infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Potensi Zakat Indonesia Rp 19,3 Triliun

Posted by infokito™ pada 21 Agustus 2009

Potensi zakat di Indonesia mencapai Rp 19,3 triliun setiap tahunnya. Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), KH Didin Hafidhuddin, mengungkapkan, potensi zakat sebesar itu sangat besar, namun belum tergarap secara optimal. ”Jika ini bisa kita aktualisasikan secara bersama-sama, tentunya banyak hal yang kita lakukan,” ujar Kiai Didin seusai berceramah pada peluncuran Unit Pelayanan Zakat (UPZ) Bait Al-Kamil di Jakarta, Rabu (19/8).

Menurut dia, menghitung zakat yang harus dibayarkan seorang muzaki sangatlah mudah. ”Hanya 2,5 persen dari penghasilan kotor. Yang sulit sebenarnya adalah mengeluarkan,” ungkapnya. Kiai Didin sangat setuju jika umat Muslim yang ingkar atau tidak mengeluarkan zakat, perlu diberi sanksi sosial. Pasalnya, kata dia, zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam untuk memerangi kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan.

Terlebih, papar Kiai Didin, saat ini umat Islam di Tanah Air sangat perlu uluran tangan. Ia menegaskan bahwa persoalan zakat perlu segera diatur dalam suatu undangundang (UU). Didin mengakui bahwa konsep UU tentang zakat itu sudah berada di DPR.

Beragam pilihan pemberian sanksi bagi umat Muslim yang ingkar terhadap kewajiban mengeluarkan zakat sudah dituangkan. Sanksinya, papar Kiai Didin, beragam mulai pidana hingga sanksi sosial. Menurut dia, sanksi sosial sangat efektif untuk diberlakukan kepada Muslim yang ingkar terhadap kewajiban mengeluarkan zakat.

Kiai Didin mencontohkan di Malaysia, setiap muzaki yang tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) akan kesulitan untuk mengurus SIM, KTP, dan sebagainya. ”Ini sanksi sosial yang sangat efektif,” papar Kiai Didin.

Zakat juga dinilai efektif untuk mengatasi rendahnya tingkat pendidikan umat Islam di Indonesia. Saat ini, sebagian besar pelajar yang putus sekolah berasal dari keluarga Muslim. Pendidikan sebagian umat Islam di Tanah Air terkendala akibat masalah finansial.

Rabu (19/8) lalu, satu lagi Unit Penyaluran Zakat (UPZ) secara resmi diluncurkan. ”Insya Allah pilihan Bait Al Kamil untuk menyalurkan zakat dalam bentuk beasiswa pendidikan adalah sebuah langkah yang tepat. Karena, kami percaya bahwa memberikan kail akan lebih baik dibanding memberikan ikan,” papar Indra Pradana Singawinata, ketua UPZ Bait Al Kamil.

Menurut Indra, Bait Al Kamil akan berupaya menggandeng kaum Muslimin di Indonesia untuk bersamasama membantu para mustahik–orang yang berhak menerima zakat–agar bisa mendapatkan kualitas kehidupan yang lebih baik.*osa/republika

Satu Tanggapan to “Potensi Zakat Indonesia Rp 19,3 Triliun”

  1. dee said

    memang luar biasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: