infokito

jembatan informasi kito

Miss Indonesia Ditolak di Palembang

Posted by infokito™ pada 8 Desember 2007

Penyelenggaraan Miss Indonesia yang direncanakan di Palembang bersamaan dengan Visit Musi 2008 diributkan. Selain melibatkan anggaran daerah yang dampaknya tidak dirasakan masyarakat langsung, dikhawatirkan berdampak terhadap suasana masyarakat Palembang yang agamis.

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan tegas menolak penyelenggaraan dan penganggaran dana Miss Indonesia 2008. Sikap yang sama juga ditunjukan Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Sumsel yang menyatakan tidak menyetujui penyelenggaraan tersebut berlangsung di Palembang. Sikap kedua fraksi secara resmi ditegaskan dalam rapat paripurna mengesahkan APBD Sumsel 2008.

Menurut Sekretaris FPKS Zahruddin Hodsay, Kamis (6/12), penyelenggaran Miss Indonesia terkesan ambivalen dan kontradiktif. Pasalnya bersamaan dengan hal tersebut juga diselenggarakan kegiatan yang bersifat pembinaan mental spiritual.

“Apalagi dari informasi, dana dari APBD Sumsel 2008 Rp 1,9 miliar untuk penyelenggaraan Miss Indonesia masih kurang,” katanya.

Sementara FPG melalui anggotanya, Hj Fatonah Al Syamsuddin mengatakan penolakan penyelenggaraan Miss Indonesia dimaksud agar tidak melukai masyarakat Sumsel yang dikenal agamis. Disamping itu, dana Rp 1,9 miliar dihabiskan untuk kegiatan yang tidak bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Wagub Sumsel Mahyuddin NS yang dikonfirmasi mengatakan belum akan memutuskan diterima atau tidaknya rencana penyelenggaraan Miss Indonesia di Palembang. Persoalan sikap menurutnya akan dikembalikan kepada Komisi IV DPRD Sumsel. Sikap Komisi selanjutnya akan menjadi pokok bahasan dalam pertemuan yang melibatkan tokoh masyarakat, pemuda, agama serta elemen masyarakat lainnya. “Pertemuan itulah yang akan memutuskan didrop atau tidak acara Miss Indonesia,” katanya ditemui usai menghadiri rapat paripurna. (sgn/sripo)

5 Tanggapan to “Miss Indonesia Ditolak di Palembang”

  1. dianna said

    kenapa ya bisa ditolak kan bagus buat parawisata

  2. Nayel said

    No Comment…

  3. jack said

    akh apaan tuh…nggak ada mis – misan deh mending tuh duit kita pake untuk meningkatkan kesejahteraan wong pelembang ya minimal nambah dana sriwijaya fc agar jadi tambah jaya setuju

  4. purna said

    setuju jack 😀

  5. oci said

    Sebagai masyarakat palembang dimana tempat acara tersebut akan berlangsung kita semua berhak memberikan pendapat, komentar, kritikan ataupun dukungan. Dari semua opini public yang ada pemerintah palembang harus obyektif melihat semuanya. Memang kalau dilihat dari pariwisata pastinya hal tersebut baik untu kemajuan pariwisata kota tercinta kita ini, namun jika dana yang dikeluarkan berlebihan dan menggunakan APBD mengapa tidak sebaiknya uang tersebut digunakan untuk masyarakat kurang mampu di Palembang. Toh masih ada cara lain tanpa menghamburkan dana APBD yang notabene uang masyarakat Palembang untuk mencapai Visit Musi 2008 sehingga pariwisata palembang lebih baik.
    Kalau boleh saya kasih saran, untuk pencapaian Visit Musi 2008, Pemerintah Palembang harus lebih fokus pada peninggalan sejarah yang ada di Kota kita tercinta ini. Sebaiknya pemerintah lebih memberikan perhatian kepada peninggalan tersebut, misalnya penjagaannya, pengurusannya sehingga pariwisata di palembang akan tetap terus ada dan terjaga tanpa harus melukai komponen2 masyarakat kecil dengan menghambur2 kan uang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: