infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Pemprov Sumsel Subsidi Gas Sebesar Rp14 Milyar

Posted by infokito™ pada 10 Mei 2008

Pemprov Sumsel akan mensubsidi pengembangan jaringan gas khususnya di Kota Palembang senilai Rp14 miliar dari APBD 2008.

Asisten Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Sekda Provinsi Sumsel Budi Raharjo mengatakan, subsidi yang diberikan pemprov, yaitu berupa penggratisan biaya pemasangan dari jaringan gas induk ke rumah-rumah warga.

”Subsidi ini 100%, jadi warga hanya perlu mempersiapkan peralatan masak karena semuanya kita gratiskan,” ujarnya di Palembang Jumat kemarin.

Budi mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT PGN mengenai pengembangan gas perkotaan tersebut. Dari hasil koordinasi disebutkan bahwa pihak gas negara akan memperhitungkan dahulu berapa banyak KK yang menerima subsidi sebesar Rp14 miliar.

”PGN masih melakukan penghitungan dahulu, tidak tahu berapa lama hasilnya akan diberikan kepada kita (pemprov),” jelas Budi.

Menurutnya, pengembangan gas perkotaan merupakan upaya untuk menghemat pemakaian bahan bakar minyak (BBM) serta membantu pemerintah mengonversi minyak tanah ke gas.

”Nantinya, subsidi ini hanya diberikan kepada warga yang belum menerima tabung gas konversi dalam satu wilayah kecamatan tertentu,” ungkapnya.

Informasi sementara yang disampaikan pihak PGN, sisa alokasi yang masih dapat disalurkan sebesar 600 KK per wilayah jaringan utama atau jaringan induk.

Dia mengungkapkan, untuk Kota Palembang, terdapat beberapa jaringan induk yang tersebar dalam beberapa kecamatan. Dia memperkirakan, jumlah KK yang bakal menerima pemasangan jaringan gas perkotaan gratis mencapai ribuan KK.

”Tetapi yang pasti, hanya untuk kawasan Palembang Seberang Ilir. Kalau untuk Seberang Ulu, belum ada jaringannya,” ujarnya.

Namun, Budi menyebutkan, dari total dana sebesar Rp14 miliar yang dipersiapkan, akan mampu memasang jaringan sebanyak 1.000 KK lebih. Total keseluruhan penyediaan jaringan gas perkotaan di Palembang mencapai Rp150 miliar.

Untuk itu, pengembangan gas perkotaan hanya dapat dilakukan secara bertahap. ”Kita juga tidak dapat memaksa pihak PGN untuk mempersiapkan jaringan, karena PGN sudah go public, yang pasti punya hitung-hitungan secara bisnis,” katanya.

Terpisah,Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra menjelaskan, Pemkot Palembang telah merencanakan pengembangan gas perkotaan di Kota Palembang.

Hal tersebut selain menghemat penggunaan BBM, juga dimaksudkan untuk membantu masyarakat.

”Kita akan mencari sumber pendanaan untuk pengembangan gas perkotaan, termasuk sharing pendanaan dari pemprov dan APBN,” harapnya.

Dia berharap, penyediaan jaringan gas perkotaan terlaksana sesuai target dan tepat sasaran.

”Apabila program tersebut tidak menemukan kendala, bukan hanya pemerintah yang diuntungkan karena bisa menghemat APBD, melainkan juga masyarakat karena lebih ekonomis dan praktis penggunaannya,” tandas Eddy. (berli zulkanedi/sindo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: