infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Muara Sae Jadi Ibu Kota Kecamatan Muara Jaya

Posted by infokito™ pada 26 Maret 2008

Kemelut penentuan ibu kota Kecamatan Muara Jaya diputuskan melalui voting. Hasilnya, Desa Muara Sae diputuskan menjadi ibu kota kecamatan hasil pemekaran tersebut. Voting dilakukan perwakilan tokoh tujuh desa yang ada di tengah-tengah rapat panitia legislasi dan mitra kerja Pemkab OKU, Senin (14/3).

Ketujuh desa itu yakni Surau, Karang Lantang, Beringin, Lubuk Tupak, Muara Sae, Lontar, dan Kemela Jaya. Anggota Panleg DPRD OKU Suberen Sakti mengungkapkan, pemutusan ibu kota Muara Sae ini berbeda dengan usulan Pemkab OKU.

”Hasil voting, 5 desa memilih Muara Sae, 2 desa memiliki Surau,” terang anggota Dewan dari PDI Perjuangan ini, Selasa (25/3) kemarin.

Seperti diberitakan, dalam rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Pembentukan Kec Muarajaya, Pemkab OKU mengusulkan ibu kota kecamatan berada di Desa Surau. Dengan alasan, sarana dan lokasi desa ini lebih memadai untuk dijadikan ibu kota setelah melalui survei dari tim Pemkab OKU.

Setelah voting itu, menurut Suberen, sudah dapat dipastikan letak ibu kota Kec Muara Jaya berada di Desa Muara Sae. Sebab, keputusan itu sudah disetujui Panleg. Kini, tinggal persetujuan dari tingkat paripurna Dewan.

Menurut pengakuannya, secara pribadi, sejak awal dia sudah menyetujui letak ibu kota Kec Muara Jaya berada di Muara Sae. Sebab, letaknya berada di tengah-tengah kecamatan. Hanya saja, sarana infrastruktur di desa ini yang belum memadai.

”Semestinya sarana dilengkapi dulu. Tapi, untuk hibah tanah di Muara Sae, mereka sudah menyiapkan lahan seluas 2 hektare untuk perkantoran,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panleg DPRD Kab OKU Heriandi Sulthon membenarkan jika pihaknya telah memutuskan letak ibu kota Kec Muara Jaya berada di Desa Muara Sae.

”Keputusan diambil dari jejak pendapat masing masing perwakilan desa yang disaksikan jajaran mitra kerja Pemkab OKU,” ungkapnya. Sebab, lanjut dia, tugas DPRD hanya sebatas memfasilitasi. Pihaknya berharap dengan ditetapkan letak ibu kota kecamatan ini, Muara Jaya dapat terus berkembang dan maju sesuai potensi yang dimiliki. (jimmy octa harto/SINDO)

10 Tanggapan to “Muara Sae Jadi Ibu Kota Kecamatan Muara Jaya”

  1. Hamzah berkata

    Saya sangat setuju sekali dgn adanya, muara sae sebagai ibu kota kecamatan MUARA JAYA. Alasan saya:karena posisi muara sae berada di tengah di antara 7 desa tersebut.jdi karang lantang,surau dekat dg muara sae.kemala jaya,lontar dekat juga.adil kan.

  2. Hamzah berkata

    Muara sae ditetapkan sebagai ibu kota muara jaya.setuju.alasan muara sae berada di tengah,dri 7 desa.adil kan…

  3. zulin zarnidi berkata

    muara sae di tetapkan menjadi kcamatan muara jaya…q nie jau pasti slaloe ngdkung kgiatan jme d dsun…muara jaya moga slaloe jaya….

  4. tamami taduh berkata

    menurut ku dari kajian ekonomi: kecamatan muara jaya dimana saja letak ibu kota kecamatan tidak ada masalah, karena yang diharapakan jeme kite ndi 7 dusun itu adela perbaikan tarap hidup (pertumbuhan ekonomi).Sejak era 70 an 7 dusun ini melakukan urbanisasi yang sangat ekstrem, hal ini dapat dilihat dari pembanguan die nyate jelas dusun lontar. dari tahun 60 an sampai tahun 2000 an dapat diitung ngan jari khumah anyar ide nyampai 10 iye tumbuh artine ini masalah sementara pertumbuhan penduduk cukup tinggi.
    harapan:
    1.study banding ke daerah yang pertanian ne maju-(bogor dan cianjur-ternak ikan)
    2.Malang untuk pertanian (sayur dan apel)
    alasan ini nginak potensi ayahk dan tingkat kesuburan badah kite tu ide jauh bedah.
    mudahan2-kec muara jaya maju, tumbuh pondok pasantren kelompok2 pengajian. amin semoga ini perjuang untuk kemakmuran jeme mauare jaya.

  5. Tamami Taduh berkata

    Ape khabar kecamatan Muare Jaya sekian tahun memisahkan diri ndi kecamatan pengandonan !!

    Sudah menjadi sunatullah manusia dari kewaktu-kewaktu dalam hidup nak berubah, apakah kelakuan, tingkat ekonomi- lebih-lebih tingkat

    kebutuhan hidup akhirat artine nak naik Haji.

    Dari beberapa sumber yang kami kami dapat baik cerite langsung ndi dusun atau melalui media online, yang menyangkut pembangunan

    phisik ataupun nonphisik masih belum menggembirkan, usul ke pak camat hal-hal yang mendesak untuk segera dilakukan adalah sbb:

    1.Melajutkan pembuatan jalan dari dusun gunung liwat hingga tembus ke jalan arah lugan ( lubuk sengah ) kulu nerakse dilanjutkan

    dengan pengaspalan.

    2.Kembali menghidupakan persawahan yang sudah tidak diolah lagi (alias sawah sudah mati).

    3.Ekstensipikasi sumber daya alam (perternakan ikan, kambing) budidaya palawija.

    4.Mengedukasi prilaku sumber daya Manusia untuk lebih produktif ( perlu ada pondok pesantren).

    5.Menciptakan rasa aman untuk masyarakat secara luas.

    6.Memulai surat menyurat atas kepemilikan lahan ( sawah, ume, kampunan dan kebun).

    7. Point ini himbauan ke pak Camat sebagai pimpinan formal untuk menumbuhkan rasa keagamaan di 7 dusun ini misal pengajian, sholat

    berjamaah di mesjid-mesjid.

    Semoga kecamatan Muara jaya membawah perubahan yang lebih baik.

  6. hairum berkata

    kec muara jaya oke,, Muara saeh is the best,

  7. Ogansa Barra berkata

    tingkatkan spiritual dan kebersamaan utk maju…buang jauh2 rasa iri dan dengki yg menghambat kemajuan.

  8. halim lontar berkata

    Muara jaya >>>> mantap nian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: