infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

  • ahlan wa sahlan

  • Laman

  • Tulisan Terbaru

  • Arsip

  • Kategori

  • Kalender

    Agustus 2009
    S S R K J S M
    « Jul   Sep »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • Tulisan Teratas

  • Statistik

    • 2,348,261 hits

Investor Malaysia Minati Batu Bara Sumsel

Posted by infokito™ pada 21 Agustus 2009

Sime Darby Plantation, investor dari Malaysia yang selama ini menggarap sektor perkebunan, berminat menggarap sektor batu bara di Sumatra Selatan (Sumsel). Sumsel menyumbang 40 per sen produksi batu bara nasional. Keinginan investor negeri jiran tersebut disampaikan Amir Mahmood, Head Corporate Communication Sime Darby pada acara South Sumatera Initiative yang dilaksanakan BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sumsel, di Palembang, Rabu (19//8).

Menurut Amir Mahmood, perusahaan Malaysia yang telah menanamkan investasinya di bidang perkebunan di Sumsel kini akan mengembangkan sektor pertambangan khususnya batu bara. ‘’Untuk melaksanakan investasi tersebut kami masih perlu beberapa tahapan sampai kepada kesepakatan dan kesepahaman,’’ kata Amir.

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, yang membuka pertemuan tersebut mengatakan, potensi pertambangan di Sumsel belum digarap optimal. Terutama untuk batu bara, potensi yang tersedia tidak habis dieksploitasi sampai 1.800 tahun ke depan. ‘’Cadangan batu bara nasional 22,24 milliar ton dan 40 persen di antaranya disumbang dari Sumsel. Karenanya wajar kemudian kalau provinsi ini dikenal sebagai provinsi lumbung energi. Hanya saja, penggarapannya baru bisa mencapai 10 juta ton per tahun,’’ kata Alex.

Saat ini pemain besar di Sumsel baru PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk dengan produksi tahun lalu 10 juta ton per tahun. Diakui bahwa investasi di sektor pertambangan Sumsel masih terkendala sarana transportasi, seperti jalur kereta api dari pelabuhan Tanjung Api Api ke Muara Enim-Lahat. Namun Alex meyakinkan dibangun jalur kereta api rel ganda. Sementara itu, Ketua Umum BPP Hipmi, Erwin Aksa, meminta agar pemerintah daerah menekan pemerintah pusat agar dapat mengembangkan sumber daya alam Sumsel yang cukup besar.

Para pengusaha dari Malaysia tersebut berkunjung ke Palembang atas undangan BPP Hipmi dan BPD Hipmi Sumsel. Pertemuan antara pengusaha Malaysia-Indonesia yang berlangsung selama dua hari tersebut membahas peluang investasi di provinsi tersebut. Dipilihnya Sumsel sebagai tuan rumah karena sebagian pengusaha Malaysia tersebut sudah ada yang menanamkan investasi di provinsi ini.

Di hadapan para pengusaha Malaysia, Ketua BPD Hipmi Sumsel, Dodi Reza Alex, menjelaskan bahwa Sumsel memiliki potensi yang sangat besar di bidang perkebunan dan pertambangan. Upaya optimalisasi potensi ini dilakukan pemerintah daerah, antara lain rencana pelabuhan Tanjung Api Api yang bakal mendorong produksi batu bara di Sumsel.*oed/republika

9 Tanggapan to “Investor Malaysia Minati Batu Bara Sumsel”

  1. Roni said

    Kami sangat mendukung rencana pemerintah daerah Sumsel, untuk mengadakan kerjasama ekploitasi batubara, semoga pembangunannya nanti akan juga melibatkan perusahaan kami yang bergerak di bidang PENGADAAN dan PEMASANGAN TIMBANGAN MOBIL, untuk lebih lengkapnya hub kami di:
    http://www.timbangansuban.com

    Terima kasih
    Hormat Kami,
    PT.SUBAN MITRA SELARAS

  2. Ramon Zamora said

    kenapa harus pihak asing boss…indonesia saya rasa mampu untuk untuk mengelola tambang batubara.kalau dikelolah oleh investor dalam negeri lebih mantep…jadi uangnya gak lari kemana mana.hitung hitung memperkaya negeri sendiri.

  3. roni said

    pengelolaha batubara sumsel oleh pihak asing tidak apa-apa asal dalam pembagian saham 60% untuk sumsel, 40% saham asing, dan di jalankan dengan cara profisional dan berkesinambungan, dan lebih penting selalu memperhatikan “AMDAL”

    best Rgds

  4. tomy said

    semua kekayaan alam indonesia selalu di eksploitasi untuk kepentingan negara asing, mengapa harus selau orang asing yang menikmati harta kita?
    lebih baik di ambil alih perusahaan pribumi saja, agar semua hasil yg diperoleh dinikmati sendiri…

  5. yusrizal firdaus said

    Saya sebagai tenaga pemasaran free lane batu bara sangat bangga dengan potensi batu bara sumsel yang mana selama ini di kuasai oleh BUMN, tapi sekarang perusahaan swastapun sudah banyak yang berkiprah untuk menyuplai batu bara, semoga saya juga akan di akui sebagai tenaga pemasaran dan marketingnya batu bara, meskipun saya belum 100 % mengusai seluk beluk batu bara.
    Semoga batu bara ini merupakan penghidupan bagi masyarkat Lahat dan Sumsel pada Umumnya.

  6. Drs. H. Syarifudin said

    memang bener propinsi sumatera-selatan menyumbang 40 % batubara di indonesia, adapun daerah yg cukup potensinya adalah kabupaten muara enim. adapun salah satu nya terdapat di Kecamatan pendopo. Sebagai pemilik lahan 60 Hektar. saya bersedia untuk mencari investor, baik dari luar negeri maupun dari luar negeri. Yang bermaksud untuk mengembangkan potensi daerah dan peningkatan perekonomian rakyat sekitarnya, dan umumnya rakyat deaerah kabupaten muara enim dan sumatera-selatan.bagi yang bermninat dpt hubungi saya di nmr 0711-417070 atau Mobile phone 0816386777

  7. yusrizal said

    Yth Pak Syarifudin,
    Seorang Pengusaha kawakan dari jakarta yang juga pembalap Indonesia terkenal, pd akhir juli 2010 ini mau mencari Take over Lahan Batu bara di
    Wilayah Sumsel kalau bapak ada kenalan atau pemilik KP dengan kandungan kalori minimal 5351 segera hub saya asal izin exspansi dan exploitasi dan perizinan lain sudah ada investor mau membelinya serius dan kabarnya di tunggu please contact me 08137766320 – 0711441379

    • taufik said

      saya punya lokasi di daerah sumsel batu bara dengan kadar 6700 seluas 1750 hectar ijin sudah ada..jika berminat hub saya di 021-41087834..

  8. Heru Hasnul said

    Kita berbagi pengalaman !
    Saya bisnis/owner Independent Surveyor sdh masuk 15 tahun, dan sebagai Pengangkut batu bara via laut ( Tongkang ) 10 tahun, broker jual beli Batu bara juga 10 tahun !

    Apa yang di dapat kita sebagai Pribumi ?????????? hanya sisa sisa dari perdagangan pemilik modal asing yang kuat, artinya keberpihakan para pemimpin ke kita pribumi kalu dihitung2 10% itupun ogah-ogahan !!!!! belum lagi peraturan n UUD, yang baru keluar Februari 2010 >>?????,

    Ya ALLAH, semoga ada yang membuat UUD yang isinya semua investor/yang punya uang dari luar negeri mau masuk indonesia, hanya boleh produksi di Indonesia baru jual keluar dan hanya boleh memiliki max 30% sahamnya saja !!!!!!

    Khusus batu bara di sumsel, mhn kepada Pemimpin kita untuk mempermudah izin buat saudara-saudara kita khusus orang pribumi !!!!! karana saya asli Muara Enim, banyak sdr2 saya di sana hanya penonton, mau usaha nambang sulit minta izin, kata mrk !!!!! ADA YANG BISA BANTU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: