infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Ahmadiyah Harus Tanggalkan Atribut Islam

Posted by infokito™ pada 5 Juni 2008

Front Pembela Islam (FPI) Sumsel mengultimatum bila Ahmadiyah tidak mau bubar maka wajib menanggalkan atribut Islam yang melekat dalam organisasinya. Pasalnya konflik ormas yang terjadi berpangkal dari ketidakadilan pemerintah yang dianggap menistakan agama dengan membiarkan organisasi Ahmadiyah yang secara jelas dilarang Majelis Ulama Indonesia.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Ketua Dewan FPI Sumsel, Ustd Muhamad AZ ketika ditemui Sripo di kediamannya Jl Dr M Isa Palembang, Kamis (5/6).

Konflik yang terjadi karena FPI selama ini selalu disudutkan apalagi sejumlah tayangan elektronik dinilai berat sebelah dengan menayangkan sisi negatif perbuatan FPI.

“Lihat saja anggota FPI tersebar di seluruh Indonesia dengan banyak kegiatan baik, misalnya berdakwah. Tapi mengapa media eleketronik selalu menayangkan sisi anarkis dari kelompok kami,” ujar Ustd Muhammad, seraya menegaskan banyak sekali oknum yang menginginkan pembubaran FPI.
“Kami tidak akan bubar, meskipun pemimpin ditangkap, akan hadir Habieb Rizieq lain,” katanya. (Dewi Handayani/SRIPO)

6 Tanggapan to “Ahmadiyah Harus Tanggalkan Atribut Islam”

  1. -Ahmadiyah lahir pada tahun 1889 atau ajal umatnya sesuai Al A’raaf (7) ayat 34,35 setelah 100 tahun adalah jatuh pada tahun 1989.
    -Bila ditinjau dari hari wafatnya Ghulam Ahmad pada tanggal 26 Mei 1908, maka ajal mujaddid ke-14 itu adalah 26 Mei 2008 sampai datangnya mujaddid abad ke-15 hijriyah 26 Mei 2008, dengan dibedahnya oleh Presiden yang ke-4 tahun 1999-2000 Abdurahman Wahid alias Gur Dur yaitu buku panduan “Bhinneka Catur Sila Tunggal Ika” karya tulis ilmiah otodidak penelitian terhadap isi kitab-kitab suci agama-agama oleh Soegana Gandakoesoema pada hari Kamis tanggal 29 Mei 2008 dalam rangka memperingati hari kebangkitan nasional yang ke-100 tahun di Perpustakaan Nasional Republimk Indonesia, Jl. Salemba Raya 21A, Jakarta.
    -Ahmadiyah, dengan datangnya ajal umat itu wajib meninggalkan atribut “Agama Islam” dan wajib beratribute “Agama Allah” untuk memenuhi An Nashr (110) ayat 1,2,3 dan mencapai kemenangan persepsi tunggal agama di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Wasalam, Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.

  2. lia said

    organisasi Ahmadiyah yang secara jelas dilarang Majelis Ulama Indonesia. berhubung kita adalah negara hukum. alangkah baiknya jika kita serahkan masalah ini kepada pemerintah sebagai pengambil kebijakan. tapi menurut saya pribadi, ahmadiyah lebih baik menanggalkan atribut agama islam. apalagi bagi masyarakat yang kurang memiliki ilmu, hal tersebut dapat menyesatkan.

  3. Benar 100 % argunentasi LIA (9 Juni 2008 1.51 pm), bahwa Ahmadiyah setelah seratus tahun atau satu abad ajal umatnya (1889-1989) atau (1908-2008), wajib mendirikan Agama Allah untuk memenangkan diatas persepsi agama-agama yang ada setelah melampaui agama disisi Allah adalah Islam kafah (berserah diri semua) dari dahulu (sejak Adam 8000 sebelum masehi sampai 2008) sesuai Ali Imran (3) ayat 19,81,82,83,85, Al Maidah (5) ayat 3, Al Hajj (22) ayat 78, Al Baqarah (2) ayat 208, An Nuur (24) ayat 2, An Nashr (110) ayat 1,2,3.
    Menciptakan Agama Allah dimulai dari Ahmadiyah (Qadian dan Lahore)
    Indonesia akan berkembang diikuti oleh seluruh dunia.

    Wasalam, Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.

  4. Bila ingin mengetahui Ahmadiayah Qadian dan Lahore dan agama-agama lainnya dengan jelas bacalah buku panduan terhadap kitab-kitab suci agama-agama berjudul

    “BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA”
    Penulis: Soegana Gandakoesoema.

    Tersedia ditoko buku KALAM
    Jl. Raya Utan Kayu 68-H, Jakarta 13120
    Telp. 62-21-8573388

  5. Buku “BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA”
    Penulis: Soegana Gandakoesoema
    Penerbit: GOD-A CENTRE

    Tersedia ditoko-toko buku distributor tunggal:
    P.T. BUKU KITA
    Telp. 021.78881850
    Fax. 021.78881860

  6. Soall AhmadiYah dan bagaimana menghukumnya baca buku
    Bhinneka Catur Sila Tunggal Ika
    tersedia di
    Perumahan Puri Bsi Permai Blok A3
    Jl. Samudrea Jaya
    Kelurahan Rangkapan Jaya
    Kecamatan Pancoran Mas
    Depok 16435
    Telp./Fax. 02177884755
    HP. 085881409050

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: