infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Situs Peninggalan Sriwijaya Terkubur Permukiman

Posted by infokito™ pada 18 Januari 2008

Saat Kompas bersama arkeolog dari Balai Arkeologi Palembang, Retno Purwanti, melakukan penelusuran, beberapa situs yang menjadi bukti keberadaan kerajaan yang tumbuh di Sumatera pada abad ke 7 tersebut sudah tak dapat ditemukan karena tertutup permukiman penduduk. Jalan menuju ke bekas situs pun sudah tak dapat dikenali.

Misalnya, saat mencari situs Kolam Pinisi, tempat ditemukannya sisa perahu dari abad ke-7, lokasi tersebut sudah tidak berhasil ditemukan. Bahkan, warga di Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat II, tidak menyadari kalau di perumahan mereka terdapat situs yang berkaitan dengan Kerajaan Sriwijaya.

Di wilayah yang sama, situs Kambang Purun, tempat ditemukan Prasasti Siddhayatra dan beberapa fragmen/kepingan prasasti lain juga tak bisa ditemukan. Demikian juga situs Kambang Unglen yang diperkirakan merupakan pusat industri manik-manik untuk melengkapi kegiatan ziarah pada zaman Kerajaan Sriwijaya. Situs itu tidak dapat dijangkau karena lokasinya tertutup pagar rumah penduduk.

Situs Candi Angsoka di Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, juga mulai terkepung rumah-rumah semi permanen sehingga benda-benda bersejarah di lokasi tersebut, antara lain batu yoni ukuran 112 x 130 x 130 cm sebagai bagian dari bangunan candi yang belum selesai, terancam rusak. Batu itu diperkirakan berkaitan dengan kegiatan agama Hindu di abad ke-10 Masehi.

Sementara itu arca Bodhisattwa Awalokiteswara dari abad ke 8 dari situs Sarangwaty di Jalan Pendawa, Palembang, digunakan sebagai penghias kolam rumah penduduk.

Sesuai informasi dari buku Situs-situs Masa Klasik di Wilayah Palembang terbitan Pemerintah Daerah Tingkat I Provinsi Sumatera Selatan Tahun 1994, ada 17 situs peninggalan Sriwijaya di Kota Palembang.

Retno Purwanti mengatakan, hilangnya situs-situs bersejarah tersebut menghilangkan peluang untuk menemukan informasi lebih banyak mengenai kegiatan Kerajaan Sriwijaya di Palembang. Menurut dia, para arkeolog baru melakukan penggalian hingga beberapa meter sehingga sebenarnya potensi untuk mendapatkan informasi masih sangat besar.

Menurut Retno, jika situs-situs ini terus digali dan dijaga, bisa menjadi informasi yang sangat berharga. Selain itu, dapat dijual sebagai objek wisata karena merupakan salah satu legenda kebudayaan Melayu. (BOY/kompas)

20 Tanggapan to “Situs Peninggalan Sriwijaya Terkubur Permukiman”

  1. leelly berkata

    iya ya ya …. selamat berjuang mencari situs2 bersejarah di sumsel biar kerajaan sriwijaya bukan hanya cerita tapi juga ada bukti-bukti sejarah yang lebih nyata untuk diperkenalkan kepada anak cucu masyarakat palembang……….. Bravo Arkeolog !!!!

  2. palembang tuh kota besar,cuman sayang orang2 nya mash blum sdr dgn kebesaran palembang.cuma nyadar dengen pempeknyo bae.
    klo pempek ado,laju dio inget plembang.
    tp klo pempeknyo dak kate’ apo dak lemak,ilang plembangnyo.
    makonyo,tempt yg bersejarah bae jd dak karuan
    makonyo wong kito skrg dak kate; yg terkenal di indonesia,mlempem.paling bae yg terkenal korupsinyo samo banditnyo..

  3. Ikhsan Peryoga berkata

    kalau bisa saya ingin bertaya2 soal masalah sriwijaya dengan sdri Retno Purwanti, dimana saya bisa menghubunginya??? terus, dimana bisa dapat buku Situs-situs Masa Klasik di Wilayah Palembang terbitan Pemerintah Daerah Tingkat I Provinsi Sumatera Selatan Tahun 1994… soalnya saya berada di bandung… yang bisa membantu hub Ph sya di 085659177794… mohon bantuannnya…

    ttd
    Ikhsan Peryoga, Mahasiswa Sejarah UPI (universitas Pendidikan Indonesia)…

  4. avant berkata

    mending kita bikin game aja yuk.. kan ada “CAESAR IV” untuk kerajaan romawi, “zeus” yunani kuno, “children of the nile” untk mesir kuno, belum game2 yang cerita ttg sejarah kerajaan eropa dan cina sampe jepang yg bejibun. Sekali2 adalah satu kerajaan di asia tenggara yang dijadiin tema game, cth: The Rise of Sriwijaya Empire, Golds and Sails, The Throne of Majapahit. Keren kan.. Saya bisa jadi konseptornya tinggal cari programmer, game designer, studio, distributor sama sponsornya aja to hehe ;P

  5. avant berkata

    oiya, saya juga punya gambar silsilah keluarga nenek moyang dari almarhum akas saya yang ternyata ada hubungannya dengan salah satu raja sriwijaya.. bisa jadi sumber sejarah ga ya?

  6. koko berkata

    Situs adalah peninggalan jejak sejarah yang merupakan aset bangsa tetapi tidak terjaga dengan baik itu membuktikan bahwa kurang pedulinya masyarakat kita terhadapi warisan budaya.mari kita selamatkan warisan budaya kita agar anak cucu kita kelak tahu asal usul tanah kelahiran dan bisa berbangga dengan warisan budaya yang terjaga

    • herupramono berkata

      Ya kalau melihat eropa setidaknya turki kita bisa sangat iri, mereka bisa merawat akar sejarahnya. Kalau kita jauh dari itu. Semoga para arkeolog bisa banyak berhasil mengangkat karyanya dan pemerintah benar-benar ikut membantu atau para arkeolog buka rekening bencana saja….bencana kebudayaan. Atau ditemukan kitab-2 kuno yang bisa menguak masa lampau. Kalau melihat candi-2 di Jateng mestinya bangsa ini dulu adalah bangsa yang cukup maju. Bravo arkeolog.

  7. saya bangga menjaid wong Palembang yang dulu mempunyai kerajaan budha pertama , saya mohon pemprov palembang menjaga warisan leluhur kito,kalau perlu dbuat cagar budaya yang harus dilestarikan. Semoga palembangterus berkembang

  8. saya bangga menjadi wong Palembang yang dulu mempunyai kerajaan budha pertama , saya mohon pemprov palembang menjaga warisan leluhur kito,kalau perlu dbuat cagar budaya yang harus dilestarikansupaya anak cucu kito mengenal kebudayaan leluhurnya……Semoga Palembang terus berjaya… Bravo sriwijaya….

  9. saya bangga menjadi wong Palembang yang dulu mempunyai kerajaan budha pertama mohon pemprov palembang menjaga warisan leluhur kito,kalau perlu dbuat cagar budaya yang harus dilestarikansupaya anak cucu kito mengenal kebudayaan leluhurnya……Semoga Palembang terus berjaya… Bravo sriwijaya….

  10. KEMAS MUHAMMAD ERWANSYAH, S.TP berkata

    Aslm Wr Wb. Saya mengharapkan sepenuhnya agar penelusuran sejarah Kerajaan Sriwijaya tetap terus dilakukan demi kejelasan bagi anak cucu kita kelak dikemudian hari. Saya sendiri yang merupakan keturunan dari keluarga Sunan Gunung Jati pada anaknya Raden Fatahillah sampai pada penyandangan gelar kehormatan “KEMAS” sebagai bukti ada keterkaitan erat dengan Kerajaan yang populer pada waktu tersebut merasa sangat antusias sekali untuk mempelajari sejarah tentang Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Demak, Kerajaan Mataram, maupun Kerajaan Melayu Kuno yang ada di Provinsi Jambi (Sumatera Tengah) ini.Bagaimana latar belakang terbentuknya gelar KEMAS, KI AGUS, MAS AGUS sebagai keturunan priyayi yang berani maju kedepan sebagai pahlawan dalam menjaga kehormatan Kerajaan dan bagaimana pula keterkaitannnya dengan Raja-raja di Jawa perlu pengkajian secara profesional dan realistis. Sudah lama Saya secara pribadi mencari-cari sehingga terbuka pada situs ini dan Saya mempunyai referensi yang akurat untuk pegangan dalam penelusuran lebih lanjut. Semoga kita dapat mengetahui dan belajar dari sejarah itu sendiri. Bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat belajar dari sejarah dengan tetap menghormati peninggalan-peninggalan dari sisa sejarah yang ada. Subhanallah. Salam kekeluargaan saja untuk bangsa Indonesia tercinta ini. Terimakasih. Saya dapat dihubungi pada Nomor HP 081927467315. Wsslm Wr Wb. Hormat Saya: Kemas Muhammad Erwansyah, S.TP (calon Widyaiswara Pertama Balai Pelatihan Pertanian Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian Departemen Pertanian di Provinsi Jambi)

  11. aries berkata

    Saya punya pengalaman yang berhubungan dengan keberadaan kerajaan sriwijaya. memang ini berbau mistis tetapi saya alami bersama beberapa teman. Ketika kami berusaha membangun Sekolah tinggi Agama Buddha Sriwijaya tangerang. Datang para leluhur kerajaan Sriwijaya diantaranya Sabo king-king, Seh junjungan, Seh pahit lidah, eyang Sriwijaya. Melalui media yang kami sebut penyambung para leluhur ini berbicara dan bercerita tujuan datang ke tanah jawa. Mulanya saya ragu kebenaran para leluhur ini tetapi setelah saya membuktikan sendiri kepalembang ternyata makam beliau ini ada, tepatnya di jalan sabo king-king, bukit kemunig,bukit sigontang. saya jadi yakin kalau keberadaan situs Sriwijaya akan muncul seperti candi-candi dipulau jawa yang ditemukan dan dapat digali setelah skian lama terpendam.

  12. afrie berkata

    hmmm…. wah emg masyarakat bangsa Ini tidak menghargai sejarah nasionalnya sendiri…………
    situs sriwijaya harus ditemukan……… demi penghrmatan kita kpd nenek myang kita……..
    teruslah berusaha wahay arkeolog2 n ahli sejarah…..
    ku tunggu hasilnya…!!!!!!!!
    historia vitae masgistra.

  13. rafli berkata

    ih otot nya gede bener

  14. rafli berkata

    pasrah deh

  15. asmawati berkata

    15. klu mau jd orang brprestasi
    hrus blajar tkun2ny smpai TITIK DARAH PENGHABISAN

  16. cecewe aktif berkata

    tau neeh sayang banged kalo mpe sejarah qt ga ke ungkap..
    kan kerajaansriwijaya kerajaan terbesar sedangkan yg kerajaan lain aja ada peningglanny n msuk malah di slah stu keajaibn dunia,,
    kan ga adil bngedd

  17. ucil berkata

    Untuk penggalian situs situs tersebut, sebaiknya ada koordinasi denan pihak terkait,serta penyuluhan pada masyarakat agar menyadari pentingnya situs tersebut

  18. wahyu berkata

    ay kita semua warga negara indonesia membongkar semua situs sriwijaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: