infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Dana Desa di Sumsel Meningkat Hampir 600%

Posted by infokito™ pada 18 Mei 2008

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus mengucurkan dana bantuan desa dan kelurahan. Jumlahnya terus meningkat dari Rp4,2 juta/desa pada 2003 tahun ini naik hampir 600% menjadi Rp25 juta/desa.

Gubernur Sumsel H Syahrial Oesman mengatakan, pemberian bantuan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan. ”Bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemprov guna mempercepat pembangunan di Sumsel secara merata,” ujar Gubernur di Palembang Sabtu kemarin.

Peningkatan terlihat dari alokasi dana bantuan mulai 2003 yang hanya Rp4,2 juta/ desa, kemudian naik menjadi Rp10 juta/desa pada 2004.Setelah itu,bantuan desa terus meningkat hingga 2008 menjadi Rp25 juta, naik Rp5 juta dari tahun sebelumnya (lihat grafis). Tidak hanya desa, sejak 2006 lalu, pihaknya memperluas bantuan bagi kelurahan sebesar Rp7,5 juta, lalu meningkat menjadi Rp15 juta pada 2008.

Menurut Gubernur, bantuan tersebut bukan diperuntukkan bagi kesejahteraan kepala desa atau perangkat desa lainnya, melainkan untuk keperluan operasional desa, kegiatan PKK, karang taruna, posyandu, atau kegiatan lain. Penyalahgunaan bantuan masuk dalam kategori penyelewengan atau korupsi, karena bantuan tersebut dimaksudkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

”Ini bantuan sudah dimasukkan dalam anggaran rutin. Saya minta desa menggunakan uang ini sebaik-baiknya sesuai petunjuk,” pintanya. Kelurahan, dia akui memang mendapatkan bantuan dengan jumlah lebih kecil daripada desa.Sebab,kelurahan dianggap lebih mampu mengembangkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun, aparat desa maupun kelurahan diimbau tetap aktif berada di tengah-tengah masyarakat guna melihat masalah yang mungkin timbul dalam masyarakat. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Provinsi Sumsel Syamsudar menambahkan, sesuai Undang-Undang (UU) No 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah, salah satu sumber pendapatan desa, yakni berasal dari bantuan pemprov dan pemerintah kabupaten/kota.

”Maksud bantuan itu untuk pemberdayaan masyarakat di desa melalui organisasi yang mereka miliki, tentu dengan koordinasi dan arahan dari kepala desa,” jelasnya sambil menambahkan, bantuan tersebut untuk memperlancar dan menyukseskan program pembangunan di pedesaan. (berli zulkanedi/SINDO)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: