infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Muslimin Nasution Jabat Ketua Presidium ICMI 2009

Posted by infokito™ pada 15 Desember 2008

Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) 2008 berakhir lebih cepat dari jadwal yang direncanakan. Semula, penutupan Silaknas ICMI direncanakan  kemarin  pagi (14/12). Namun, kenyataannya acara penutupan telah digelar Sabtu malam kemarin.

Hal ini sempat membingungkan sejumlah peserta.  Salah satunya seperti yang disampaikan salah seorang peserta asal Makassar yang tak ingin namanya dikorankan kepada Sumatera Ekspres di lobi Hotel Horison. Ia mengaku sangat kecewa atas pelaksanaan kegiatan berskala nasional ini.

“Kita sampai saat ini belum tahu alasan pasti dipercepatnya agenda Silaknas, tapi dengar-dengar karena ada kunjungan kerja Pak Presiden ke sini,” papar peserta tersebut dengan raut muka masam. Dia lantas menyebut bahwa apa yang telah dilakukan oleh pihak panitia dengan mempercepat jadwal pelaksanaan Silaknas ini benar-benar sangat merugikan para peserta.

“Semestinya sesuai jadwal yang telah disusun panitia kami hari ini kunjungan ke Inderalaya untuk bersama-sama melakukan penanaman pohon. Nyatanya hal itu sama sekali tak terealisasi,” cetusnya.

Koran ini (sumeks-red) coba menanyakan hal tersebut kepada Ketua Panitia Prof Dr Fachrurrozie Syarkowi MSc.  Dia mengakui kalau memang jadwal penutupan Silaknas sengaja dipercepat dengan alasan ada kunjungan kenegaraan dari Presiden RI ke Palembang.

“Memang penutupannya dipercepat sehari lantaran ada kunjungan kerja Presiden RI. Tapi untuk alasan detailnya coba langsung tanyakan sama Pak Nuh (Prof M Nuh, Menkominfo RI, red),” pinta Fachrurrozie.

Sementara, di sisi lain dari pengamatan yang dilakukan Sumatera Ekspres di Hotel Horison terlihat kesibukan dari para peserta Silaknas utamanya yang berasal dari luar daerah yang telah bersiap untuk check-out dari hotel tempat mereka menginap.

Sekretaris pelaksana Silaknas ICMI 2008, Ir H Jonizar tadi malam mengatakan, pelaksanaan Silaknas bukan dipercepat. Melainkan karena rencana acara kunjungan ke Inderalaya dibatalkan.

”Selain itu, sidang paralelnya dilakukan serentak di empat ruangan. Malamnya langsung pleno dan langsung penutupan. Nah, untuk rekomendasi ada di Pak Muslimin selaku ketua presidium ICMI 2009,” kata Jonizar.

Dr Ir Muslimin Nasution APU terpilih menjadi Ketua Presidium ICMI 2009 menggantikan ketua presidium ICMI 2008, Hatta Rajasa yang juga Mensesneg RI.

ICMI merekomendasikan agar pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan untuk menghadapi dampak krisis ekonomi global. Sistem ekonomi kerakyatan tersebut sebenarnya sudah ada dalam konstitusi namun belum diterapkan dengan benar.

Ia mengatakan, sistem ekonomi kapitalis dan liberalis terbukti membawa bencana yang dialami tidak hanya oleh Amerika Serikat namun juga negara-negara lain seperti Indonesia. Oleh sebab itu pemerintah harus meletakkan kembali sistem ekonomi berdasarkan ekonomi kerakyatan.

”Bangsa Indonesia harus bersyukur karena dalam Undang-Undang Dasar pasal 32, 33, dan 34 sudah dijelaskan mengenai sistem ekonomi kerakyatan. Selama ini kita masih mengabaikan ekonomi kerakyatan,” kata Muslimin. Sumber daya alam yang ada di Indonesia dikuasai negara dan harus dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, bukan kemakmuran orang per orang.

Dikatakannya, ICMI mendukung pemerintah dalam program-program yang konkret untuk memberdayakan ekonomi rakyat seperti bantuan langsung tunai, bio-energi, dan sebagainya.

Di bidang politik, ICMI sebagai organisasi nonpartisan berusaha agar Pemilu 2009 berjalan sukses. Pemilu 2009 penting bagi bangsa Indonesia untuk melahirkan pemimpin yang bisa mengentaskan Indonesia dari dampak krisis keuangan global.

”Di dalam ICMI ada bermacam-macam partai politik. Jadi kami mempunyai tujuan sama yaitu menjaga jangan sampai Pemilu 2009 gagal,” kata Muslimin. Namun, kata Muslimin, ICMI belum bisa memberikan rekomendasi mengenai teknis pelaksanaan pemilu yang lebih detail. (sumeks)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: