infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Muba Jadi Percontohan Kurikulum Internasional

Posted by infokito™ pada 20 Juni 2008

Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menapakkan jejak berarti dalam pendidikan di Indonesia. Atas prestasi dan komitmen yang kuat dalam bidang pendidikan, Sampoerna Foundation kembali memberi kepercayaan untuk menjadikan Musi Banyuasin sebagai daerah percontohan penerapan kurikulum internasional atau United School Internasional (USI), bersama-sama Bali dan Pandaan, Malang, Jawa Timur.

Sebelumnya, Sampoerna Foundation sudah berkiprah meningkatkan dunia pendidikan Muba memalui program United School Program (USP) demi menopang SMAN 2 Sekayu sebagai sekolah unggulan. Program sekolah internasional ini memadukan kurikulum internasional (Cambridge) dan kurikulum nasional.

Education Adviser of the Board of Executives and United Schools Program Director Putera Sampoerna Foundation Ronald Stones OBE menyebutkan, Sampoerna Foundation memilih SMAN 2 Sekayu ke dalam program sekolah internasional ini karena lima alasan. ”Kita memilih Muba, karena untuk kesuksesan program ini kita butuh fasilitas sekolah yang bagus, kepala sekolah yang tangguh, siswa yang bermutu, fasilitas sekolah yang layak, dan yang utama adalah dukungan pemerintah Muba yang sangat bagus,”ujar Ronald.

Ronald yang sukses membangun British School dan dua senior high school di Singapura ini mengatakan, ada hal istimewa yang disandang Muba. ”Yaitu excellent, inclusion, dan innovation. Muba sudah bagus, membuka akses pendidikan bagi semua kalangan mulai dari yang miskin, terpencil, hingga yang cacat. Muba juga merupakan pelopor pendidikan gratis di Indonesia,” katanya lagi.

Pelaksanaan Program United School International (USI) ini bakal segera diterapkan pada siswa kelas 10 SMAN 2 Sekayu dengan menerapkan Cambridge International Examination. Kedatangan Direktur United School Program (USP) Ronald Stones, Konsultan USP Ahmad Rizali dan Adhitya Abriansyah, ke Musi Banyuasin untuk memaparkan bagaimana penerapan program USI, Kamis (19/6).

Bupati Musi Banyuasin H Alex Noerdin menyambut baik bakal dilaksanakannya program USI di SMAN 2 Sekayu. Artinya, proses belajar mengajar di sekolah unggulan ini akan menggunakan standar internasional yang sudah diakui. Meskipun, kata Bupati Muba, sebelumnya SMAN 2 Sekayu telah menjadi salah satu sekolah pemerintah yang menerapkan program RSBI.

Program peningkatan mutu sekolah yang dilaksanakan Muba, menurut Alex, bukan saja untuk SMAN 2 Sekayu, melainkan sekolah-sekolah lain yang ada di seluruh kecamatan se-Musi Banyuasin. Bahkan, program pendidikan bertaraf internasional ini tidak selesai sampai SMA dan sederajat, tetapi diterapkan pada Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba dan Politeknik Sekayu.

Adapun kebijakan pendidikan lain ditingkatkan dengan pendirian Madrasah Aliyah berstandar internasional dan program ”santri jadi dokter” bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta. Sementara itu, Ronald Stones menjelaskan, ide penerapan USI dilatarbelakangi berbagai kemajuan ilmu dan sarana prasarana dalam bidang pendidikan.

Selain itu, dirinya melihat harapan dan motivasi generasi muda juga semakin maju seiring perkembangan. ”Mereka punya keinginan yang kuat untuk maju, serta melihat dunia lebih luas,” paparnya.

Strateginya, pada kelas 10 dan 11 terdapat enam mata pelajaran yang akan diajarkan dalam bahasa Inggris oleh guru-guru yang berpengalaman. Kemudian pada kelas 11, selanjutnya siswa akan diberi pilihan untuk mengikuti kurikulum internasional atau nasional pada saat akan naik kelas.

Siswa yang ingin ikut kurikulum internasional diwajibkan mengikuti tes, sehingga pada kelas 11 diterapkan dua kurikulum, yaitu nasional dan internasional. Sementara pada kelas 12, semua siswa mengikuti kurikulum nasional. Jika siswa berhasil lulus pada kurikulum internasional, akan mendapat sertifikat IGCSI dari Cambridge University. Sertifikat inidiakui secara internasional di negara-negara yang berbahasa Inggris.
”Ketika kita bicara soal sekolah berstandar internasional, inilah maksudnya sekolah yang memegang sertifikasi dari IGCSI,” tutur Ronald. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Ade Karyana mengatakan, program UCI merupakan program lanjutan USP yang telah dilaksanakan Putra Sampoerna Foundations.

Beberapa sekolah yang menjadi binaan Sampoerna Foundation dievaluasi, lalu dilihat perkembangannya. Kemudian dari hasil evaluasi ini, Muba terpilih menjadi satu dari tiga sekolah yang menjadi pilot project realisasi UCI di Indonesia. (retno palupi/SINDO)

Satu Tanggapan to “Muba Jadi Percontohan Kurikulum Internasional”

  1. Eko Adri W said

    Welldone,
    Apapun pesimis opini tentang RSBI, guru harus tetap optimis dengan RSBI. Saya pribadi dengan anda.
    GOD speeds us.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: