infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Sungai Harus Dinetralisasi PT CIFU

Posted by infokito™ pada 22 November 2008

PT Cipta Futura (Cifu) berkewajiban menetralisasi Sungai Lagan dan Nau yang telah tercemar limbah pabrik crude palm oil (CPO) miliknya. Saat ini, batas waktu (deadline) yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim kepada PT Cifu untuk menetralisasi sungai tersebut sudah habis. Di sisi lain, warga Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim, mengancam akan melakukan unjuk rasa besar-besaran jika pihak PT Cifu tidak bisa mengolah limbah beracun yang mengakibatkan ribuan ekor ikan di sungai tersebut mati.

Kepala Badan Pengelolaan Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda ) Muaraenim Rosmiani Tje’mat mengatakan, PT Cifu sudah berusaha membuat sumur dan kolam penampungan limbah. Namun, untuk penggalian sumur terkendala musim penghujan. Dijadwalkan, sumur baru dibuat pada Februari tahun depan.

“Perusahaan (PT Cifu) berinisiatif membangun sumur tersebut di musim kemarau agar bisa lebih dalam,” katanya kemarin. Rosmiani melanjutkan, pihak PT Cifu berjanji akan melakukan penebaran benih-benih ikan di Sungai Nau dan Lagan. Penebaran benih tersebut sebagai kompensasi perbaikan atau netralisasi sungai yang dinilai telah tercemar limbah beracun perusahaan tersebut.

Dia menambahkan, perusahaan tersebut selalu memberi laporan sebagai iktikad baik untuk menanggulangi pencemaran yang terjadi. “Laporan selalu kami terima setiap harinya. Yang jelas, kami selalu memantau perkembangan penanggulangan limbah di sepanjang aliran sungai tersebut,“ ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim, Nopiansyah, meminta PT Cifu serius dalam menangani pencemaran lingkungan. PT Cifu harus menunaikan janjinya menetralisasi Sungai Nau dan Lagan akibat pencemaran limbah pabrik CPO yang mereka miliki.

“Penebaran bibit-bibit benih ikan, pembuatan sumur untuk air minum, dan kebutuhan masyarakat harus dilakukan,” ucapnya.

Dia menegaskan, pada awal Desember mendatang, netralisasi sungai dan penebaran benih-benih ikan harus sudah direalisasikan. “Jika tidak, warga Desa Ulak Bandung siap berunjuk rasa,” katanya.

Sesuai komitmennya dalam menangani limbah, PT Cifu telah menyanggupi 3 janji, yakni netralisasi atau perbaikan Sungai Nau dan Lagan, penebaran benih-benih ikan, dan pembuatan sumur untuk masyarakat.

”Namun, saat deadline berakhir hingga kini, belum satu pun janji tersebut ditepati PT Cifu,”ujarnya seraya menambahkan, pihak PT Cifu hanya melakukan penentuan titik-titik lokasi 14 sumur yang akan dibuat, sedangkan mengenai pelaksanaan pembuatan sumur tersebut, warga setempat belum ada yang mengetahui kepastiannya.

PT Cifu memang sudah berupaya membuat kolam penampungan limbah atau instalasi penampungan air limbah (IPAL). Namun, belum ada keterangan secara resmi dari PT Cifu yang menyebutkan IPAL tersebut sudah dibuat.

Sementara itu, Ketua Fraksi PAN DPRD Muaraenim Faisal Anwar mengatakan, kalangan Dewan turut memantau perkembangan penanggulangan pencemaran Sungai Nau dan Lagan tersebut.

”Kami minta PT Cifu memenuhi janji mereka,apalagi permintaan netralisasi sungai dan lain sebagainya tersebut disampaikan langsung Bupati Muaraenim dalam sidang paripurna. Saat itu, PT Cifu diberikan waktu selama satu bulan untuk memenuhi janjinya,” ucapnya.

Ketua Komisi I DPRD Muaraenim Darmadi Suhaimi mengaku belum menerima penjelasan dari eksekutif maupun PT Cifu terkait kegiatan netralisasi Sungai Nau dan Lagan. Untuk itu, pihaknya segera meminta penjelasan kedua belah pihak.

Apalagi, deadline satu bulan kepada PT Cifu untuk mengatasi limbah yang sudah mencemari lingkungan sekitarnya sudah habis. “Warga sudah banyak menagih janji PT Cifu tersebut,” tutur Darmadi yang juga Sekretaris DPC PAN Muaraenim. (andhiko tungga alam/SINDO)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: