infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Oplah Koran Dunia Naik

Posted by infokito™ pada 12 Agustus 2008

Survei pers sedunia menunjukkan terjadi kenaikan penjualan koran sedunia tahun 2007 sebesar 2,57 persen ke angka 532 juta eksemplar per hari. Angka ini naik dari catatan tahun 2006, 515 juta eksemplar per hari, dan jauh mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun 2002 sebesar 488 juta eksemplar.

Hasil survei itu disampaikan pada kongres ke-61 World Association of Newspaper (WAN) di Goteborg, Swedia, 2-4 Juni lalu. Kenaikan penjualan koran ini ditopang oleh kenaikan penjualan di dua negara, yaitu China yang mengalami kenaikan 3,8 persen dan India sebesar 11 persen.

“Kenaikan ini juga didukung oleh naiknya tiras koran gratis di beberapa negara sebesar 20 persen. Data terakhir, koran gratis mencapai 7 persen dari tiras harian sedunia,” kata pengurus SPS, Tribuana Said, saat memaparkan hasil survei pada Media Industri Outlook semester II-2008 di Jakarta Media Centre, Selasa (12/8).

Sementara, dari data per benua, penjualan koran di Amerika Serikat turun 2,14 persen. Demikian pula dengan Benua Eropa yang mengalami penurunan 1,19 persen. Sebaliknya, di Amerika Selatan penjualan naik 6,72 persen dan Asia naik 1,87 persen.
“Di negara-negara berkembang, terutama yang ada di Amerika Latin, Amerika Selatan, dan Asia, budaya multimedia masyarakat masih rendah sehingga media konvensional surat kabar masih laku dijual,” ujar Tribuana.

Meskipun terjadi kenaikan penjualan koran secara global, penilaian tentang masa depan cetak ternyata masih terbagi dalam dua kelompok, antara optimistis dan bimbang. Hal itu terlihat dari survei lainnya yang diadakan World Editors Forum (WEF) bekerja sama dengan Reuters dan Zogby International pada Maret 2008 lalu.

Survei dilakukan terhadap 704 pimpinan media dari seluruh penjuru dunia. Pertanyaan yang diajukan adalah tentang arah surat kabar di masa depan, terutama integrated newsroom (organisasi dan operasi redaksi yang terpadu). Sebanyak 86 persen responden setuju bahwa integrated newsroom akan menjadi standar bagi semua surat kabar dalam waktu 5 tahun mendatang.

Integrated newsroom merupakan ruang kerja terpadu yang disiapkan minimal bagi para jurnalis media cetak dan online (duo-media). Sebanyak 83 persen responden menyatakan setuju jurnalis diharapkan mampu membuat konten multimedia (cetak, video, audio, web, mobile) dalam waktu 5 tahun mendatang. Sementara, 83 persen responden setuju jika tata letak desain ruang kerja penting untuk membangun kolaborasi antara jurnalis cetak dan online. Dari 704 responden, 53 persen menyatakan telah memiliki integrated newsroom bagi jurnalis cetak dan online dan 43 persennya (319 media) mengaku belum memiliki integrated newsroom. (Kompas.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: