infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

  • ahlan wa sahlan

  • Halaman

  • Tulisan Terbaru

  • Arsip

  • Kategori

  • Kalender

    Juni 2010
    S S R K J S M
    « Mei   Jul »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Tulisan Teratas

  • Statistik

    • 2,188,119 hits
  • PojoK

  • GuguK

    Prabumulih Lubuklinggau Pagaralam Pemkab Lahat Banyuasin Muara Enim Musi Banyuasin OKU OKUT Baturaja BPS Sumsel Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Kampung Megalit di Kebun Kopi, Desa Talang Batu Gong, Pagaralam

Posted by infokito™ pada 13 Juni 2010

Sebanyak 20 jenis situs batu peninggalan zaman prasejarah berada di tengah perkebunan kopi milik warga. Situs tersebut berada 10 meter dari Dusun Mingkik Kelurahan Atung Bungsu Kecamatan Dempo Selatan Pagaralam.

Situs yang ditemukan tersebut berupa tempat pemujaan, arca dan beberapa peninggalan lainya. Diantara tempat pemujaan atau lebih dikenal dengan dolmen 5×3 meter. Sementara itu disekitar dolmen terdapat arca, lupang batu, batu datar dan puluhan dolmen berukuran kecil lainnya.

Sebuah Dolmen peninggalan prasejarah berada di tengah perkebunan kopi mililik warga di Desa Talang Batu Gong, Kecamatan Dempo Selatan Pagaralam – Klik gambar untuk memperbesar [Foto: sripo]

Warga setempat kurang memahami jika benda itu merupakan peninggalan sejarah sehingga kurang terpelihara dengan baik. Sebagian benda itu mengalami kerusakan, termasuk goresan dengan menggunakan benda tajam.

Untuk ke lokasi megalit, orang harus melalui jalan tanah yang biasa digunakan warga setempat untuk melakukan aktifitasnya mengangkut panen kopi. Lingkungan megalit tersebut belum dilakukan pemagaran dan termasuk menunjuk juru kunci dari BP3 Jambi dan Sumsel.

Meskipun hanya ditemukan diatas kebun kopi seluas 2 Ha, tetapi jika dilihat kondisi tempat tersebut masih cukup banyak megalit yang belum tergali. Berdasarkan keterangan warga, masih banyak sekali situs tersebar disekitar daerah tetapi belum ada penanganan dari pihak terkait.

Menurut pemilik lahan dimana megalit berada, Harlan mengatakan, memang hanya dua lokasi kebun kopi yang hampir sebagian besar permukaannya ditemukan bebatuan yang berupa peninggalan pra sejarah. “Diantara dua lahan kebun kopi itu terdapat sekitar sekitar 20 batuan termasuk megalit,” jelas Marlan.

Ia menambahkan hingga saat ini, belum ada perhatian dari Dinas Pariwisata dan Seni Budaya, Balai Arkelogi dan BP3 Jambi. Sementara Petugas Kantor Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3 Jambi) wilayah kerja Jambi, Sumsel, Bengkulu dan Babel, Akhmad Rivai mengatakan, memang sudah cukup banyak ditemukan megalit, arca atau peninggalan bersejarah tersebar di daerah Pagaralam dan Lahat. Hanya saja kalau untuk daerah yang paling banyak dan berada di satu lokasi baru di daerah Desa Talang Batu Gong Kecamatan Dempo Selatan.

“Kita sudah lakukan berbagai langkah termasuk akan segera pembebasan lahan, termasuk pemagaran lokasi situs dan menunjuk juru kunci untuk menjaga serta memelihara keberadaan berbagai peninggalan bersejarah tersebut,” katanya. ***(mg5/sripo)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: