infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Telat Buat Akta Kelahiran Didenda Rp1 juta

Posted by infokito™ pada 17 April 2008

Merujuk pada UU No 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan, Pemkot Palembang akan segera memberlakukan denda Rp1 juta bila mengurus akta kelahiran setelah satu tahun lebih sejak kelahiran anak. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Palembang Husni Thamrin Hamzah mengatakan, pemberlakuan UU No 23/2006 untuk menghapus diskriminasi antara warga negara Indonesia (WNI) atau warga keturunan.

Dalam penerapan UU tersebut, Pemkot Palembang telah membuat aturan seperti Perda No 08/2003 dan Perda No 21/2007 tentang Retribusi Pencatatan Sipil. Dalam aturannya, bila pengurusan akta kelahiran di bawah 60 hari, maka dibebaskan dari segala biaya, sedangkan mulai dari 61 hari hingga satu tahun, maka akta dapat diurus bila mendapatkan rekomendasi Wali Kota.

Hal yang sangat memberatkan yakni, apabila diurus setelah satu tahun sejak kelahiran, maka terlebih dahulu harus melalui penetapan pengadilan tinggi dan diwajibkan membayar denda Rp1 juta.

”Aturan ini sebagai bentuk reward (penghargaan) dan punishment (hukuman) kepada warga yang melalaikan pendataan kelahiran,” ungkapnya kepada harian SINDO, Rabu (16/4/2008) kemarin.

Sebagaimana kita ketahui, UU tersebut telah diberlakukan sejak 29 Desember 2006 dan berlaku untuk setiap kelahiran anak setelah terhitung tanggal ditetapkan dan berlaku seterusnya. Menurut Husni, secara hukum aturan denda memang belum efektif diberlakukan karena dalam klausul di Perda No21/2007 masalah sanksi belum dimasukkan.

Namun, dia yakin bakal ada revisi perda yang memasukkan sanksi bagi yang terlambat mengurus akta kelahiran, sambil menunggu peraturan presiden (Perpres) yang akan turun tidak lama lagi.

”Masyarakat harus menyadari pentingnya membuat akta. Hal ini akan memengaruhi data kependudukan secara nasional. Untuk itu, pusat lebih tegas agar data kependudukan kita ke depannya lebih akurat lagi,” tukasnya.

UU 23/2006 dalam pembahasan sanksi administrasi pasal 89 pada ayat 2 yang menjelaskan, setiap penduduk dikenai sanksi administrasi melampaui batas waktu pelaporan peristiwa kependudukan. Denda untuk WNI Rp1 juta, sedangkan warga negara asing (WNA) Rp2 juta.

”Kami melihat kesadaran masyarakat membuat akta semakin meningkat. Mungkin dengan ada reward dengan biaya gratis di bawah 60 hari sejak kelahiran anak,” tuturnya.

Mengenai sosialisasi kepada masyarakat, menurutnya, masih harus terus digalakkan sehingga masyarakat tergugah untuk segera membuat akta, karena penggunaan akta menjadi prasyarat untuk hal-hal seperti membuat KTP, KK, atau paspor dan lain sebagainya.

”Masyarakat diminta segera membuat akta, jangan sampai menunggu kalau diperlukan saja” tuturnya.

Masih adanya keluhan masyarakat tentang biaya dan waktu pengurusan akta, Husni menjamin biaya pengurusan tidak semahal seperti yang diberitakan. Pasalnya, biaya sudah sesuai berdasarkan perda.

Untuk anak ke-1 dan ke-2 biaya ditetapkan sebesar Rp11.000, sedangkan untuk anak ke-3 sebesar Rp 13.500, bila tidak terlambat mengurus waktu berkisar 3–10 hari. Namun, dia meminta masyarakat untuk memaklumi bila ada keterlambatan, karena keterbatasan jumlah personel.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Palembang, Jonny Yulianto mengaku belum mengetahui adanya aturan tersebut. Untuk itu, dia meminta agar Dinas Dukcapil secara gencar melakukan sosialisasi seperti memasang spanduk atau informasi ke media massa.

”Kita khawatir bila tanpa sosialisasi ke masyarakat akan menimbulkan pengaruh negatif,” ungkapnya.

Dalam persoalan kependudukan, pencatatan penduduk sejak kelahiran berdampak positif terhadap pendataan yang kerap mengalami masalah. Bila setiap warga mencatatkan identitasnya sejak lahir maka data kependudu kan kita akan lebih terarah dan akurat. (siera syailendra)***Harian SINDO

51 Tanggapan to “Telat Buat Akta Kelahiran Didenda Rp1 juta”

  1. isman berkata

    Daerah lain sudah menggeratiskan pengurusan AKte Kelahiran ee Palembang malah membuat keputusan dengan denda yang sangat tinggi 1 Jt bukan mensejahterakan rakyat malah menyengsarakan rakyat palembang gimana ini? apa tidak malu program yang salah, maju donk jangan mundur untuk kesejahteraan rakyat.

    • wong ndeso berkata

      siapa bilang cuma dikota anda pak, dikota kami juga Rp.600rb,kalau dipikir, kita itu gak pernah tau undang-undangnya,tiba-tiba koq dipaksa untuk mengerti,padahal uang segitu sangatlah berat, mau tertib koq dibikin sulit ya…kapan majunya

  2. UU 23/2006 dalam pembahasan sanksi administrasi pasal 89 pada ayat 2 yang menjelaskan, setiap penduduk dikenai sanksi administrasi melampaui batas waktu pelaporan peristiwa kependudukan. Denda untuk WNI Rp1 juta, sedangkan warga negara asing (WNA) Rp2 juta.”

    Dalam UU 23/2006 Bab XI Sanski Administratif Pasal 89 pada Ayat (1), sanksi administratif ini diberikan apabila menyangkut masalah waktu pelaporan Peristiwa Kependudukan dalam hal :
    a. pindah datang bagi Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Terbatas atau Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (3);
    b. pindah datang ke luar negeri bagi Penduduk Warga Negara Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (3);
    c. pindah datang dari luar negeri bagi Penduduk Warga Negara Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1);
    d. pindah datang dari luar negeri bagi Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Terbatas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (1):
    e. perubahan status Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Terbatas menjadi Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1);
    f. pindah ke luar negeri bagi Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Terbatas atau Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (1);
    g. perubahan KK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 62 ayat (2): atau
    h. perpanjangan KTP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 63 ayat (4).

    Denda sebesar Rp. 1 Juta tersebut hanya diberikan untuk kategori diatas, sedangkan masalah Catatan Sipil yang termasuk pada Bab V Pencatatan Sipil pada Bagian Kesatu dan Bagian Kedua dari Pasal 27 s.d. Pasal 33 ; tidak ada hal yang menyinggung masalah denda sebesar Rp. 1 Juta. Artinya denda tsb hanya berlaku utk kejadian sesuai dg Pasal 89 ayat 1 saja.

    Wassalam
    Ilman :)

    • mila berkata

      Saya mau bertanya, mohon bagi yang bisa membantu saya akan sangat berterimakasih. Saya dan kedua kakak saya lahir di lubuk linggau. Tetapi, orang tua pada waktu itu belum bisa membuatkan akte kelahiran dan hanya surat kelahiran saja. Mengingat usia kami yang sudah dewasa, bisa dikatakan kami sudah sangat terlambat. Bagaimana proses pembuatan akta kelahiran bagi yang sudah sangat terlambat tersebut dan berapa biayanya?

  3. saripudin berkata

    klo di depok telat bikin akte didendanya 1 jt jg ya

  4. widodo berkata

    Pak tolong donk jelasin keluhan yg dibawah ini.

    Re:Buat Akte Kelahiran 3 Bulan, 2 Minggu lalu Karma: 0

    Sama neh nasibnya ama saya….
    saya juga sedang dalam rencana utk pembuatan akta lahir anak saya….yg lahir 15 agustus 2008 lalu…memang telat seh….

    today, ke RS tempat anak saya lahir krn rencana akan ganti nama anak saya di surat kenal lahir, iseng2 tanya ke bagian pengurusan akta lahir….

    dijelaskan karena anak saya sudah lebih dari 60 hari, maka ada biaya yg harus dibayarkan, terutama karena anak saya adalah WNI keturunan….

    Tahu gak biaya yg harus dibayarkan utk akta lahir istimewa yg telat dari 60 hr ?………
    4 JUTA RUPIAH……!!!!
    Saya tanya yg urusnya…kok mahal ? bukannya ada aturannya maksimal pun hanya bayar bbrp ratus ribu saja….dia jawab….ya coba aja anda bikin sendiri ke kantor Catatan Sipil….kalo gak lama prosesnya….soal jadwal sidang lah…jadwal hakimnya lah…dll…..

    Lalu coba2 tanya ke biro jasa juga….memang harga lebih murah….dapet 2,5 JUTA….tetap aja gak masuk akal…..duit segitu besar kan mending buat beli susu anak atau makan sehari2…

    ya makanya skrg juga belon proses….bingung…..

    Jadi tolong dong pihak yg berwenang di Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil utk memberikan kejelasan yg sebenar2nya…..jangan hanya bilang di aturan cuma ratusan ribu…tp prakteknya juta-an….kalo gak mau juta-an….prosesnya bisa bulanan bahkan tahunan……

    • skrg ngurus sendiri aja di Catatan Sipil yaaa… klw lewat Calo ya memang mahal yaaa utk pengalaman sendiri lebih baik di urus sendiri meskipun kena berapa2 kan enak tdk kecewa namanya ngurus surat2 kita harus sabar yaaaaaa……insya’alloh tdk sebanyak itu habisnya nanti yaaaaa……?????

  5. dahlia berkata

    buset mahal banget..ada yang lebih mahal lagi g? klau yg susah gmn……………..?

  6. M2n berkata

    wah…gawat ne tinggal di palembang…saya sekarang tinggal di palembang n baru saja punya anak 2008 lalu n sampe sekarang jg belum ngurus akta lahir anak saya…
    sekedar info aja ya… saya sampe umur 28 belum punya akta lahir, karena saya lahir di Malang Jatim kemudian ortu pindah ke sumsel tanpa akta lahir saya tentunya, sekitar 2006 lalu saya urus di salah satu kabupaten di sumsel tempat ortu domisili biayanya cuma 50rb aja.. ga sampe ratusan apa lagi jutaan…terpaksa beck to village untuk ngurus akta anak saya.

  7. rno berkata

    ya ..pemerintahan yang menyengsarakan rakyatnya sendiri..anak pejabat memang kaya ,,tapi yang anak nggak punya gimana…nggak diurus ..,semua itu juga membutuhkan uang untuk membuat ..buat akta gratis kapan..nggak pernah ada ditempatku,malah pegawainya mengisi nya data salah pisan..

  8. intan berkata

    PUsENK,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  9. Jose berkata

    gak dimana-mana selama masih wilayah INDONESIA semuanya SAMA SAJA ! saya dapat beasiswa ke Tiongkok, tapi gagal gara2 gak punya akte,, begitu di urus biayanya gak masuk akal! kepada pemerintah saya cuma mau tanya ” kalian manusia apa bukan?” gak punya rasa kemanusiaan dan hati nurani! kawan2 saya yang tinggal di negara sosialis malah semuanya bisa gratis kok, rumah sakit, sekolah/kuliah apalagi cuma yang urus surat menyurat dan administrasi. .. pemerintah kita benar2 memalukan! gimana rakyatnya mau pinter dan sehat? saya cinta negri dan rakyat Indonesia tapi maaf saya sudah terlanjur sakit hati dan benci dengan pemerintah! wassalam!

  10. Ronald berkata

    #### woy pemerintah anda adalah pelayan masyarakat anda digaji oleh masyarakat dari pajak tolong dong beri kemudahan untuk masyarakat bukan mempersulit apalagi memeras dengan dengan denda yang begitu besar 1-2juta & tolong untuk kinerja para pelayan masyarakat untuk lebih sopan dalam melayani kami terutam u/ kelurahan paseban jakarta pusat mao dilayani apabila ada uang tips/ lebih ( all staff nya dibersihkan dahulu ) hari ini tgl 23-02-2010 ada pemutihan pembuatan akte kelahiran tapi kenapa untuk kententuannya hanya dibawah tahun kelahiran 2007 sedangkan saya ditahun 2008 ditolak mentah mentah tanya kenapa buat program ko setengah hati terima kasih

  11. Ronald berkata

    Zaman udh berubah kepemimpin silih berganti tapi kesehjateraan rakyat mannnaaaaa???? ngurus ktp / akte kelahiran dipersulit!!!!!!

    • tatangsonjaya berkata

      betul memang saya aja membuat akte kelahiran suliiiiit apalagi lewat kelurahan lamaaaaaa sampe umur anak saya setahun lebih akibatnya dijerat urusan sidang duiiit lagi nyari 50 rebu aja susah boro boro bayar pengadilan ongkos bolak balik duh gustiiiiiiiii

  12. mustika berkata

    saya mau ganti nama anak sy
    dan aktenya yg dulu mau sy gnti
    ank sy usianya 9 bulan
    pembuatan aktenya
    biayanya brp ya
    sy bingung nih tolng di bntu

  13. priyono berkata

    saya juga bingung, anak saya sudah lahir bulan april tahun ini tapi aku sama ceweku lom nikah bukan karena kami ga au nikah tapi kami ga disetujui sama orang tua kami padahal waktu itu cewe aku sudah hamil. sekarang begitu tau udah punya cucu baru orang tua kami menyuruh untuk nikah. yang aku bingungkan gimana nanti ngurus akta anak saya? aku pengennya akte anaku pake nama ayahnya jangan nama ibunya, bisa ngga ya? tolong dibantu

  14. nina berkata

    orang telat bikin akte bukan karena nggak mau tapi namanya orang abis lahiran pasti biayanya sangat minim makanya tertunda,
    ahhh pusing sama negara ini buat kepentingan rakyanya aja biayanya mahaaaaaaaal banget,,,,
    hai wakil rakyat bikin kebijakan yang memihak rakyat kecil donk jgn nyari untung melulu

    • wong ngenes berkata

      negara kita aku sayang banget….tapi aku nga suka sama sistim birokrasinya,sukanya bikin sulit…..gak pernah sosialisasi…peraturan di paksain harus tahu…..,ayo negaraku….buatlah bersih dari orang orang mata duitan…yang sukanya bikin peraturan,tapi biar dilanggar supaya dapat duit denda

  15. Hagi berkata

    Yang penting itu adalah sosialisasinya sudah merata atau belum ??!!! tidak semua orang bisa mengakses internet seperti saya dan teman2 yang lain seperti ini !! Kasian rakyat kecil yang tidak pernah mendapatkan sosialisasi informasi undang-undang ujug2nya lantas dikenakan denda begitu saja!!! atau kemudian dipersulit ini dan itu !!! dikit-dikit denda, dikit-dikit denda tanpa sosialisasi!! TOLONGLAH PARA PETINGGI DAN PEMBUAT UNDANG-UNDANG SUPAYA SELALU BERPIHAK PADA RAKYAT KALAU MEMANG ANDA MAU DIPERCAYA !! Penyelenggaraan sebuah negara ini dapat terwujud dengan baik jika ada 3 hal yang selaras, yaitu : 1. Ada Wilayah Kesatuan, 2. Ada Pemerintahan, dan 3. Ada RAKYAT nya !!, kalau RAKYAT merasa dirugikan terus, bukan tidak mungkin suatu saat nanti banyak rakyat yang akan memisahkan diri jika telah siap. TIDAK HERAN BELAKANGAN SUDAH BANYAK MASYARAKAT YANG TERKELOMPOK2 menunggu waktu yang tepat untuk memisahkan diri dari KENEGARAAN …….. semua itu adalah hukum sebab akibat, karena manusia memiliki kebebasan berpikir dan rakyat pun semakin cerdas.

  16. doel berkata

    duit… duit …. semua mata duitan … , orang lagi susah di duitin …. ancurrrr …. dah negara ini …..

  17. budi berkata

    Kalau emang harus di denda ya, yang masuk di akal aja.Kalau tiap Daerah dendanya beda2….uangnya masuk kemana aja tuch…

  18. vina berkata

    kapan sosialisasinya dan dimana?mestinya ditiap tempat bersalin resmi ada dong pemberitahuannya. rt juga gak ngasi tau. weleh2 ribet bgt.

  19. brot berkata

    oh indonesia oh indonesia, oh indo hindia belanda oh hindia belanda, oh bumi putera oh bumi putera, oh keturunan belanda oh keturunan belanda, oh sama saja oh sama saja, menjajah rakyat…

  20. udin ajah berkata

    saya tadi pagi, baru aja mau mengurus akte kelahiran anak saya yg pertama, saya bener2 ga tau kalo ada peraturan spt ini, hrs ada sidang yg biayanya 400rb, hrs ada biaya inilah itulah, yg kalo ditotal bs mncapai 600rb, bener2 jadi tambah rasa antipati saya kpd pemerintah, bikin peraturan yg msk akal dan kira2 yg bs ditanggung oleh smua rakyat negara ini trmasuk rakyat kecil, ga semua rakyat gampang dpt duit segitu, mau ikit aturan dan jd warga negara yg baik ko’ malah diperas, benar2 dzalim pemerintah negara ini.

    • nadia berkata

      pak udin anaknya uda umur berapa? dan bapak tinggal di dearah mana? soalnya saya juga lagi bingung anak saya uda hampi 1tahun blom bikin akte..

  21. suara rakyat berkata

    rupanya sekarang DINAS PENCATATAN SIPIL tidak mau ketinggalan dengan yang lain…
    selama ini hanya dapat bagian sedikit sedang dinas² yg lain bisa mengantongi milyaran rupiah…
    biaya untuk rakyat meningkat = korupsi berjaya

  22. nadia berkata

    anak saya lahir february 2010 dan hari ini rencana saya baru mau bikin akte kelahiranya,karena saya baru tau minggu lalu lewat teman saya klo telat bikin akte kelahiran makan harus lewat sidang,
    sblumnya dulu saya mau melahirkanya di bidan tapi karena saya KPD akhirnya di rujuk ke RS untuk opersai sesar,setelah malahirkan saya memang langsung bilang sama bidanya untuk mengurus akte kelahiran anak saya,tapi berhubung saya dan suami saya blom biki KK hanya punya surat nikah aja kata bidanya gak bisa bikin akte kelahiran buat anak saya,harus punya KK dulu baru bisa urus,sedangkan saya ini orang rantau,KTP saya KTP daerah,klo mau urus KK di tempat saya tinggal sekarng harus punya KTP sini,untuk urus KTP di sini mahal bgt 150ribu per KTP,sedangkan saya abis melahirkan aja uda abis banyak karna sesar,jadi memang blom bisa bikin KTP baru untuk bikin KK agar bisa buat akte kelahiran,tolong untuk pemerintah kota tangerang agar mempermudah proses bikin akte kelahiran karana gak semua warga tangerang itu orang kaya/berkantong tebal,
    terimakasih

  23. Dwi berkata

    pemerintah yang baik… kalian bukan Tuhan kannnn ??? jadi kami tidak perlu bersujud kannnn ??? please bantu saya seorang ibu yang anaknya blm punya akte lahir… telat?? iya memang, tapi bukan berarti kami harus denda 3 juta kaannnn… mohon tuan-tuan yang berkuasa, orang – orang seperti kami diberikan kemudahan. kami adalah orang-orang yang menggaji anda dari pajak-pajak yang kami bayarkan :(

  24. Anggi berkata

    Bgai mn dng sy,yg sudh 26 thun blum pernh membuat atpun memiliki akta kelahiran. Lo tlat 60 hr dendanya 1jt,lantaz lo 26 thn dh brapa tuh.. Busyet dah para pemrintah sipil ni,mau membuat masyarakt makmur ap justru membuat masyarakat tertindaz ya.. Sungguh memang kejam bnget tuh orng2 pejabat tinggi. Pdahal tnpa masyarakat tk bs jd ap2 kalian,,huh persetan dah,tanpa akta jga ku sudh bisa kerja keluar negri jd pahlawan Devisa lgi..d mkan gjih halal,gk kyak pejabat negra mkan kringan rakyat d triak2 doang bisanya..malu ooi ma kita2 kaum wanita yg hnya rakyat biasa.

  25. pitung berkata

    muke gile……………1jt.
    mending byr kontrakan 3 bln……….ntu aturan ade2 aje………………madikipe

  26. pitung berkata

    parahhhhhhhhhhhhh………..

  27. reza berkata

    saya orang tua yg akan mengurus akta kelahiran yang telat dan akan mengajukan ke pengadilan,..mahal sekali sanksinya

  28. martjoes berkata

    Memang ini kesalahan kita para ortu yg tdk cpt cpt membuat akta untuk anak kita,tapi dengan denda yng segitu besarnya..bagi kita yg kerjanya cuma kuli suruhan orang,yg gajinya hny cukup untuk makan…..butuh waktu berapa lama untuk mabung …dan sampai umur berapa anak saya mendapatkan akte kelahiran…jika denda keterlambatan sebegitu besarnya……tolong di pikirkan lagi jika ingin menentukan kebijakan…jgn asal ucap dan ketuk palu….pikirkan UMR rakyat indonesia berapa…..???terima kasih.

  29. sore pak
    saya mau tanya, peraturan untuk membuat akta belum lama dibuat bayar atau tidak kalau memang penting harus dibuat !
    yg sy mau tanyakan adalah ! jikalau yg lahir pada tahun 70 atau dibawah 80 itu belum ada peraturan nya ,
    bagaimana sangsi administerasinya apakah sama dengan peraturan yg baru dibuat ???
    terus terang akhir pemutihan 2011 sosialisasinya kurang !
    sy sangat tidak mengerti tolong beri penjelasan yg se benar benar nya .

    terima kasih

    mahpudin di depok

  30. tatangsonjaya berkata

    usulan aja pak emang ini perlu bahasan panjaaaaaang pengamatan saya ternyata ini pembuatan yang lewat kelurahan berkas dibawa ke kelurahan di bawa ke kantor catatan sivil contoh sebanyak 100 berkas data kepala keluarga itu satu kelurahan sedangkan oprator di catatan sivil terbatas hanya 3 oprator data ,belum dari kelurahan lain sedangkan ini satu kabupaten tumplek ke kantor catatan sivil semua pemasukan data kekomputer kan manual sementara antrian sudah kelewat banyak akhirnya banyak yang macet terlamabat diproses akhirnya yang ga jadi jadi kena sidang ini system yang salah menurut saya kenapat levelnya di turun kan ke tingkat kecamatan jadi orang catatan sivil tidak babak belur maaf ini pendapat rakyat kecil yang susah nyari duit

  31. iis berkata

    aya aya wae bikin peraturan kok gak pake uji meteri kelayakan dsb,……gimana dengan nasib orang yg tidak mampu?yg buat makan sehari2 aja pas-pas-an,…….?????????

  32. widi berkata

    ya,,, jika di denda 1 juta, mungkin masyarakat perkampungan tidak akan mencari akta,, masalah nya untuk makan aja susah, dan masyarakat itu harus mengumpulkan uang untuk itu,,apalagi bayar sampe 1 juta.

  33. djiesoft team berkata

    jaman sekarang udah beda,,

  34. Marisa berkata

    Rissa

    Saya mau re-issue akte kelahiran saya, awal diminta Rp. 800.000 lalu minta tambahan Rp. 500.000
    Hampir sebulan sudah akte saya belum ada kabar kelanjutan, tiba-tba saya dapat kabar untuk nembak aja biar cepet diminta Rp. 3000.000 rupiah. Apa benar seperti itu? atau hanya permainan agen atau pegawai catatan sipil yang menyimpang? karena mereka tahu saya memerlukan akte kelahiran secepatnya untuk melengkapi dokument perikahan internasional dengan WNA?

  35. wuri wurnianti berkata

    anak saya aja hari ini 1org mau dimasukin keKK harus byr 150ribu alesanya ganti KK baru.mau bikin akte 1 anak dikenai biaya 1,2jt (X2 org ank =2,4jt) umur anak 2 tahun n 3 tahun,katanya kolektif 10 org biar lebih murah tp nyatanya nominalnya diatas 1jt btw kertas n tinta buat bkn aktenya dr apa sich n kalau bisa dibuat rincianya uang 1,2jtnya buat biaya apa aja plus pakai kwitansi n materai donggggggggg.kecamatan setu kelurahan burangkeng bekasi.

  36. supriyanto berkata

    ane baru daftar buat akte kelahiran anak yang telat 4 tahun sudah keluar Rp.241.000. Belum nanti biaya untuk sidang. Setelah itu baru ke PEmda untuk buat akte yang sebenarnya ( keluar duit lagi ) wahhhh pusinggggggggggggggggggg……

  37. Wongkito berkata

    Gratis kata siapa? ? ? ?
    Anak saya baru lahir 4 hari, dan saya mengajukan akte di pemerintah desa tapi saya di mintai uang 30
    rb.

  38. Wongkito berkata

    Gratis kata siapa? ? ? ?
    Anak saya baru lahir 4 hari, dan saya mengajukan akte di pemerintah desa tapi saya di mintai uang rp, 300.000

  39. bonjai berkata

    saya mau buat akte lahir kemarin harus pake KK dan KTP yg tinggal dalam satu atap rumah :( sedangkan KTP saya dan istri waktu anak kami lahir terpisah dan skrng anak kami berumur 3 tahun mau buat akte biayanya 1 juta dan itupun untuk dendanya saja blm tetek bengek yg lain yaaah kita sama2 tahulah birokrasi di indonesia ini bagamaimana tp alangkah besarnya denda yg dikenakan mengingat tidak semua warga negara indonesia ini termasuk golongan orang kaya!!! 1juta itu gaji satu bulan pak buuuukkk!!!!

  40. walah2 gimana2 tetap masyarakat kecil yg terombang ambingkan yaaa……mau tertib malah di buat ruwet yaaa…..??? terkecuali setelah UU terbit mbok sebagai aparat Kab-Kec-maupun aparat Desa mbok di Sosialisasikan utk masyarakatnya klw peraturan ytg sekrang demikian kan bisa apa gunanya jadi aparat klw tdk utk mengayomi masyarakatnta yaaaaaa……. SERBA REPOOOOOOOOT SEKARANG !!!!!!!

  41. asa berkata

    Sekadar berbagi pengalaman , kmren saya ngurus akte kelahiran anak saya yg berusia 3 bulan dan 3 tahun,

    - utk yang berusia 3 bulan, kita cukup mengurus langsung ke catatan sipil dgn membawa syarat ( KK , KTP suami istri , dan surat keterangan lahir anak dari bidan/RS ) , prosesnya pun cukup mudah , hanya isi formulir yang tersedia di sana ,dan lampiri persyaratan tadi, daftarkan di bagian pendaftaran, dan dikenakan biaya denda Rp.20.000 karena usia anak lewat 60 hari. ( proses 7 hari kerja selesai )

    - utk yang berusia di atas 1 tahun, proses pembuatan akte di catatan sipil sama seperti yang diatas, hanya saja selain syarat seperti yang diatas, ditambah dengan satu syarat lagi yaitu harus ada surat penetapan pengadilan. ( biaya denda di catatan sipil juga sama seperti diatas Rp.20rb karena usia anak lewat 60 hari. )

    sekarang saya akan bahas proses pembuatan penetapan pengadilan:
    - prosesnya dilakukan di pengadilan negeri
    - Cara :
    1. Siapkan syarat :
    Surat Permohonan ( ada contohnya dipengadilan negeri dibagian hukum perdata ,biasa sudah disediakan oleh orang pengadilannya )
    Fotocopy KTP Pemohon
    Fotocopy Surat Kenal Lahir
    Fotocopy Kartu Keluarga
    Fotocopy Akte Perkawinan
    ( Semua di kasih MATERAI CAP POS di Kantor Pos Pusat Merdeka Palembang , kecuali Surat Permohonan cukup di kasih Materai )
    — dikenakan biaya sukarela utk yg nge cap di kantor pos Rp.10.000

    2. Setelah syarat lengkap, bawa persyaratan + aslinya ke Pengadilan Bagian Hukum Perdata, untuk di legalisir oleh Pengadilan negeri
    — dikenakan biaya wajib nge cap Rp.20.000 ( 4 syarat permohonan per @ Rp.5.000 )

    3. Setelah di legalisir , permohonan kita daftarkan di Bagian Hukum Perdata itu lah, nanti dikasih formulir pembayaran ke Bank BRI .
    — dikenakan biaya wajib sebesar Rp. 146.000 ( Ilir Timur )– Rp.161.000 ( Seberang Ulu, Ilir Barat ) tergantung wilayah kita tinggal .

    4. Setelah membayar di Bank BRI, kwitansi pembayaran di kembalikan lagi ke Pengadilan Bagian Hukum Perdata utk ditukarkan dengan surat nomor perkara kita.
    — nanti dikasih tau lewat telepon tunggu panggilan sidang ( kurang lebih dalam 1 minggu sudah ada yg menelpon )

    5. Sidang
    - Bawa semua Syarat2 permohonan di atas yang aslinya ( terutama KTP suami istri harus dibawa ) dan surat nomor perkara kita
    - Bawa 2 saksi ( lebih bagus keluarga terdekat yang tau benar ttg pernikahan kita dan kelahiran anak kita , supaya sidangnya lancar , tidak bertele2 diakibatkan saksi yg ragu2 menjawabnya ).
    - Dikenakan biaya sukarela utk orang yang mengambil sumpah sebelum sidang Rp.20.000
    - Setelah sidang selesai, nanti ada yg kasih tau kapan surat penetapan pengadilan nya selesai.

    6. Biasanya 1 minggu setelah sidang / atau sesuai dengan informasi waktu yg telah ditentukan utk mengambil hasil sidang berupa surat penetapan pengadilan, kita datang lagi ke Pengadilan Bagian Hukum Perdata dengan membawa syarat2 permohonan asli dan surat nomor perkara kita .
    — dikenakan biaya wajib utk materai, legalisir, dan cetak surat ± Rp. 25.000 .

    7. Tahap Pengadilan Selesai, Berlanjut Ke Tahap Catatan Sipil.
    Bawa syarat :
    - Fotocopy KTP Suami Istri
    - Fotocopy Surat Kenal Lahir
    - Fotocopy Kartu Keluarga
    - Fotocopy Buku Nikah
    - Asli Surat Penetapan Pengadilan
    — dikenakan biaya wajib Rp. 20.000
    — Proses 7 hari kerja
    —SELESAI

    semua prosesnya di pengadilan negeri ataupun catatan sipil sangat mudah, jelas,, teratur, tidak bertele2 seperti yg kita kira loo para orang tua, kesimpulannya utk proses pembuatan akte kelahiran utk anak usia diatas 1 tahun, tidaklah semahal dan selama yang kita duga, hanya menghabiskan kurang lebih 200 rb dan memakan waktu maksimal 1 bulan ,jadi ayo kita buat akte kelahiran anak2 kita. jangan takut dengan gambaran mahal atau lama prosesnya, dan juga yg paling penting jangan lewat calo, memang sedikit ribet,tapi jika dilakukan ternyata mudah sekali lo ayah dan bunda.memang sedikit mahal tapi anggap aja ini denda dari kelalaian kita kelamaan ngurus akte anak kita.

  42. daniel berkata

    cuma alasan,
    bilang aja klo gaji kalian kurang.
    main denda seenaknya,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: