infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Pemkot Palembang Bentuk Tim Terpadu Berantas Pungli dan Pemalak

Posted by infokito™ pada 2 April 2008

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mulai serius membahas masalah lalu lintas, pungli, pemalak dan premanisme. Dalam waktu dekat Pemkot akan membentuk tim terpadu yang beranggotakan, Poltabes, Dishub, PM, Kodim, Raider dan Pol PP untuk mengatasi masalah pemalak, pungli, premanisme, terminal bayangan, pelanggaran lalulintas dan masalah kerawanan di terminal Karyajaya, AAL dan lainnya.

Tim ini dibentuk dibawah naungan langsung Pemkot Palembang sehingga segala pembiayaannya dibebankan kepada Pemkot Palembang.

Sekretaris Daerah (Sekda) H Marwan Hasmen, Rabu (2/4) usai memimpin rapat menegaskan pihaknya akan berkordinasi secara berkesinambungan dengan aparat polisi dan TNI dalam rangka menciptakan kondusi yang kondusif baik di jalan maupun di terminal.

“Jadi semua bertindak sesuai kewenangannya, kalau selama ini disebut Dishub tidak boleh menyetop bus kota di jalan, maka akan diajak polisi untuk menyetopnya dan menilang pelanggarannya,” kata Marwan.

Dia mengaku untuk TNI diminta kerjasamanya dalam hal membantu dan memback-up langsung setiap kegiatan penertiban. “Misalnya kita butuh bantuan POM untuk mengatasi jika ada ada oknum TNI yang membackup pungli, dan kita butuh polisi.supaya menangkap para pemalak dan menilang angkutan umum yang tidak masuk terminal.” Jadi semuanya mempunyai peranan masing-masing dalam suatu tim terpadu nantinya.

Terpisah, Kadishub Kota Palembang, H Syaidina Ali mengaku tahap awal ini pihaknya akan menertibkan musik keras di bus kota dan angkot serta menghapus stikernya. Dia menambahkan, untuk penertiban pemalak dan fungli, dihapakam tim terpadu harus ada payung hukumnya untuk menertibkan premanisme.

“Kita harus buat dulu aturan yang menjelaskan apa premanisme, jika sudah dapat dibuat peraturan daerah (Perda) baru kita dapat bergerak dan ini akan diajukan ke dewan,” jelas Syaidina Ali.

Kompol Irvin, Kasat Samapta Poltabes mengaku pihaknya selama ini telah rutin melakukan penertiban pemalak di jalan. Dan tugas itu menjadi bagian kepolisian hanya saja sulit dijerat hukum karena para pemalak ini tidak ada yang mau melaporkannya.

“Kita siap berkordinasi untuk kebaikan dan ketertiban kota ini,” ungkap Irvin.
Kapten Endang S dari POM mengaku pihaknya siap menurunkan personil jika diperlukan tim untuk membackup tugas keamanan di lapangan. Bagitu juga perwakilan Kodim, Yonif dan Raider setuju dibentuk tim supaya orang-orang atau mungkin ada oknum yang membekengi tindakan tersebut dapat ditindak tegas. (Tarso/SRIPO)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: