infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Cap Go Meh Meriah

Posted by infokito™ pada 8 Februari 2009

Puluhan ribu warga Tionghoa memadati Pulau Kemaro Palembang, dalam perayaan Cap Go Meh 2560, Sabtu (7/2) malam. Warga mulai memadati Pulau Kemaro sejak sore hari, sampai menjelang perayaan puncaknya pada pukul 24.00.

Berbagai hiburan dan seremoni warga Tionghoa disajikan ditempat ini sehingga menambah meriah suasana. Warga yang datang bukan sekadar berwisata, tetapi lebih pada agenda sakral keagamaan.

Inti dari perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro adalah sembayang kepada Tuhan dan Dewa Bumi serta mengharap berkah di Altar Makam Siti Fatimah, leluhur warga Tionghoa.

Ritual awal dimulai dengan pembakaran garu di Viara Tri Darma Hok Tjiang Bio, Yayasan Toapekong Pulau Kemaro. Berlanjut dengan pembakaran kertas rezeki Kimcua dan melepas burung pipit dari sangkar.

Disamping acara ritual, acara budaya Tionghoa juga disajikan. Seperti sajian teatrikal seni drama di panggung kehormatan dan hiburan atraksi barongsai saat menyambut kedatangan Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin dan Wawako Palembang H Romi Herton berserta jajaran Muspida untuk menghadiri acara puncak Cap Go Meh yaitu pemotongan kurban.

Menurut Ketua Pelaksana Chandra Husin, perayaan Cap Go Meh setiap tahun dilaksanakan sebagai perayaan menyambut bulan purnama terakhir atau tepatnya hari ke 15 setelah perayaan Imlek.

“Pulau Kemaro selalu menjadi tujuan utama perayaan Cap Go Meh, bukan untuk warga kota Palembang saja tapi juga warga yang ada diluar Kota bahkan luar negri,” ujar Chandra Husin dalam pidato sambutan pada pembukaan acara.

Chandra juga menyampaikan harapan dari masyarakat Tionghoa yang ingin menjadikan Pulau Kemaro sebagai aset pariwisata di Sumsel. “Semoga di tahun depan Pulau Kemaro dapat menjadi aset pariwisata nasional,” harap Husin.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin turut menyampaikan ucapan selamat kepada warga Tionghoa dan mengharapkan acara perayaan dapat berlangsung dengan aman dan damai menuju puncak acara yaitu pemotongan kambing. “Gong Chi Fat Choi kepada seluruh warga Tionghoa yanng merayakan Imlek dan Cap Go Meh, semoga mendapat keberkahan di tahun kerbau ini,” ujar orang nomor satu di Sumsel ini.

Berjubelnya warga yang berdatangan ke Pulau Kemaro, membuat ruas jalan menuju tempat ini macet. Banyak warga lebih memilih menuju pulau Kemaro dengan menggunakan jalan darat. Kemacetan kendaraan menuju lokasi sudah dimulai sejak pukul 20.00, dan belum berhenti sampai pukul 24.00. Kondisi cuaca yang hujan, ternyata tidak menyurutkan niat masyarakat untuk datang.

“Fenomena perayaan Cap Go Meh di kota Palembang adalah satu-satunya yang paling khas di dunia. Kita punya satu pusat tempat yang jadi titik perayaan tahunan ini. Jadi meskipun macet, hujan bahkan badai saya akan tetap ke sini,” ungkap Gunawan (30) warga Komplek Villa Gardena Palembang.

Hal yang sama juga diucapkan Echa (40), bahkan warga Komplek Sukabangun Palembang ini membawa 16 orang anggota keluarganya dengan menggunakan dua mobil bak terbuka.

“Perjalanan kami mesti ditempuh satu jam lebih, apalagi tadi sempat hujan. Tapi rasa capek langsung hilang saat melihat keramaian dan bersembahyang disini,” ungkap Echa. Bagi Echa merayakan Cap Go Meh di Pulau Kemaro bukan sebatas kegiatan ritual keagamaan belaka, tetapi bisa juga dianggap sebagai wisata tahunan.

“Besok sore rencananya kami juga akan kembali lagi ke sini. Bahkan dengan jumlah keluarga yang lebih banyak lagi. Ini perayaan penting bagi kami, jadi sayang kalau dilewatkan begitu saja,” jelas Echa.

Perayaan Cap Go Meh tahun ini menurutnya lebih meriah, pasalnya perayaannya bertepatan dengan waktu libur. “Kita bawa anak-anak kesini tidak ada beban, soalnya mereka tidak mesti sekolah besok harinya. Jadi dua hari kita habiskan ditempat ini,” tambah Echa bersemangat.***sripo

2 Tanggapan to “Cap Go Meh Meriah”

  1. Zhang said

    Kurang foto2 Cap Go Meh nya…..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: