infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

PKS Sumsel Dukung Pasangan Calon Syahrial-Helmi

Posted by infokito™ pada 9 Juni 2008

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumsel secara resmi menyatakan dukungannya untuk pasangan calon incumbent Syahrial Oesman-Helmi Yahya pada Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur Sumsel 4 September 2008 mendatang. Sebelumnya pasangan calon ini sudah didukung oleh PDI Perjuangan (PDIP) dan PPP.

Kepastian dukungan dari PKS ini diungkapkan oleh Ketua DPW PKS Sumsel Yuswar Hidayatullah, di DPW PKS Sumsel, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, seusai menggelar rapat kerja wilayah (Rakerwil) DPW PKS Sumsel, Minggu (8/6), yang dihadiri pengurus DPW, Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Dewan Syariah Wilayah (DSW) DPW PKS Sumsel, dan Ketua Wilayah Dakwah Sumbagsel Mustafa Kamal.*[]

13 Tanggapan to “PKS Sumsel Dukung Pasangan Calon Syahrial-Helmi”

  1. muawwin said

    sah-sah saja….dan saya fikir PKS tepat dan cerdas…luar biasa….
    merdeka!!!!

  2. Rudi said

    Sebagai kader PKS dan orang Palembang yang tinggal di Bekasi saya sangat setuju PKS Sumsel mendukung pasangan calon Syahrial-Helmi Yahya….SEMOGA SUMSEL MENJADI PROPINSI TERMAJU DI INDONESIA!!!
    dari:www.inovasibisnis.com/?id=sriwijaya

  3. Salman said

    syahrial dengan pengalaman birokratnya, helmi yahya dengan popularitas sebagai raja kuis akan menjadikan keduanya saling mengisi ditengah tantangan kampanye habis-habisan dari pasangan penantangnya. kita ketahui helmi ahlinya dalam bidang publikasi modern, pasangan ini sangat cocok ditengah deruan kampanye/publikasi besar-besaran dari pasangan pesaing baik TV, radio, koran, spanduk, brosur dll, saya kira helmi sangat ahli dalam bidang ini.
    Hidup PKS! SO-Helmi Luar biasa…

  4. bukan pendukung So said

    KEBIASAAN BE JUDI SO SUDAH SAMPAI KE MANCA NEGARA

    Aku nak nanyo samo pendukung SO, terutamo samo Partai Islam, PKS, partainyo Hidayat Nur Wahid. Ngapo nian kamu masih dukung SO. Cubo nyingok di yu tub. SO lagi bejudi. Apo ini ajaran agama Islam ? Ngapo kamu-kamu masih tetep dukung wong yang bemaen judi ? Apo kamu dak tahu dengen larangan Tuhan, kalu kito dak boleh be judi ?

    Aku pengen jingok reaksi pks, apo pks sudah lupo dengen tujuan perjuangan nyo awal, yaitu sebagai partai dakwah ? kalu wong be judi sudah jadi didukung sebagai calon pemimpin, apo lagi yang biso di harap dengen partai yang dikenal sebagai pks.

    Ini dio alamatnyo : http://youtube.com/watch?v=t4iZ0N-ViZM

  5. bukan pendukung So said

    Hal ini sangat terbalik, ketika Syahrial memilih pasangannya (Helmi Yahya) yang tidak mempinyai pengalaman bagaimana cara memimpin masyarakat. Tatapi mempunyai segudang pengalaman dibidang bisnis (bagaimana mendapatkan keuntungan materi lewat program-program yang dibuatnya). Sangat cocok sekali berpasangan dengan Syahrial yang juga menjual mimpi ketika dengan hati yang bergembira, membiayai Sriwijaya FC nya dengan dana APBD yang nota bene semua pemainnya orang luar Sumsel tetapi menelantarkan atlet-atlet PON Sumsel, yang nota bene semua atlet tsb 100% berasal dari Sumsel.

    Mimpi-mimpi ini (entertainment) yang sangat terkait andara program Syahrial dengan Helmi Yahya ini yang membuat mereka bisa bergabung di Pilkada ini. Hiburan yang mereka jual sehingga rakyat akan terlupakan sejenak akan penderitaanya akibat beban biaya pendidikan, kesehatan, BBM, transportasi, yang meningkat. Ketika hiburan selesai, kembali lagi kita terjaga dari tidur, kembali lagi kita ke himpitan ekonomi yang sangat berat kita rasakan.

    Apakah kita ingin seorang pemimpin yang bisa membawa kita ke alam mimpi/hiburan … ? Dan bukan ke pemimpin yang sudah terbukti meringankan beban hidup rakyat yang dipimpinnya ?

    Komentar oleh Mr X … diambil dari blog sebelah …

  6. Faiz said

    >Muawin, memang PKS partai yg cerdas dalam memilih seorang pemimpin…
    >Rudi, orang perantauan palembang saja, mendukung SOHE. apalagi rakyat sumsel…
    >Salman, memang sebuah kolaborasi yang pantas.
    >Bukan pendukung SO, kalau anda memang berpendapat bhw SO tidak layak lagi memimpin Sumsel. trus mengapa sepertinya anda mendukung pasangan lain yang berkelakuan tidak selayaknya sebagai seorang muslim (berselingkuh). Mimpi…, ini memang negeri mimpi.. semua orang pasti bermimpi akan kesejahteraan bangsa ini..
    Sya rasa, Ir. H. Syahrial Oesman, MM., dan H. Helmy Yahya, MPAcc., Akt., memang pantas memimpin Sumsel. bukan karena kepolularitasan dari bang Helmy, sehingga saya memilih beliau, melainkan diantara calon yang lain, bang Helmy lah satu-satunya seorang ekonom..pemerintahan manapun itu, pastilah dibutuhkan seorang ekonom dalam memimpin suatu daerah, karena latar belakang pendidikannya yang lebih mengajarkan bagaimana mengelola keuangan negara/daerah sehingga benar2 tersalurkan dan tidak dikorupsi oleh para koruptor..

    Salam,
    FFI

  7. Dari video youtubu ini .. http://youtube.com/watch?v=t4iZ0N-ViZM , apo ado Atay dak ?, kito cari dulu preman kito yang tekenal di palembang anget ini.

    Kukiro kalu PDIP dak masalah nyalonke penjudi sebagai pemimpin kito, kerno ini kan judi yang idak melanggar undang-undang. Judi yang legal. Segalo wong boleh melok bejudi di sini.

    Kalu PKS, menurut aku sudah akur jugo. Sepanjang idak melanggar undang-undang, dak masalah bejudi. Dimanopun kito boleh bejudi. Apo bejudi cak ini, ngganggu wong laen, kan idak kan ? Malah peserta judi ketawo-ketawo. Jadi judi jugok pacak untuk terapi stres kerno beban kerja yang meningkat, terutamo di masa pilkada ini. Cukup salut jugo dengen gebrakan syahrial untuk melepaskan dari tradisi yang berlaku di Indonesia.

    Tetap, Indonesia bukan negara Agama, tetapi Indonesia negara demokratis yang dilindungi undang-undang.

    Dukung terus Syahrial dan Helmi Yahya, sebagai pendobrak tradisi kemapanan di Indonesia.

    Judi boleh asal tidak mengganggu ketentraman masyarakat.

  8. Mr. King said

    Mudah-mudahan, dalang yang memfitnah Alex Selingkuh, cepet tetangkep http://metrotvnews.com/berita.asp?id=62194.

    Kita perlu pemimpin yang bersih, terutama bebas dari penggunaan cara-cara kotor dan keji seperti seperti, fitnah, sogok-menyogok, korupsi dan semuanya ini dapat kita lihat dengan jelas dengan mata kita.

    http://www.beritapagi.co.id/read.php?module=1&id=4378

    Mudah-mudahan proses hukum yang kita tempuh dapat berjalan adil, dan penjahat ini dapat diberikan hukuman yang selayaknya baginya.

    Ada lagi, perbuatannya yang juga kotor yaitu berjudi, tetapi dikarenakan hukum yang dilanggarnya adalah hukum agama, sedangkan kita tidak dapat mengadilinya karena hukum agama, dan Syahrial berjudi juga di daerah yang legal perjudian (diluar negeri) http://youtube.com/watch?v=t4iZ0N-ViZM, maka cukuplah Allah SWT sebagai penghukumnya.

  9. Mr. X said

    HELMI YAHYA PAKAR PENGHIBUR KITA SEMUA

    Helmi Yahya merupakan jago dalam menghibur masyarakat. Bagaimana Helmi membuat suatu acara seperti reality show, sehingga pemirsa TV terbangkitkan emosinya. Pemirsa TV dapat dibuatnya gembira, tertawa, sedih, geram, tegang dsb. Helmi jagonya. Dengan acara-acara seperti ini, pemirsa TV di Indonesia diajak sejenak melupakan masalah-masalah kehidupan.

    Dalam bidang pemerintahan, Helmi Yahya belum mempunyai pengalaman. Bagaimana cara meningkatkan perekonomian rakyat, bagaimana cara menjaga keamanan, mendatangkan investor, meningkatkan kesehatan masyarakat, kasus-kasus teknis seperti pengairan yang tidak lancar, listrik masuk desa, meningkatkan kinerja PNS yang diketahui secara umum dibawah rata-rata, menjauhkan PNS dari narkoba, dst, Helmi Yahya belum mempunyai pengalaman. Memang, ada beberapa tahun, Helmi sebagai PNS di departemen keuangan. Tetapi departemen ini, sangat berbeda dengan pemerintahan khususnya di era otonomi ini. Bagian Keuangan merupakan salahsatu bagian dari banyak bagian dari sistem pemerintahan. Coba kita tanyakan, seberapa lama Helmi menerapkan ilmu yang didapatnya dari sekolah di Departeman Keuangan ? Apakah jabatan dia saat itu ? Seberapa besar wewenangnya ketika dia menjadi PNS ?

    Sangat disayangkan, Helmi Yahya, yang telah disekolahkan oleh rakyat melalui dana rakyat sampai ke luar negeri, meninggalkan PNS nya. Sumbangsih apa yang telah diberikan oleh Helmi kepada rakyat yang telah bersusah payah menyekolahkannya hingga ke luar negeri ?

    Dengan ketertarikannya di dunia hiburan, dan meninggalkan PNS nya, ini dapat kita lihat, bagaimana kecintaan seorang Helmi Yahya terhadap Pegawai Negeri yang bersifat melayani masyarakat. Dia lebih senang mendapatkan uang yang banyak dengan membuat proyek-proyek hiburan di televisi dibanding berbakti kepada rakyat yang telah menyekolahkannya hingga keluar negeri. Memang, dibanding gajinya sebagai pegawai negeri, jauh dengan gaji seorang selebritis seperti sekarang ini.

    Faktor-faktor belum ada pengalaman dibidang pemerintahan ini dan juga faktor material ini pulalah yang menjadi ke khawatiran saya melihat Helmi Yahya turun ke kancah politik ini.

    Dengan juga melihat rekam jejak Helmi Yahya, apakah pernah dia misalnya mendirikan/memimpin/bergiat dalam suatu bentuk organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan harkat, derajat, martabat kesejahteraan hidup masyarakat kebanyakan ? Sampai saat ini, saya belum mendengar kiprahnya kecuali percekcokannya dengan istrinya dan pegawai-pegawainya yang protes.

    Kalaulah kita melihat penampilan salahsatu kandidat yang berubah drastis setelah berpasangan dengan Helmi ini, seperti lebih muda, lebih segar dan lebih enerjik, tentulah tidak aneh. Melihat kepakaran Helmi dibidang hiburan, tentulah tidak aneh bila Helmi yang dapat menyulap penampilan seseorang. Inilah kehebatan seorang Helmi. Tetapi, sekali lagi, pemerintahan itu, bukan hanya sekadar penampilan, bukan hanya sekadar dapat menghibur masyarakat dengan melupakan beban penderitaannya sesaat. Ini adalah kebahagiaan yang semu. Tetapi pemerintahan adalah bagaimana membawa rakyat ini aman, damai, tenteram, sejahtera, bahagia sampai ke masa yang akan datang.

    Himbauan saya, jangan percayakan kepemimpinan Sumsel ini kepada orang yang belum berpengalaman, tetapi pilihlah orang yang sudah terbukti meringankan beban hidup orang banyak.

  10. Sugimin said

    Menurut aku, SO sudah mencontohkan gebrakan yang bagus bagi negeri ini. Kususnyo bagi Sumsel. Kato wong, shock thraphy. Kito perlu wong yang cak ini. SO dengan secara terbuka, sudah berani menunjukkan kepada kita, mempertontonkan kepada kita hal-hal yang kita anggap tabu. Yaitu berjudi. Negara kita ini sekali lagi bukan negara agama. Tetapi bagi yang merasa, judi itu haram, silahkan tidak ikut berjudi. Tetapi, bagi yang merasa judi itu adalah salah satu kesenangan hidup, salah satu hiburan, seperti kita merasa terhibur bila menyaksikan film di televisi. Bisa juga kita merasa terhibur bila menyaksikan kuis-kuis di televisi, saya kira kita harus menghormati ini. Sepanjang, hiburan-hiburan kita itu tidak mengganggu kepentingan orang lain. Judi ini pun bisa kita legalkan, misalnya di salah satu pulau kita, di pulau kemarau, misalnya.

    Saya kira, terobosan SO, yang telah berjudi di luar negeri, harus kita dukung. Dia juga tidak mengganggu kepentingan orang lain. Dia berjudi, tetapi dia tidak membuat kerusuhan, anarkhi di daerah Indonesia, khususnya Sumsel.

    Bagi yang merasa judi itu haram, silahkan gak usah ikut berjudi. Tetapi bagi orang yang merasa judi itu sebagai bentuk hiburan, seperti SO dan orang-orang yang lain, tentu kita juga harus hormati.

    Judi ini juga, kalau kita legalkan, misalnya dijaga oleh pemerintah Provinsi, akan menambah pendapatan asli daerah kita. Anda bisa bayangkan nantinya, akan banyak orang berdatangan di Sumsel untuk berjudi. Wisata kita seperti visit musi juga bisa berkembang. Dan, tentulah dengan PAD yang tinggi, kita bisa membangun Sumsel yang lebih maju lagi.

    Terobosan Syahrial dalam berjudi ini, harus kita acungkan 2 jempol.

  11. Mr. X said

    Betapa pentingnya pendidikan gratis ini bagi kita, masyarakat Sumsel, terutama lagi bagi orang-orang yang belum terjangkau biaya pendidikan. Pendidikan merupakan langkah awal bagi kemajuan suatu bangsa.

    Berikut berita dari media masa Kompas dimana pendidikan gratis diterapkan di universitas di negara Jerman. Beritanya kemaren 29 Juli 2008. Semoga yang terpilih, gubernur yang fokus pada dunia pendidikan dan kesejahteraan rakyat.

    Pak Alex, kami ingat, janji anda, 1 tahun pemerintahan anda, pendidikan dasar gratis untuk Sumsel.

    http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/07/29/02582585/gratis….bayar….gratis.lagi

    —————————————-
    Akhir Mei lalu wartawan Kompas, Tonny D Widiastono, berkesempatan melihat dari dekat kehidupan beberapa kampus di Jerman. Negeri penghasil barang-barang berteknologi tinggi ini masih menjadi daya tarik bagi para calon mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Di lain pihak, kampus-kampus di Jerman banyak mengalami kemajuan dan perubahan. Berikut laporannya.



    Selain gratis, mutu pendidikan yang tinggi dan diakui dunia menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak mahasiswa dari seluruh dunia untuk belajar ke Jerman. Hal itu juga diakui Dr Ing Gunadi Sindhuwinata, President Director Indomobil.

    ”Yang amat menonjol dari pendidikan di Jerman adalah mutu yang bagus dan gratis. Dulu itu semua berlaku pada semua perguruan tinggi di seluruh Jerman. Kalau pun sekarang ada yang harus membayar, jumlahnya tidak besar dan umumnya masih bisa dijangkau. Memang, pendidikan menjadi tanggung jawab negara. Maka, dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya, belajar di Jerman adalah yang paling murah dengan mutu yang bagus,” ujarnya.

    Salah satu penyebab mengapa mutu pendidikan di Jerman tetap tinggi antara lain karena organisasi yang disentralkan, kurikulum standar yang berlaku pada masing-masing negara bagian. Dan, semua itu diatur. ”Sehingga, kalau orang Jerman asli lulusan gymnasium ingin masuk universitas, mereka harus mendaftar melalui Zentralstelle für die Vergabe von Studienplätzen, semacam pusat penempatan mahasiswa. Sementara itu, bagi mahasiswa asing, mereka harus melalui tahap pendidikan yang disebut studienkolleg selama sekitar delapan bulan.

  12. x said

    xyz

  13. Mr. Z said

    Berita baru lagi pada hari ini, 8 Agustus 2008. Berita ini, sepengetahuan saya ditulis di media :

    – Palembang Pos,
    – Sentral Pos,
    – Sumatera Ekspres,
    – Seputar Indonesia,
    – Berita Pagi

    Hanya 1 media yang tidak menulisnya yaitu : Sriwijaya Pos.

    Kenapa yah, media ini (Sriwijaya Pos) tidak mau menulis berita ini, sedangkan media-media lainnya mengulas analisa Roy Suryo, seorang pakar telematika yang dimintatolongi pihak kepolisian untuk menganalisa kasus pencemaran nama baik Alex Noerdin yang dipublikasikan melalui video.

    Beritanya, saya ambil dari harian berita pagi, karena koran-koran yang disebutkan diatas, tidak saya temukan beritanya secara online. Mungkin HARIAN BERITA PAGI terdepan dalam hal ini.
    ———————-

    http://beritapagi.co.id/read.php?module=1&id=5399

    Jumat, 08 Agustus 2008
    VCD Sudutkan Alex Diduga Direncanakan Syahferi Cs
    Palembang, BP

    ……………..
    …………….
    …………….

    Hasil rekaman Ferimon tentang pertemuan itu justru menjadi bukti kuat adanya upaya melakukan fitnah, pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan. Bukti rekaman ini dijadikan barang bukti oleh Polda Metro Jaya.

    Hal itu diungkapkan Pakar Telematika KRMT Roy Suryo dalam jumpa pers, Kamis (7/8), di Hotel Swarna Swipa Palembang. Menurut Roy, dirinya diminta meneliti hasil rekaman Ferimon tentang pertemuan tersebut. Permintaan penyidik itu terkait pengusutan kasus yang tengah disidik Polda Metro Jaya atas laporan Andria Sisca, istri Azwirdhi ke Polda Metro Jaya. Hasilnya, rekaman Ferimon itu asli dan menunjukkan adanya pertemuan tersebut.

    “Kepada penyidik juga saya katakan bahwa REKAMAN ITU ASLI TANPA ADA REKAYASA ATAU DUBBING,” ujar Roy.

    ……..

    Lebih lanjut Pakar Telematika ini menuturkan, beredarnya VCD yang berisi pernyataan Azwirdhi, ternyata sudah melalui suatu proses upaya memastikan atau upaya untuk MENSKENARIOKAN sehingga itu terkesan mengalir begitu saja, padahal itu SEMUA SUDAH DIATUR.

    Rekaman pernyataan Azwirdhi, semuanya telah dikomando dan dirapatkan sebelumnya di hotel Aston, Jakarta. Hal ini bisa dilihat dari hasil rekaman Ferimon yang menggunakan handphone jenis komunikator. Dalam rekaman itu terlihat jelas Syahferi di sebelah kiri kemudian sebelah kanannya ada seseorang bernama Andre, Azwirdhi dan wanita bernama Eva.

    “Saya PASTIKAN rekaman ini diambil dengan sebenar-benarnya menggunakan handphone. Handphone ini ada di tangan Ferimon. Ferimon sendiri sudah membuat kesaksian di depan petugas kepolisian bahwa dia yang merekam itu dan barang buktinya kini ada di tangan Polda Metro Jaya,” katanya.

    Sepanjang yang diketahuinya, kata Roy, REKAMAN INI JUGA DITELITI OLEH AHLI BAHASA. “Informasi yang saya terima, AHLI BAHASA ITU MENYATAKAN BAHWA DALAM PERTEMUAN YANG DIGELAR ITU TERJADI KESEPAKATAN-KESEPAKATAN. Ini bias dilihat dari adanya beberapa kata seperti, kata PILKADA, PASTI LEWAT, SAYA BERSIKAP PROFESIONAL, DIA ITU RAJA kemudian ada kata-kata yang lain,” katanya.

    Roy menyimpulkan dalam pertemuan itu saudara Azwirdi menginginkan ada upaya agar DIA MEMILIKI BUKTI YANG KEMUDIAN BISA DIOLAH SEBAGAI SEBUAH BERITA YANG NANTINYA BISA DIMANFAATKAN DALAM PILKADA.

    ………..
    ………..

    Roy juga mengungkapkan perkembangan pengusutan kasus ini oleh Polda Metro Jaya. Berdasarkan informasi yang dia terima, BAKAL ADA PERUBAHAN STATUS DARI ORANG-ORANG YANG TELAH DIPERIKSA POLISI TERKAIT KASUS INI DAN MUNGKIN AKAN MENGHEBOHKAN SUMSEL. Dengan adanya bukti rekaman pertemuan ini, semuanya akan dipanggil, misalnya Ferimon bekerja pada siapa, Syahferi bekerja dengan siapa dan hubungannya apa. Lalu hasil pemeriksaan ini dikonstruksi dan dihubungkan dengan kejadian-kejadian di Sumsel.

    Roy juga mengaku ketika dirinya ke Palembang tiga pekan lalu, dirinya belum di BAP polisi, jadi belum berani bercerita tentang hasil rekaman Ferimon ini.

    “Waktu itu saya katakan sedang memeriksa sebuah rekaman jadi belum bisa memastikan. Setelah saya periksa rekaman ini, semakin jelas pada rekaman ini nampak siapa saja yang berada dalam rekaman video Ferimon ini,” ujar pakar telematika yang kerap diminta bantuannya oleh polisi ini.

    Roy kembali sangat menyayangkan adanya black campaign yang sengaja direkayasa. Mestinya hal ini harus dihindari dalam pemilihan kepala daerah, baik bupati, walikota juga gubernur.

    “ Jika kejadian seperti ini, saya siap membantu siapa saja dari pihak mana saja yang menginginkan untuk analisa secara ilmiah dan akan disampaikan faktanya tidak akan ditambah atau dikurangi,” tambah Roy.

    Sementara itu dari Polda Metro Jaya diperoleh informasi bahwa penyidik terus melakukan pengusutan terkait kasus video berisi fitnah terhadap H Alex Noerdin. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan, termasuk Syahrial Oesman dan Azwirdhi, bahkan Syahferi yang nota bene keponakan Syahrial Oesman juga sudah dipanggil.

    “Kami masih mengusut kasus itu, beberapa saksi telah kami mintai keterangan termasuk Syahrial Oesman dan Azwirdhi. Rencananya Syahferi akan dipanggil sebagai saksi dalam kasus ini,” ujar seorang penyidik di Polda Metro Jaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: