infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

PT Semen Baturaja Stop Produksi

Posted by infokito™ pada 29 Mei 2008

Sejak tersendatnya pasokan klinker dari pabrik Baturaja yang disebabkan tidak terpenuhinya target angkutan melalui kereta api, membuat operasional produksi dan pengantongan semen terhenti beberapa kali. PT Semen Baturaja mengklaim rugi miliaran rupiah akibat tersendatnya pasokan klinker (bahan semen setengah jadi).

Kepala Humas PT SB Sudarman Sulaiman mengatakan, tersendatnya pasokan membuat tidak tercapainya target pengangkutan klinker ke pabrik pengantongan di Palembang dan Lampung sehingga membuat jadwal produksi menjadi kacau.

“Stok klinker yang akan diproses hanya bersisa sekitar 500 ton dan jumlah itu hanya cukup untuk setengah hari. Kalau kita paksakan produksi juga maka akan sangat tidak efisien antara biaya produksi dengan hasilnya,” terangnya ditemui SINDO Rabu kemarin.

Multiplier effects dari tersendatnya pasokan klinker ini tidak hanya dirasakan PT SB akan tetapi juga masyarakat secara luas. Oleh karenanya kita berharap persoalan ini segera dapat diselesaikan,” tuturnya.

Sebagai informasi, sesuai dengan surat perjanjian nomor 178/HK/OP/2007 dan HK.00.08/113/2007 harga angkutan klinker dari Baturaja ke Palembang adalah Rp1.850 per ton. Kontrak kerja sama itu berlaku selama dua tahun yaitu sejak 1 Februari 2007 hingga 31 Januari 2009.

Dalam kontrak kerja sama itu PT KA diharuskan memenuhi tanggung jawabnya untuk mengangkut klinker dari Baturaja dengan tujuan pabrik PT Semen Baturaja di Palembang dan Lampung masing-masing sebanyak 1.200 ton per hari. Namun realisasi di lapangan, terhitung sejak 1 Mei hingga kemarin, PT KA hanya mampu mengangkut 8.070 ton dari jumlah seharusnya yang mesti diangkut sebanyak 31.200 ton.

“Kekurangan kapasitas angkut mencapai 23.130 ton. Selain itu setiap kali mengangkut pasti tidak sesuai dengan target yang 1.200 ton per hari. Jelas hal itu sangat berpengaruh dengan operasional produksi kita,” tukas Sudarman lagi.

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Syahrial Oesman menyerukan kepada manajemen PT KA dan PT SB segera menyelesaikan persoalan tersebut. Menurut Gubernur, semen merupakan salah satu barang yang dibutuhkan masyarakat banyak.Syahrial menegaskan, jika sampai semen kembali menghilang dari pasaran seperti yang terjadi tahun lalu, kondisi masyarakat akan resah.

”Semen ini kan salah satu komoditi yang menguasai hajat hidup orang banyak. Jadi ya segera selesaikan permasalahan yang ada. Saya tidak ingin kelangkaan semen yang terjadi tahun lalu terulang kembali di Sumsel,”ujarnya belum lama ini. Sebelumnya, PT KA Divre III Sumsel melalui Kepala Humas Lukman Kohar membantah klaim PT SB yang menyatakan tidak ada lagi angkutan bahan baku semen dari Baturaja ke Palembang.

”Hingga hari ini angkutan bahanbakusementetapberjalan sesuai jadwal,” tandasnya. Lukman mengatakan, setiap harinya disiapkan masing-masing satu kereta api dengan jumlah 20 rangkaian untuk mengangkut bahan baku semen dari Baturaja menuju Palembang dan Lampung.

Sebenarnya jumlah rangkaian yang bisa membuat itu masih bisa ditambah, namun karena jumlah gerbong yang khusus mengangkut klinker yang dimiliki PT KA sangat terbatas membuat pengangkutan bahan baku semen tersebut tidak maksimal.

”Kita akui jumlah klinker yang kita miliki sangat terbatas. Bahkan terkadang gerbong pengangkut BBM yang sedang tidak terpakai kita gunakan juga untuk mengangkut bahan setengah jadi semen itu,” tukasnya. (iwan setiawan/SINDO)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: