Wakil Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel Leonardo Hutabarat mengatakan, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sriwijaya Primadana akan diarahkan menjadi BPR khusus penyaluran kredit bagi petani. Pasalnya, selama ini petani sering mengalami masalah dalam memperoleh modal.
”Kita arahkan BPR itu menjadi BPR khusus petani, tetapi kita tunggu (BPR) menjadi gemuk dahulu. Sekarang kanbaru beberapa bulan diresmikan,” ujarnya di Palembang Sabtu kemarin.
Leonardo mengaku tidak mengetahui berapa tahun hal tersebut dapat terwujud. Namun, sebelum hal tersebut tercapai, BPR Sriwijaya Primadana juga sudah memberikan kredit lunak kepada usaha kecil menengah (UKM) dan petani untuk mendapatkan modal dalam menjalankan aktivitasnya.
Mengenai teknis pelaksanaan penyaluran kredit, lanjut Leonardo,dapat saja disediakan kredit dengan bunga rendah dan tanpa agunan. Pasalnya, selama ini hambatan utama perkembangan pertanian disebabkan tidak tersedianya agunan yang dipersyaratkan perbankan. Padahal, petani dan sektor pertanian secara keseluruhan merupakan salah satu penyumbang terbesar pembentukan produk domestik regional bruto (PDRB) Sumsel.
”Pertanian itu memberikan andil yang besar. Selain itu, dari sisi penyerapan tenaga kerja juga sangat banyak tenaga kerja yang bekerja di sektor pertanian dan perkebunan ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Syaimul Chotib menambahkan, pertanian dan perkebunan memberikan sumbangan yang cukup besar terhadap PDRB Sumsel.
”Jika diukur secara nilai pertanian memberikan 23% dan sekitar 11% dari sektor perkebunan,” katanya menambahkan. Dua komoditas utama yang menjadi andalan Provinsi Sumsel saat ini dalam bidang perkebunan, yakni karet dan produk sawit (CPO/crude palm oil).
Sementara di sektor pertanian, Sumsel juga memiliki target produksi sebesar 1,9 juta ton pada 2008. ”Dari 1,9 juta ton tersebut, cukup banyak menyerap tenaga kerja,” sebutnya sambil mengatakan sangat wajar jika dibentuk BPR khusus petani. (berli zulkanedi/SINDO)



















































