Harga Tebus Raskin OKI Capai Rp 1.850
Ditulis oleh infokito™ di/pada 3 Februari 2008
Bantuan beras untuk warga miskin (raskin) bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) merupakan program bantuan pemerintah pusat untuk mensejahterakan masyarakat. Harga tebus raskin yang ditetapkan sebesar Rp1.600/kg. Namun pada beberapa kecamatan di Kabupaten OKI, harga tebus raskin bagi RTM mencapai Rp1.850/kg. Demikian laporan harian SINDO.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) OKI Drs Sumijarno mengatakan, alasan terjadinya kenaikan harga raskin disebabkan mahalnya biaya pendistribusian.
Dia mengungkapkan, sebagian lokasi pendistribusian raskin yang dituju sangat jauh, sehingga menyebabkan ongkos operasional tinggi. Dia mencontohkan, seperti di Kec Mesuji, Kec Air Sugihan dan Lempuing, rata-rata harga raskin pada ketiga kecamatan tersebut mencapai Rp 1.850/kg.
”Titik distribusi ke RTM sangat jauh dan memicu terjadinya kenaikan harta tebus raskin. Saat kita melakukan cross check di lapangan, ternyata harga tebus raskin di tiga Kec diatas mencapai Rp 1.850/kg,” katanya. Dia menambahkan, harga tebus raskin tidak semata-mata dinaikkan, melainkan melalui kesepakatan bersama.
Kesepakatan dilakukan antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kades dan masyarakat setempat. ”Misalkan antara BPD, kades dan masyarakat menyetujuinya, maka harga tebus raskin tersebut dapat dinaikkan. Tapi dengan syarat melalui kesepakatan bersama tanpa adanya unsur paksanaan,” tandasnya.
Sumijarno menuturkan, berdasarkan pedoman umum dan yuridis, menaikkan harga tebus raskin memang tidak dibenarkan. Namun demikian, realita di masyarakat tidak dapat ditolak kenaikkan harga raskin karena mahalnya biaya pendistribusian.
”Jadi masalah di lapangan dan kendala yang dihadapi tidak bisa diajak kompromi. Kecuali dilakukan kesepatakan bersama yang menguntungkan semua pihak,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Kesra Setda OKI Tugiyo Ssos menuturkan, factor akses menjadi dominan penyebab kenaikan harga tebus raskin.
”Mereka menaikkan harga tebus raskin itu bukan karena cuma menaikkan harga, melainkan untuk mengganti uang transport atau uang angkut raskin ke titik distribusi. Apalagi menaikkan harga raskin atas persetujuan dan kesepakatan bersama,” jelasnya.
Namun, berdasarkan pengamatan SINDO dan laporan dari beberapa warga Rantau Lurus Kec Tulung Selapan Kab OKI, Suryati dan Rangga, harga tebus raskin bagi RTM sebanyak 170 KK yang semula dipatok Rp1.600/kg menjadi Rp 3.000/kg.
Padahal, dia mengaku pemberian raskin pada 10 Januari 2008 merupakan jatah raskin Oktober dan November 2007.
”Coba adek bayangkan, jika dibandingkan dengan harga semestinya sangat jauh berbeda. Mungkin bagi yang memiliki uang harga tersebut tidak seberapa, tapi bagi kami itu sudah terlalu mahal,” kesalnya. (CR-05/SINDO)




















































Wong Pematang berkata
Tambah susah orang kecil/miskin
makanya untuk menghemat biaya pendistribusian, merlu dicatat dan diingat untuk kita semuanya, bahwa infrastruktur oki tiu tidak bagus/maksimal.
makanya mintak tolong kepada instansi terkait untuk memperhatikan, kalau tidak ada angaran tolong tahun ini diangarkan untuk perbaikan infrastruktur terutama transpotasi jalan