infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Tiga Fly Over Lagi akan Dibangun

Posted by infokito™ pada 27 September 2008

Gubernur Sumsel, Prof dr H Mahyuddin NS, resmi mengoperasikan fly over (FO) Simpang Polda, Kamis (25/9) siang. Untuk sementara waktu, kendaraan hanya boleh melintasi jembatan antara pukul 06.00 sampai 18.00.
Gubernur mengatakan, pengoperasian jembatan layang yang menelan dana APBN dan APBD sekitar Rp 50 miliar ini diharapkan dapat mengatasi kemacetan lalulintas di kawasan jalan protokol tersebut, terlebih volume kendaraan semakin meningkat.

“Pembangunan fly over ini sudah sesuai target. Fasilitas lain di sekitar jembatan juga telah siap, tidak mengganggu lalu lintas,” kata Mahyuddin.

Pemprov Sumsel, lanjutnya, juga telah merencanakan pembangunan tiga jembatan layang serupa di Simpang Charitas, Simpang Patal, dan Simpang Boombaru. Pembangunan ini akan disesuaikan dengan perkembangan Kota Palembang dan bujet yang tersedia.

Kepala Satuan Non Vertikal Tertentu Pembangunan Jalan dan Jembatan Metropolitan Palembang, Ir Aidil Fiqri MT, mengatakan, pembangunan jembatan layang sepanjang 230 meter tersebut dilaksanakan sejak 15 Desember 2006 dan dijadwalkan selesai Desember 2008.

Saat ini, jembatan sudah bisa dioperasikan tetapi memang sejumlah kelengkapan, seperti lampu jalan dan rambu-rambu lalu lintas belum terpasang,” ujarnya.

Soft opening kemarin dibuka oleh Gubernur Sumsel H Mahyuddin. Ia didampingi Ketua DPRD Sumsel, Zamzami Achmad. Peresmian itu ditandai dengan pelepasan pita yang terpasang tepat di tengah jembatan. Lalulintas pertama yang dibuka adalah dari arah Jl Kol H Barlian KM5 ke Jl Jend Sudirman.
Dinas Perhubungan Kota Palembang mengatur rute lalulintas kendaraan dari Jl Jend Sudirman langsung naik ke jembatan layang atau lewat jalur samping tapi tidak boleh lurus ke KM5, melainkan belok ke Jl Demang Lebardaun.

Kendaraan dari Jl Kol H Barlian KM5 juga tidak boleh langsung ke Jl Jend Sudirman, kecuali lewat jembatan. Lalulintas kendaraan langsung tanpa stop dari Jl Jend Basuki Rahmat ke Jl Demang Lebardaun dan sebaliknya.

Petugas juga memasang sejumlah marka dan rambu jalan, di bawah jembatan dipasang pita kuning hitam dan traffic block. Rambu larangan melintas antara pukul 18.00-06.00 dipasang sekitar 100 meter dari pangkal jembatan. Tapi kemarin larangan ini dilanggar pengendara.

Kagok Lampu Merah
Secara umum operasional jalan layang Simpang Polda itu berjalan lancar. Namun sejumlah pengendara yang melintas di bawah jembatan masih banyak yang kagok. Mereka stop karena mengira lampu merah masih berfungsi.

Dishub juga menetapkan aturan larangan melintas kendaraan bertonase lebih dari 7 ton, seperti fuso dan tronton. Setiap pelanggaran akan dikenai sanksi.

Dishub juga telah menyiapkan alternatif pengaturan laulintas. Yang pertama tidak menggunakan lampu rambu lalulintas (traffict light) dan yang kedua menggunakan lampu. Ujicoba hari pertama dimulai dengan tidak mengaktifkan lampu merah di bawah jembatan.

Kadishub Syaidina Ali mengatakan, pengaturan lalulintas yang saat ini dijalankan akan dievaluasi hingga usai lebaran mendatang untuk kemudian mencoba sistem lalin dengan mengaktifkan traffict light.(ahf/SRIPO)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: