infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Seleksi Dijalankan Secara Nasional, SPMB Jadi SNMPTN

Posted by infokito™ pada 28 Maret 2008

Para calon mahasiswa baru yang akan mendaftar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada tahun ini, tidak perlu panik. Pasalnya, pemerintah menegaskan, tetap ada satu pola penerimaan mahasiswa baru PTN secara terpadu atau nasional.”Tidak ada lagi perpecahan di antara dua kubu, karena peraturan yang akan segera keluar, seleksi mahasiswa baru PTN, akan dilakukan secara terpadu dan nasional,” ujar Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo pada acara silaturahmi Mendiknas dengan pimpinan media massa, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (26/3).Mendiknas mengatakan, pelaksanaan secara terpadu dan nasional tersebut diisyaratkan melalui adanya soal bersama, yakni soal-soal yang diujikan akan sama di seluruh PTN tempat calon mahasiswa baru mendaftar, seperti penyelenggaraan seleksi mahasiswa baru sebelum-sebelumnya.

“Calon mahasiswa yang mendaftar pun, jika memilih lebih dari satu PTN, cukup mendaftar di PTN terdekat, dan cukup mengikuti ujian seleksi tersebut, di tempat PTN mendaftar,” ujar Mendiknas.

Sebab itu, lanjut Mendiknas, para calon mahasiswa baru yang akan mendaftar di PTN-PTN pun, serta para orang tua, tidak lagi perlu merasa resah dan gelisah, karena pendaftaran mahasiswa baru di PTN tetap dilakukan secara nasional.

Hal itu pun diperkuat oleh pernyataan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Fasli Jalal. “Pada dasarnya, mekanismenya akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yang beda adalah namanya, dan panitia pelaksananya,” ujar Fasli.

Perubahan nama itu, kata Fasli, ditetapkan yakni nama Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) akan berubah menjadi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Kepastian itu, lanjut Fasli, akan dituangkan dalam Peraturan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), yang akan ditandatangani Dirjen Dikti Fasli Jalal.

“Finalisasi kesepakatan yang kita capai, dalam peraturan itu, mengatur SPMB akan diganti dengan nama SNMPTN,” ujar Fasli Jalal kepada pers, di Gedung D Ditjen Dikti, Depdiknas, Jakarta, Kamis (27/3).

Kesepakatan dicapai setelah Dirjen Dikti Fasli Jalal bertemu dengan 56 rektor-rektor PTN, serta termasuk 3 rektor dari Universitas Islam Negeri (Jakarta, Malang, dan Riau), di Gedung D Ditjen Dikti Depdiknas, Rabu (26/3) malam.

Fasli menjelaskan, dalam SNMPTN itu, hanya mengikat dan berlaku pada tahun ajaran 2008/2009, dimana pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru bagi PTN, dilakukan secara terpadu, tanpa ada pola-pola ataupun kubu yang berbeda.

Kemudian, ujar Fasli, untuk melaksanakan SNMPTN itu, nantinya akan dibentuk Panitia Nasional, yang memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang tugasnya merencanakan dan melaksanakan SNMPTN. “Panitia Nasional itu nantinya akan melengkapi susunan kepanitiaan, setelah mendapat SK Dirjen Dikti. Namun, yang terpenting, dana yang diterima dari pendaftaran mahasiswa baru nantinya, akan dikelola secara transparansi dan akuntabilitas,” ujar Fasli.

Artinya, ujar Fasli, sesuai kesepakatan yang dicapai, penerimaan dana pendaftaran mahasiswa baru bagi PTN-PTN, ditegaskan masuk dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), sehingga harus masuk ke kas negara (Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara, disingkat KPKN).

“Kemudian, penggunaannya dilakukan dengan swakelola, melalui pengajuan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA). Jika pada saat SNMPTN, PTN-PTN tersebut, harus menanggung ongkos produksinya (seperti pembuatan soal), dan selebihnya (dari anggaran yang ada) dikelola oleh masing-masing PTN,” ujar Fasli.

Sedangkan, bagi dana pendaftaran seleksi mahasiswa baru bagi PTN yang sudah berstatus Badan Hukum Milik Negara BHMN (UI, UGM, IPB, ITB, USU, UNAIR, dan UPI Bandung), dan berstatus Badan Layanan Umum (UIN Jakarta), cukup dilaporkan ke Departemen Keuangan, tanpa masuk ke Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN).

Mengenai kepanitiaan nasional, Fasli menjelaskan, akan terbagi dua yakni panitia pengarah dan panitia pelaksana. Panitia pengarah, terdiri dari Dirjen Dikti, Dirjen Pendidikan Agama, Dirjen Perbendaharaan Negara, Deputi SDM Bappenas, dan staf ahli hukum Mendiknas.

Sementara itu, untuk panitia pelaksana, terdiri dari Sekretaris Dirjen Dikti sebagai Ketua Umum, yang akan dibantu oleh tiga ketua yang masing-masing mengepalai tiga panitia lokal, atau panitia regional.

“Ketua panitia lokal itu disepakati, Rektor UI, Rektor ITB, dan Rektor Unair, yang nantinya setiap tahun akan terjadi rotasi, pada ketiga ketua panitia lokal atau panitia regional tersebut,” ujar Fasli.

Namun demikian, lanjut Fasli, dalam peraturan itu, tetap tidak menutup peluang kepada jasa-jasa yang nantinya akan dibutuhkan oleh panitia nasional, dalam melaksanakan SNMPTN. “Dalam hal ini, termasuk menggunakan jasa-jasa Perhimpunan SPMB, yang telah memiliki pengalaman selama ini, dalam melaksanakan SPMB. Namun, apakah jasa-jasa itu diserahkan per bagian atau secara keseluruhan, nantinya akan diputuskan oleh Panitia Nasional,” ujar Fasli. (Dik/OL-03/Media-Indonesia)

14 Tanggapan to “Seleksi Dijalankan Secara Nasional, SPMB Jadi SNMPTN”

  1. narko said

    ini sih bukan masalah meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat atau mutu pendidikan, tapi….. masalah siapa yang akan mendapatkan keuntungan dari event ini. maaf rebutan roti ni yee…

  2. Ifa Amalia said

    Saya denger, masuk PTN sekarang ada2 jalur SOMB.
    8 Juni (UI, UNHAS, USU, UNJ, UIN jkt)
    Seleksi nas 5-6 Juli
    Benarkah info itu??

  3. Iqbal said

    Kalo menurut koran yg sy baca, 5 PTN (UI,UNHAS,UNJ,USU,UIN jkrt)
    akan mengadakan SPMB Nusantara yg seleksinya dilaksanakan tgl 7-8juni sementara pndftrn tl 27mei-4juni.
    Dan untuk SNMPTN seleksi tgl 2-3juli.

    Tp saya belum tau apakah info spmb tersebut benar ato tdk karena menurut Mendiknas untuk PMB taun ini hanya ada satu yaitu SNMPTN.
    Saya mohon kebenaran dari info ini krn saya jd bingung mau daftar PMB taun ini.

  4. yeni said

    hallo para pakar pendidikan…tolong pentingkan anak bangsa yang sudah dalam kondisi kritis ini. kami butuh wadah untuk mencerdaskan otak kami. jangan kau persulit dengan peraturan yang setiap saat bisa berubah..apalagi jika berhadapan dengan “harta gono gini” hasil SPMB..
    kearah manakah dunia pendidikan ini akan dibawa??????

  5. where said

    klo menurut aku sih kenapa sih sekarang harus ada banyak bgt ptn yang kualitasnya ga jelas yang di SPMBkan??? kayak UIN misalnya… bukannya mau menghina ya…. tapi itu kan afiliasinya keagamaan… jadi seolah memdiskriminasikan agama lain… klo gitu UKI ga di SPMB kan? dan jangan salahin siswa2nya yang ga mau milih PTN ga jelas, jadi banyak kursi kosong di PTN tersebut, wong merekanya juga punya kualitas jelek!! terus sekarang mereka nuntut ujian saringannya sendiri2… apa ga tau malu yah…??? tolong yah… jgn cuma nuntut hak doang… seimbangin juga kewajibannya

  6. menurut saya maw SNMPTN ato SPMB atau entahlah nama lainnya, yang penting bagaimana suatu universitas/institute bisa memajukan perguruan tingginya shg bisa bersaing dengan perguruan tinggi luar. pokokny jangan ada konflik dlm/luar cmn gara2 masalah SNMPTN/SPMb…sry pngthuan q msh kuyang…

  7. deki said

    terus aja rubah sistem yg orientasi’a k duit,,,ap kata dunia ttg pendidikan d indonesia???hancur minang…

  8. kgk heran dah, w mah ma indonesia

    sampe2 pendidikan dijadikan bisnis yg menguntungkan pihak2 tertentu

    gmn ni nasib generasi muda??? apa mw dijadikan babu2 yg hanya mengendalikan ototnya saja

  9. skrg kok pke ada UMB sgal c…???
    mank kurang duit apa…???
    udah taw bbm naek lg, kok pndidikan di Indonesia tercinta ini di jadiin bisnis “berduit”…???

    when we will go……………????????????????

  10. arin said

    aku tambah ga ngerti ttg arah pendidikan di indonesia..
    knapa harus generasi penerus bangsa yang jadi korban kebiadaban oknum2 rakus yang seenak udelnya itu???!!!!
    pemerintah juga gak kalah gilanya!!!
    katanya BBM dinaikin buat rakyat!Buat pendidikan gratis!!OMONG KOSONG banget sih!!buktinya biaya pendidikan tetep aja mahal!!
    gimana negeri ini mau maju klo kayak gini keadaannya??!!

  11. who am I? said

    ya kaya kue lah nek negara Indonesia kie wis bejad… daia ora usah

    pada kaget ya.. sing nduwur kencoten…sing ngisor bengeken…

    wis cocok lah…

    kepriwe arep pada melu-melu sing dhuwur ora???yuuuh bareng-bareng ben ajur sisan …

  12. sebenarnya SPMB maupun SNMPTN bukan menjadi masalah yang serius

    toh hanya pergantian nama dan biaya pengurusan saja yang berubah

    justru yang patut diperhatikanadalah sistem pengajaran di PTN sekarang ini

    asal MaRU yang sebentar lagi akan masuk Universitas tahu, setiap waktu sistem pengajaran INA selalu berubah

    kenepa kita harus mengadopsi sistem negara lain

    bukankah emampuan kita dan mereka berbeda??
    dan kita juga bisa lebih baik dari mereka..

  13. Manajemen'02 said

    DengAn adanya UMB yang diseleggarakan oleh 5 PTN, otomatis lulusan ini yang lebih diprioritaskan daripada lulusan SNMPTN nantinya kenapa? jelas…biaya kuliah yang dibebankan untuk mahasiswa yg lulus UMB jauh lebih besar daripada lulusan SNMPTN. Terutama PTN yang sudah beralih status ke BHMN.dan sekedar informasi buat oarng yang mau mengambil ke USU untuk SNPTN bahwa daya tampung PROGRAM STUDINYA CUMAN RATA2 20 KURSI. SUngguh jauh persentasenya sebelum ada UMB yaitu hampir 100-150 kursi yg diperebutkan. Jadi arah pendidikan untuk saat ini sudah mengarah pada KOMERSIALISASI PENDIDIKAN!!!!!!!!!!!!! Yang kurang mampu kurang diperhitungkan,SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA SUDAH JAUH DIBAWAH STANDARD…BUT I LOVE INDONESIA,SUKSES ORANG2 YANG LULUS UMB DAN SNMPTN 2008,KALIAN CALON MASA DEPAN BANGSA INI……..GBU

  14. Anggie,,, said

    Assalammualaikum,,,,

    Aq gag t’lalu ngerti p’bdaan yantra spmb dan skrg snmptn,,,

    yg t’lihat jelas pastillah beda namanya,,,

    oh ya,mnurut qwu,,,,

    yah,pndidikan di Indonesia ntu mhl bgt,,,,

    bgaimana ank yg tdk mmpu bs,ngmbangin kcrdasan mreka smntra fsilitas pndidikan slt di dpt,,,,

    ex;sklh yg baik dgn fslitas yg baik,,,

    buku,,,dan banyak macmnya,,,,

    oh,ya dan mslh msk univ,astagfirullah,,,,

    bgitu susahnya org kcil tuk ngmbil jsan favrit dgn smbgn yg min,,,,

    lg pula,,,,

    ksuksesan tdk hanya d tntukan o/ kpintaran smntara,tapi tnjangan lainnya,,,,

    sperti,,,,,

    les2 yg buanyak dan muahal2,,,,

    and then,,,,

    buk2 plngkap,,,,

    hua,,,,

    bner2 mmusingkan,,,,

    wish u all the best,,,,

    moga qt dpt msk ptn yg qt ingin kan,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: