infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Perda Rawa Tak Berfungsi

Posted by infokito™ pada 1 Desember 2008

Pusat PenelitianLingkungan Hidup (PPLH) Universitas Sriwijaya (Unsri) menilai,masih terjadinya banjir membuktikan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang belum serius menangani masalah perkotaan. Peraturan Daerah (Perda) tentang Rawa, tidak berfungsi alias mandul, bahkan cenderung sebagai retribusi,bukan konservasi.

Ketua PPLH Unsri Dr Zaidan P Negara menuturkan, banjir yang melanda Palembang telah mencapai puncaknya. Curah hujan diperkirakan sangat tinggi sejak Oktober 2008 hingga Januari 2009 sehingga tampungan air tidak memadai lagi.

“Ini akibat penimbunan rawa sembarangan.Pengelolaan tidak bijak,” bebernya Zaidan menjelaskan, dalam jangka pendek, penambahan kolam retensi, pengelolaan sistem drainase, dan normalisasi sungai, sangat mendesak. Selain itu, perlu kesepakatan bersama dengan kabupaten/kota untuk memelihara daerah aliran Sungai Musi yang sudah rusak. Sebab, menurut dia, di Palembang bukan saja karena daya tampung air sangat kurang, tapi bisa juga diakibatkan kiriman dari hulu.

Zaidan melihat pembangunan rawa tidak memadai, misalnya areal rawa di Kabupaten Ogan Ilir yang dibangun secara besar-besaran. Begitu pula di jalur lingkar barat, pembangunan banyak terjadi tapi tak memperhatikan kondisi tata ruang dan daerah resapan air. Peneliti PPLH Unsri Dr Edwar Saleh mengatakan, masih terjadinya banjir menunjukkan Pemkot Palembang tidak serius. Ibaratnya, sumber penyakit tidak bisa dituntaskan, hanya dikasih obat pegal linu. Menurut Edwar, Perda Kota Palembang tentang Rawa masih lemah dan tidak tegas dalam pelaksanaannya.

“Misalnya, Kantor Camat Karya Jaya yang mestinya tidak ditimbun, malah dibiarkan saja, seperti panggung konstruksinya,” ujarnya kepada SINDO di Palembang kemarin. Sebagian besar rawa di Palembang, lanjut dia, sudah berubah fungsi dari yang seharusnya sebagai tampungan air. Padahal, Palembang membutuhkan tangkapan atau tampungan hujan yang sangat banyak. (siera syailendra/SINDO)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: