infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Pemkab Mura Segera Salurkan Dana PNPM Rp10,6 M

Posted by infokito™ pada 21 Oktober 2008

Pemkab Mura segera menyalurkan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Nasional Pedesaan (PNPM) 2008 sebesar Rp10,6 miliar.

Dana tersebut disalurkan melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Namun, hanya delapan kecamatan yang akan mencicipi dana bantuan pusat tersebut, sedangkan 13 kecamatan lainnya harus bersabar menunggu giliran.

Kedelapan kecamatan itu, yakni Kecamatan Rawas Ulu, Megang Sakti, Jaya Loka, Muara Lakitan, Muara Kelingi, BKL Ulu Terawas, Karang Jaya, dan Tugumulyo. Sementara, jumlah dana disalurkan bervariasi tergantung usulan program setiap desa yang dinilai pantas mendapat bantuan.

“Keputusan itu tertuang dalam daftar lokasi dan alokasi dana BLM PNPM Mandiri Pedesaan 2008 yang disetujui Bupati Mura dan Menteri Dalam Negeri melalui Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa serta diketahui Gubernur Sumsel sebagai saksi,” ungkap Kepala Subbidang Penanggulangan Kemiskinan Jun kepada SINDO.

Jun menjelaskan, pencairan dana memang dilakukan secara bertahap. Setiap kecamatan di Kabupaten Mura pasti akan menerima bantuan dana tersebut. ”Sabar saja, pasti kebagian semua. Sebab, program ini akan berlangsung hingga 2015,” ujarnya seraya menambahkan, program tersebut dimulai sejak 2007 lalu.

Lebih jauh Jun memaparkan, berdasarkan nota kesepahaman (memorandum of understanding) dengan Dirjen PMD, setiap daerah penerima dana bantuan PNPM ini harus menyiapkan cost sharing atau dana pendamping sebesar 2,6% dari jumlah jatah anggaran diterima.

”Cost sharing 2,6% itu sudah kami transfer ke rekening bantuan program pengembangan kecamatan di delapan kecamatan penerima bantuan, dengan total cost sharing yang Pemkab Mura siapkan dari dana APBD senilai Rp2.650.000.000,” katanya.

Sebenarnya, kata Jun, pencairan dana PNPM 2008 dari pusat mengalami keterlambatan lantaran ada perubahan pembahasan dana PNPM sehingga keluar kebijakan baru dari Depdagri melalui Dirjen PMD dengan Nomor 900/3020/PMD tertanggal 17 September 2008, terkait perubahan anggaran dana tugas pembantuan PNPM 2008.

”Dampaknya terjadi pemotongan BLM sebesar 10% dari jumlah yang diterima.Potongan 10% itu nantinya akan ditambahkan pada alokasi PNPM 2009 nanti,” paparnya. Namun, Jun optimistis, paling lambat akhir Oktober, dana PNPM tersebut sudah dapat disalurkan ke setiap tim pengelola kegiatan (TPK) dan unit pengelola kegiatan (UPK) di setiap kecamatan penerima bantuan.

”Kami (Badan PMD) hanya sebatas mengevaluasi usulan program kegiatan diajukan setiap desa pengusul serta melakukan pengawasan terhadap jalannya kegiatan itu. Jadi, bisa dikatakan dari rakyat untuk rakyat.

Artinya, mereka (warga desa) yang mengusulkan program pembangunannya dan dibahas dalam rapat bersama BPD setempat lalu diajukan ke kades kemudian diteruskan ke pihak kecamatan untuk dibawa ke Badan PMD,” ucapnya.

Setelah itu, pihaknya akan melakukan pemeringkatan program-program mana saja yang dinilai menjadi prioritas serta mendapat bantuan dana PNPM. ”Setiap desa kadang mengajukan 30 program, antara lain kegiatan perbaikan infrastruktur,pendidikan,dan kesehatan. Nanti akan kami lihat program mana berhak menerima bantuan,” katanya.

Dia berharap, dengan adanya dana bantuan dari pusat ini secara langsung dapat membantu program Pemkab Mura,salah satunya melepaskan sisa 42 desa yang masih berstatus tertinggal. ”Selain dana APBD, dana PNPM ini juga sangat membantu program pemberantasan kemiskinan di Kabupaten Mura,” tandasnya.

Ditemui terpisah, pemerhati masalah sosial dan pemerintahan Kabupaten Mura Eka Rahman mengatakan, bantuan dana PNPM sangat berpengaruh terhadap kemajuan sebuah desa atau kecamatan.

”Manfaatnya sangat besar. Saya contohkan, di sebuah desa terpencil sarana infrastruktur jalan setapak belum ada. Padahal, akses jalan itu sangat membantu para petani dan warga desa untuk menuju sawah atau kebun mereka. Dengan adanya bantuan dana PNPM, walaupun jumlahnya tidak terlalu besar, setidaknya dapat membantu pembuatan jalan tersebut, tidak harus menunggu dana APBD tahun depan,” tuturnya.

Pengawasan Harus Ketat

KALANGAN anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mura meminta Pemkab Mura melalui dinas atau badan terkait mengawasi penggunaan dana PNPM hingga ke tingkat desa dengan ketat. Pasalnya, dana yang jumlahnya ratusan juta hingga miliaran rupiah itu sangat rentan korupsi atau penyelewengan.

“Memang jumlah yang diterima setiap desa bervariasi. Ada menerima sekitar puluhan juta rupiah lebih dari total yang diterima setiap kecamatan. Ke depan, Pemkab Mura harus transparan memaparkan keberhasilan setiap desa yang sudah memanfaatkan dana itu,” papar anggota DPRD Kabupaten Mura Alamsyah Manan.

Pengawasan itu, lanjut dia, dapat dilakukan,antara lain dengan mengecek langsung ke lapangan hasil dari pembangunan menggunakan dana PNPM. Jika hasilnya baik, ke depan desa tersebut pantas mendapat dana bantuan lagi.

”Kalau hasilnya benar-benar bermanfaat bagi kepentingan penduduk desa, saya kira pantas untuk dibantu lagi. Jika gagal harus dipertanggungjawabkan,” tandasnya.

Hal senada disampaikan anggota DPRD Kabupaten Mura lainnya, Idil Wahyudin. Bantuan dana PNMP, kata dia, merupakan dana bantuan pusat yang sifatnya sangat membantu meringankan beban pemerintah daerah.

”Sebab, tidak setiap daerah APBD-nya besar dan sanggup dialokasikan ke sektor pembangunan seluruh pedesaan. Saya sangat berharap dana ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat desa setempat,” ujarnya seraya menambahkan, setiap warga desa penerima berhak melakukan pengawasan penggunaan dana bantuan tersebut. (ade satia pratama/sindo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: