infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Korban Banjir Kecamatan Karang Dapo Butuh Bantuan

Posted by infokito™ pada 29 Maret 2008

Sampai saat ini, masyarakat dari enam desa di Kec Karang Dapo, Kab Mura, yang menjadi korban banjir belum mendapatkan bantuan.

“Petugas kecamatan sudah selesai mendata masyarakat yang terkena korban banjir, dan data tersebut sudah diserahkan kepada Pemkab Mura. Namun, sejauh ini kami masih menunggu datangnya bantuan itu,” kata Camat Karang Dapo Azhar Ibrahim, kemarin.

Pendataan masyarakat yang dilakukan, lanjut Azhar, meliputi korban yang rumahnya terendam air selama 3×24 jam akibat meluapnya Sungai Rawas dan derasnya curah hujan beberapa waktu lalu yang mengguyur kecamatan tersebut.

“Saya juga ingin meluruskan bahwa tidak benar adanya kabar yang beredar di masyarakat bahwa saya telah mendapatkan bantuan dari Wabup Mura. Sebab,takutnya masyarakat menuntut kepada saya, padahal bantuan itu belum ada,” ujarnya seraya mengatakan, meski belum mendapatkan bantuan dari Pemkab Mura, dia tetap meminta kepada warganya supaya tetap bersabar menunggu bantuan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kab Mura Marzuki Tamah melalui Kabid Organisasi dan Bencana kepada wartawan mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil koordinasi dengan pihak terkait, di antaranya Bulog dan Disperindag Mura,untuk memberikan bantuan kepada korban banjir yang berada di Kec Karang Dapo.

“Kita masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait mengenai bantuan korban banjir,” ujarnya singkat.

Di tempat terpisah,terkait masalah penyakit yang melanda masyarakat pascabanjir, Kepala Dinas Kesehatan Mura Maimunah melalui Kabid Penanganan Penanggulangan Penyakit Menular (P2PL) Patih mengungkapkan, penyakit yang sering menyerang warga pascabanjir adalah diare dan gatal-gatal.

“Dari data di lapangan, terdapat 6 warga yang terkena diaredan10orangyangterkena gatal-gatal. Namun, kita telah menanggulanginya melalui puskesmas setempat sehingga tidak mengakibatkan kondisi semakin parah,” katanya.

Untuk mengatasi hal-hal yang tidak dinginkan, pihaknya setiap hari selalu menghubungi puskesmas setempat guna menanyakan perkembangan di daerah itu. “Kita telepon terus setiap hari petugas puskesmas di sana. Yang jelas, sekarang kondisinya sudah normal kembali,” pungkasnya. (ade satia pratama/SINDO)

4 Tanggapan to “Korban Banjir Kecamatan Karang Dapo Butuh Bantuan”

  1. anang & siti said

    tuch… mesti di perhatiin donk bupati mura jangan bermain sepihak donk… apalagi para cawagub tuch bisa narik perhatian warga kalau mau menang…

  2. Ucup said

    Wah..banjir?

    entah apa penyebabnya,dari saya kecil dulu setiap tahun memang terjadi banjir di sana,malah pernah terjadi pas hari lebaran…

    Tapi kalu dikenang,banjir di sana cukup mengesankan dan menyenagkan bagi anak-anak,dulu saya senang sekali kalau banjir tiba,sekolah jadi libur,bisa maen air,maein kapalan,naik perahu,juga bisa cari uang sendiri…caranya yakni dengan jadi tukang ‘Ojek Perahu’.Satu hari bisa dapat uang sampai Rp.10.000 loh..!Pokoknya seru banget buat anak-anak..

    Tapi,biar bagaimana pun.Pemerintah daerah juga harus bertindak serius dalam hal ini.Jangan sampai terjadi bencana besar yang tidak dikehendaki.Serta jangan asal bikin proyek seperti yang sudah-sudah.Uang negara habis tapi tidak ada hasilnya.

    Buat masyarakat Indonesia,Ayo buang sampah ada tempatnya.Karena Indonesia Milik Kita Bersama!!

  3. Hakim said

    Harapan saya Untuk pemimpin Kab MURA untuk tdak diskriminasi dalam pembangunan infrastruktur yang ada di MURA.

  4. aku berharap semoga desa karang dapo menjadi desa yang maju dalam berbagai bidang. seperti pasilitas pendidikan dan pertanian.
    amin….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: