PSR) 1 stel dan pakaian dinas harian (PDH) satu stel. Masing-masing baju tersebut diberikan setahun sekali,” jelasnya, Jumat (28/8).

Selain itu diberikan juga pakaian sipil lengkap (PSL) satu stel atau jas sekali dalam lima tahun. Bila  anggaran memungkinkan dapat dianggarkan pakaian adat untuk para anggota dewan. Namun pakaian adat tersebut penganggarannya harus mendapatkan persetujuan Mendagri ketika melakukan evaluasi atas APBD. “Biasanya baju itu digunakan ketika Rapat Paripurna DPRD dalam rangka peringatan hari jadi daerah,” kata Sofyan.

Untuk anggota dewan yang lama tidak mendapatkan PSL lagi karena hanya diberikan satu kali dalam lima tahun dan juga pakaian adat. Sedangkan anggota dewan yang baru diberikan PSL dengan anggaran tahun 2009 serta pakaian adat pada tahun 2010.

Anggota DPRD Provinsi Sumsel Bihaqqi Soefyan mengatakan, pemberian pakaian tersebut sesuai dengan peraturan pemerintah dan tata tertib dewan. Menurutnya anggota dewan yang baru akan mendapatkan empat stel pakaian dinas, diluar pakaian adat. Bihaqqi sendiri mengaku akan mendapatkan hal tersebut. Ia kembali terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Sumsel periode 2009-2014 dari Partai Demokrat. Lima tahun lalu, ia juga terpilih sebagai anggota dewan dari partai yang sama.

Sedangkan anggota dewan dari PDI Perjuangan MA Gantada yang juga anggota dewan yang terpilih
kembali mengatakan, bila dianggarkan Rp 1,3 M untuk 75 orang anggota dewan, artinyo masing-masing anggota dewan mendapatkan Rp 17,5 juta. Jumlah tersebut untukk 4 stel pakaian. Artinya diperkirakan 1 stel baju sekitar Rp 4 juta. “Itu kan plafon penganggaran. Mekanismenya melalui tender dengan prinsip penawaran termurah. Jadi realisasinya belum tentu segitu,” ujarnya.***(sgn/sripo)

3 Tanggapan to “Baju Dinas Anggota Dewan Dianggarkan Rp 1,3 M”

  1. muhdi said

    himbauan :
    Kepada Pemerintah kab Ogan Ilir.
    tolong diupayakan aliran listrik dan Air Pam pada masyarakat Desa Ulak bedil dan Ulak banding kec Indralaya.
    masyarakat menantikan perhatian yang serius. Tks.Comas-Gk

  2. muhdi said

    DPRD Sumsel menganggarkan sekitar Rp 1,3 milyar pada tahun 2010 untuk membuat baju dinas bagi anggota dewan periode 2009-2014. Sebanyak 350 stel pakaian dinas senilai Rp 950 juta disiapkan bagi 75 orang anggota dewan dan 75 stel pakaian adat untuk setiap anggota dewan akan dibuat. Namun pada tahun 2009 ini, sebanyak 75 orang anggota dewan yang bakal dilantik 24 September 2009 juga diberikan fasilitas pakaian dinas plus jas (pakaian sipil lengkap/PSL) untuk pelantikan. Sedangkan untuk anggota dewan yang lama berjumlah 64 orang yang menjabat saat ini masih menjabat, tetap mendapatkan baju dinas anggota dewan.bila dianggarkan Rp 1,3 M untuk 75 orang anggota dewan, artinyo masing-masing anggota dewan mendapatkan Rp 17,5 juta. Jumlah tersebut untukk 4 stel pakaian. Artinya diperkirakan 1 stel baju sekitar Rp 4 juta.(Comas-Gk akan ungkap kasus ini ke KPK dan Kejagung terindikasi kuat adanya unsur TIPIKOR)

  3. muhdi said

    Ketidakpekaan para wakil rakyat yang duduk di DPRD Sumatera Selatan terhadap kondisi rakyatnya sangat jelas terlihat dari tingkah polah mereka yang menyesakkan hati rakyatnya. Saat rakyat sedang susah ternyata para anggota dewan yang terhormat ini juga baru pulang dari “jalan-jalan” keluar negeri yang katanya study banding, juga dengan menghabiskan uang rakyat yang tak sedikit jumlahnya.
    TOLONG JELASAKAN ! APA HASIL YANG DIDAPAT DARI STUDY BANDING YANG BARU DILAKSAKAN ?……………… BIAR BRAKYAT TAU..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: