infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Basarnas Palembang Siaga Bencana

Ditulis oleh infokito™ di/pada 5 Februari 2008

Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Palembang menyatakan siaga bencana pada puncak musim hujan Maret-April. Basarnas telah menyiagakan 18 personelnya selama 24 jam untuk menindaklanjuti bila sewaktu-waktu terjadi bencana. Hal itu merupakan langkah antisipasi kemungkinan bencana yang akan timbul dari puncak musim hujan di Sumsel yang diprakirakan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) akan jatuh pada bulan Maret hingga April.

Kepala Operasional Basarnas Palembang Raden Bambang Subagyo mengatakan, kondisi di daerah Sumsel terakhir ini masih dalam kondisi yang belum menghawatirkan. Namun meskipun demikian, pihaknya dengan tim rescue sudah disiagakan 24 jam.

”Menghadapi puncak musim hujan ada beberapa daerah yang menjadi fokus utama kita,karena kemungkinan terjadi bencana lebih besar dari pada daerah lain. Untuk wilayah Sumsel itu ada Musi Banyuasin (Muba), Muara Enim, dan Lubuk Linggau dengan ancaman banjir dan tanah longsor.

Kemudian Lampung dengan ancaman gempa, Pagaralam itu gempa dan longsor, serta di beberapa daerah memiliki kemungkinan puting beliung,” kata Bambang Senin (4/2) kemarin. Khusus untuk wilayah Palembang sendiri difokuskan pada Gandus, Kertapati, Lemabang, Sekip dan daerah yang berada di belakang Novotel yang sebagian besar merupakan daerah pinggiran Sungai Musi yang memiliki ancaman setiap tahunnya terhadap banjir.

”Kita menyiagakan 15 personel di markas utama dengan 1 unit rescue truck dan 1 unit rescue car yang masingmasing dilengkapi dengan 2 unit perahu karet, live jacket, pelampung dan obat-obatan. Sementara di Lampung kita siagakan 3 orang yang stand by, serta mengantisipasi bencana yang terjadi di perairan Sungai Musi sudah disiagakan selama 24 jam 5 orang personel di pelabuhan Boom Baru yang dilengkapi dengan rescue boat dengan kapasitas 12 hingga 15 orang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bantuan Sosial Korban Bencana Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Sumsel Ansori mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan 20 orang personel, peralatan evakuasi, makanan dan perlengkapan pengungsian untuk meningkatkan kesiagaan menindaklanjuti kemungkinan terjadinya bencana di beberapa daerah akibat puncak musim penghujan.

”Makanan dan perlengkapan sudah kita persiapkan, dan mewanti-wanti kemungkinan terjadinya bencana di saat puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada bulan April nanti, kami sudah mengalokasikan bantuan tersebut ke 15 kabupaten/ kota se-Sumsel dengan jumlah yang berbeda-beda tergantung intensitas bencana yang terjadi,” kata Ansori.

Dia menambahkan, selama ini banjir di Sumsel khususnya daerah yang berada di pinggiran Sungai Musi merupakan hal yang setiap tahun terjadi dan sifatnya hanya menggenangi, sehingga masyarakat sudah mempersiapkan diri dengan pembuatan rumah yang menggunakan tipe panggung seperti di Muara Enim, Muba dan Palembang.

Namun, yang patut diwaspadai adalah Pagaralam dan Lahat dengan daerah perbukitan sangat rentan terhadap banjir bandang dan tanah longsor yang bisa menimbulkan korban jiwa. (CR-01/SINDO)

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>