infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

3 Kecamatan di OKI Rawan Bencana

Posted by infokito™ pada 19 November 2008

Kecamatan Lempuing Induk, Pedamaran Induk, dan Tanjung Lubuk di Kabupaten OKI rawan bencana alam. Setiap tahun, ketiganya langganan banjir, longsor, dan angin puting beliung.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKI Rahman Rusdi melalui Kepala Seksi (Kasi) Bantuan Sosial dan Korban Bencana Abdullah Dahlan mencontohkan, Kecamatan Lempuing Induk memiliki kawasan rawan banjir di Desa Sungai Belida. Daerah tersebut memiliki dataran yang sangat rendah dibandingkan kecamatan lain. Akibatnya, daerah itu mudah terserang banjir pada musim penghujan saat ini.

“Masyarakat di tiga kecamatan ini harus lebih waspada, apalagi saat musim hujan tiba. Masyarakat harus mengantisipasinya dengan melakukan pembersihan kanal, irigasi, dan selokan agar tidak menjadi pemicu awal terjadinya banjir ini,” katanya.

Begitu pula yang terjadi di Kecamatan Pedamaran Induk dan Tanjuk Lubuk. Dua kecamatan ini, sambung dia, rentan bencana angin puting beliung. Seperti yang terjadi di Desa Ujuk Dadak, Kecamatan Pedamaran Induk.

“Bencana angin puting beliung ini biasanya terjadi pada awal tahun. Rata-rata terjadi di Pedamaran dan Tanjung Lubuk, saya lupa apa nama desa-desanya. Semua rumah hancur ditiup angin puting beliung,” tuturnya.

Selain banjir dan angin puting beliung, kebakaran pun sering menghantui masyarakat di Kabupaten OKI. Namun, masalah kebakaran ini tidak bisa dipastikan kapan terjadi dan hal tersebut bisa terjadi pada waktu yang tidak ditentukan.

“Terakhir saja kebakaran terjadi di Kecamatan Tulung Selapan, tiga rumah hancur rata dengan tanah. Pada bulan puasa, setidaknya sudah tujuh rumah yang hancur dilalap si jago merah,” beber Abdullah. Untuk menghadapi bencana, pihaknya telah menyiagakan sekitar 100 anggota Taruna Penanggulangan Bencana (Tagana) yang ahli dalam bidangnya.

Apabila ada laporan dari masyarakat akan terjadi bencana,Tagana siap terjun untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi. Keberadaan Tagana ini ditempatkan di seluruh kecamatan di Kabupaten OKI, kecuali Kecamatan Sungai Menang dan Cengal.

Selain itu, dalam proses evakuasi, pihaknya juga dibantu petugas Polres, Kodim 04/02 OKI/OI, serta Tagana Provinsi Sumsel. “Bahan sembako, pakaian, serta kebutuhan lainnya sudah kami persiapkan. Jika masih dianggap kurang, kami akan meminta bantuan provinsi untuk menambahnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD OKI Abdiyanto kemarin mengimbau warga yang berdomisili di tiga kecamatan lebih mewaspadai terjadinya bencana banjir dan puting beliung. Dia juga meminta masyarakat lebih berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan bersama-sama bergotong royong membersihkan selokan dan parit untuk mencegah luapan air akibat penyumbatan sampah.

“Bencana itu datang kan senantiasa akibat ulah manusia itu sendiri. Jadi, kesadaran masyarakat memang sangat diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana seperti banjir,” ujarnya. (darfian mj suprana/SINDO)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: