infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Pendapatan Petani Padi di Muba Masih Rendah

Posted by infokito™ pada 7 Mei 2008

Sektor pertanian di Kabupaten Muba belum mampu memotivasi para petani untuk mengembangkan produk persawahan. Hal itu disebabkan masih rendahnya pendapatan petani. Akibatnya, hasil persawahan pun berkualitas rendah. Pengembangan komoditas unggulan pertanian Muba, seperti padi, jagung, dan palawija, masih kalah jika dibandingkan sektor perkebunan. Kebun kelapa sawit dan karet dinilai lebih menjanjikan kesejahteraan bagi para petani dan terbukti sektor tersebut maju cukup pesat.

“Banyak faktor yang menyebabkan rendahnya mutu produk. Di antaranya, persoalan kepemilikan areal persawahan yang masih terbatas dan penanganan pascapanen yang belum maksimal,” kata Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Pertanian Kabupaten MubaAhmad Juahir Selasa (6/5) kemarin.

Staf Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan Dessy Natalia menyebutkan, peningkatan mutu hasil produksi beras Muba bisa ditingkatkan. Menurutnya, potensi sawah pasang surut mencapai 30.000 hektare, sawah lebak mencapai 20.000 hektare, dan sawah tadah hujan mencapai 425 hektare. “Kita berupaya keras meningkatkan pendapatan petani dengan program berkelanjutan. Kita terus menggali potensilahanyangsebenarnya cukup potensial,” katanya. (retno palupi)

4 Tanggapan to “Pendapatan Petani Padi di Muba Masih Rendah”

  1. satria said

    bagi petani yang membutuhkan pupuk majemuk kami menyediakan NPK super 15:15:15

  2. satria said

    bagi petani yang membutuhkan pupuk majemuk kami menyediakan NPK super 15:15:15 hubungi kami di 081929858844

  3. Selama petani tdk difasilitasi pemerintah melalui koperasi menjadi distributor/penyalur pupuk, menjual sendiri padi/beras dengan harga yg layak kepada bulog, pengadaan mesin giling padi, traktor tangan, penyediaan gudang penampungan padi jangan diharap nasib petani akan berubah. Saat ini para kapitalis lokal (maaf kebanyakan dari etnis CINA) dg kaki tangannya katanya membantu petani dg memberikan kredit kepada petani kemudian hasil panen dijual kpd mereka dg harga rendah di Palembang (Sumsel) hanya tiga orang kapitalis lokas cukong CINA yg menguasai stock beras, BOLUG seharusnya tdk menjadi boneka CINA, oknum pejabat Pemerintah tdk berkutik menghadapi para kapitalis etnis CINA ini karena sudah KKN, kita berharap HKTI dibawah Prabowo nantinya akan melibas ini semua, mudah-mudahan Prabowo terpilih jadi RI-1, Insya Allah akan beres semuanya, Amin

  4. Great post, Thanks for share.. 😀

    Please visit my blog,
    http://satyap06.student.ipb.ac.id/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: