infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

189 Desa di Banyuasin Kategori Tertinggal

Posted by infokito™ pada 2 Mei 2008

Sebanyak 189 desa di Kabupaten Banyuasin masuk kategori desa tertinggal. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Banyuasin menuding faktor eksternal menjadi penyebab, antara lain inflasi, kebijakan fiskal, hingga perdagangan luar negeri. Bupati Banyuasin Amiruddin Inoed menegaskan, banyaknya desa tertinggal dan tingginya angka rumah tangga miskin (RTM) di Kabupaten Banyuasin lebih disebabkan faktor eksternal.

“Faktor-faktor itu tidak bisa dijangkau dan dikendalikan daerah,” terang Amiruddin.

Pihaknya tidak bisa lepas dari kondisi itu meski kebijakan-kebijakan daerah untuk mengentaskan kemiskinan sudah dilakukan. Hal ini yang menyebabkan jatuh bangunnya daerah dalam mengendalikan angka rumah tangga miskin.

Padahal, lanjut Amiruddin, jika dilihat dari pertumbuhan perekonomian makro, Banyuasin termasuk daerah yang memiliki pertumbuhan perekonomian yang cukup pesat. Pertumbuhan ekonomi tersebut bisa dilihat dari presentasi pertumbuhan ekonomi Banyuasin yang melebihi angka 6% pada tahun ini.

Selain dipengaruhi faktor eksternal, kata dia, penyelesaian dan pendekatan terhadap pendataan angka kemiskinan daerah juga masih terbentur dengan permasalahan persepsi kemiskinan itu sendiri. Pasalnya, variabel untuk melihat permasalahan antarinstansi cenderung mengalami perbedaan. Karena itu, output data yang dihasilkan pun memiliki perbedaan pula.

Padahal, data-data tersebut cukup berpengaruh dalam hal pengambilan kebijakan, terutama kebijakan untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan di daerah. “Beberapa instansi yang memonitor masalah ini ternyata menggunakan variabel-variabel yang berbeda sebagai ukurannya,” ujar Amiruddin.

Data yang berhasil dihimpun hingga 2007, desa yang masuk kategori tertinggal di Kabupaten Banyuasin berjumlah 189 desa, dari jumlah desa keseluruhan sebanyak 273 desa yang tersebar di 15 kecamatan.

Hal senada dilontarkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapendda) Badri. Menurut dia, pembangunan infrastruktur sangat memengaruhi angka pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, ketersediaan sarana dan prasarana mempermudah pergerakan barang dan jasa. (yopie cipta raharja/SINDO)

3 Tanggapan to “189 Desa di Banyuasin Kategori Tertinggal”

  1. rahmat said

    Mang Cek, slam galo2,
    sedikit saya mau komentar, terus terang saya selaku putra rantau di banyuasin tepatnya di kec.Pulau rimau merasa prihatin baca artikel ini, Sebenarnya kalau pemerintah kab mau berbuat banyak dan sungguh sungguh dalam membangun daerahnya misal KEc.pulau rimau , saya yakin pulau rimau bisa menjadi aset yang berharga , dan perlu di ketahui banyak putra Pulau rimau yang berhasil ,
    tapi siapaun itu sekalipun dia pintar tapi tidak mendapat perhatian maka yang terjadi adalah hanya berangan….jadi seharusnya pemerintah harus tanggap dengan situasi ini.

    terimakasih

  2. REZA said

    GK JUGA MAS KT TERTINGGAL `KT HRS KERJA

  3. lia said

    Nama saya Lia,salah siswi di salah satu SMA di Banyuasin.
    Hmm,,,tertinggal.Sebenarnya semua itu bisa berubah.Daerah2 tertinggal bisa dirubah.Jika ada KEMAUAN dan KEMAMPUAN dari semua pihak.
    Maka dari itu,tinggkatkan kepedulian terhadap semua daerah yang ada di Banyuasin.Aga Banyuasin bisa menjadi Kbupaten yang maju dan bisa menjadi panutan untuk semua Kabupaten khususnya kabupaten yang ada di Sumatra Selatan.

    Terima kasih 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: