Arus balik Lebaran 1428 H yang melalui Jalan Lintas Timur, berjalan normal. Kendaraan bus pengangkut penumpang dan truk hanya sesekali melintas. Menurut Petugas TPR Dishub Robert Samosir, keadaan tersebut telah berjalan beberapa hari sejak hari H. ”Yang ramai sekarang barulah mobil AKDP (angkutan kota dalam provinsi) yang hilir mudik mengangkut penumpang lokal,” katanya di Terminal Indralaya, Senin (15/10). Robert menduga, belum banyaknya bus yang membawa penumpang lewat, karena waktu liburan masih panjang.
Sementara, sepinya kendaraan barang truk ekspedisi yang mengangkut barang, karena baru pada 20 Oktober melakukan aktivitasnya kembali. Dia mengatakan, tahun ini kendaraan pemudik yang menggunakan bus agak berkurang, dan kendaraan motor roda dua lebih mendominasi. ”Puncak arus balik diperkirakan sekitar 20 Oktober, berbarengan dengan mulainya angkutan truk ekspedisi,” imbuhnya.
Sementara itu, Pimpinan Biro Perjalanan Kiaai Kuponah, Firdaus, di Simpang Timbangan, Indralaya, menyatakan hal yang sama terkait puncak arus balik. ”Puncak arus balik sekitar 18, 19, dan 20 Oktober. Sebab, pada 22 Oktober pelajar dan mahasiswa sudah masuk sekolah. Selain itu, pegawai juga sudah masuk kantor kembali,” ungkapnya. [sindo/infokito]