infokito

jembatan informasi kito

Pilkada Wali Kota Palembang Tutup Peluang Calon Independen

Posted by infokito™ pada 31 Oktober 2007

Pilkada Wali Kota Palembang 2008 yang akan dilaksanakan pada Juni 2008 mendatang diperkirakan tertutup bagi calon independen. Pasalnya, Keppres sebagai payung hukum pelaksanaannya baru disahkan awal 2008. Padahal, keppres itu membutuhkan penyusunan petunjuk teknis pelaksanaan.

”Setelah keluarnya keppres tersebut, KPU pusat akan mengeluarkan petunjuk teknis pelaksanaan. Proses tersebut tentu memakan waktu sekitar tiga bulan,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang Khairul Muklis di Palembang, Selasa (30/10) kemarin. Dengan demikian, waktu pendaftaran dan sosialisasi keppres tersebut tidak memungkinkan lagi.  Demikian dilansir harian sindo.
Muklis mengatakan, pilkada memiliki agenda atau tahapan-tahapan yang tidak dapat berbenturan. Untuk itu, dipastikan Pilkada Wali Kota Palembang akan tertutup dari calon independen. 

Pada Desember ini, kata Muklis, KPU sudah mulai membentuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukan Panitia Pemungutan Suara (PPS).Tahapan tersebut sudah ditetapkan dan tidak dapat bergeser lagi. ”Jika terlambat satu tahapan, maka akan memengaruhi tahapan selanjutnya.Untuk itu, setiap tahapan memengaruhi tahapan lainnya,” katanya.

Salah seorang bakal calon independen Pilkada Wali Kota Palembang R Irham Wijaya mengatakan, jika memang keppres tersebut dikeluarkan pada awal 2008 yakni pada Januari, maka masih cukup waktu untuk merealisasikan keppres tersebut.

”Pilkada Palembang itu Juni, berarti ada waktu sekitar enam bulan dari awal Januari 2008. Pertanyaannya sekarang, apakah keppres tersebut benarbenar keluar pada waktu yang dijanjikan,” kata Irham. Untuk itu, ujar Irham, perlu usaha dan tindakan yang pasti dalam mencalonkan diri.

Irham mengaku, dirinya memang berencana akan maju sebagai calon independen. Namun, dirinya juga telah mengantisipasi kemungkinan tidak keluarnya Keppres tentang calon independen. Ketua Umum Asosiasi Pembina Paskibraka seluruh Indonesia ini menyebutkan, masyarakat harus mengerti dan memahami posisi dia sebagai calon independen. Sebab, Keppres tentang calon independen belum pasti dikeluarkan. Untuk itu, dirinya juga berusaha untuk mengantisipasi hal tersebut dengan mengambil formulir pada Partai Demokrat.

”Tindakan saya mengambil formulir bakal calon wali kota pada Partai Demokrat adalah untuk mengantisipasi kemungkinan tidak keluar atau molornya Keppres calon independen tersebut. Karena, jika keppres tersebut tidak disahkan, maka saya tidak dapat mencalonkan diri jika tidak mengambil fomulir, yang jelas ada usaha,” katanya. (berli zulkanedi/sindo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: