Untuk mendukung produksi kopi berkualitas ekspor, masyarakat Kota Pagaralam kini mulai melirik atau mengembangkan kopi stek. Selain buahnya lebih banyak dari kopi biasa, perawatan kopi yang dikembangbiakkan melalui stek ini tidak rumit serta tahan hama.
Hanya saja, saat panen atau memetik buahnya, harus benar-benar matang atau masak. Hal ini untuk meningkatkan kualitas biji kopi yang akan dihasilkan nantinya. Sementara itu, hingga saat ini sudah hampir 60% petani kopi yang sudah berupaya untuk meningkatkan hasil panen atau buah kopi dengan melakukan stek.



















































