infokito

Portal Palembang – Jembatan informasi dari kito untuk kito bersamo

Yunani-Sumsel Jalin Hubungan Sejarah

Ditulis oleh infokito™ di/pada 2 Nopember 2007

Kerajaan Sriwijaya di Provinsi Sumatera Selatan, ternyata memiliki hubungan sejarah dengan Yunani. Mitos adanya hubungan antara Alexander Agung dengan sejumlah sultan-sultan di Palembang menjadi perhatian serius Yunani. Melalui kunjungan Duta Besar (Dubes) Yunani untuk Indonesia, dilakukan penelusuran adanya legenda sejarah ini.

“Di dalam sebuah artikel yang ditulis peneliti Perancis, disebut bahwa ada garis antara Alexander Agung atau yang lebih dikenal dikenal Iskandar Zulkarnaen dengan Sultan Palembang,” ujar HE Charalombus Christopolus, dubes Yunani usai pertemuan dengan Sekda Sumsel Musyrif Suardi HN MM dan sejumlah pejabat pemprov lainnya di ruang Bina Praja Pemprov Sumsel, Kamis (1/11) kemarin. 

Tidak itu saja, Mr Christ sapaan, HE Charalombus Christopolus, mengatakan, pihaknya juga akan menjajaki kerja sama khususnya bidang budaya dan pariwisata. Apalagi, dalam sejarah juga sudah tertulis kalau ada garis yang menghubungkan legenda Yunani dengan kerajaan di Sumsel.

Diakuinya, memang belum ada penelitian khusus yang mengatakan ada hubungan antara Yunani dengan zaman kerajaan-kerajaan di Sumsel. Sebab, Alexander Agung sendiri memang belum pernah datang ke Sumsel. Hanya saja, kekuasaan luas yang dulunya pernah dibawahi Alexander diyakini ada hubungan dengan kerajaan zaman Sriwijaya.

“Memang, Alexander Agung tidak pernah datang ke sini. Sebab, perjalanan yang dilakukan sesuai dengan sejarah hanya sampai ke India. Hanya saja, Alexander menanamkan aturan hidup ideal ke seluruh penjuru Asia. Di sinilah adanya garis hubungan yang menjadi kontak Yunani. Kalau itu dengan Sumsel atau Indonesia pada zaman dulu,” ungkapnya.

Diharapkan, melalui adanya penelusuran sejarah ini akan menjadi pintu kerja sama antara Yunani dengan Indonesia khususnya Sumsel dalam berbagai bidang. Mulai dari budaya, pariwisata, ekonomi, binis termasuk bidang investasi lainnya.

“Ajang penyatuan sejarah ini bisa menjadi pintu kerja sama dengan Yunani. Tentunya, adanya hubungan di zaman kerajaan dan para sultan dengan Yunani memberikan peluang promosi budaya tidak hanya bagi Yunani tetapi juga bagi Indonesia di Sumsel. Malah, potensi budaya ini bisa diperkenalkan melalui ajang pariwisata dunia ke seluruh Eropa,” tegasnya.

Nurhadi Rangkuti, dari Balai Arkeologi Palembang menuturkan, hubungan silsilah dua kerajaan antara Alexander Agung dan sultan-sultan Palembang sifatnya legenda. Dan ini akan menjadi jalan promosi wisata yang bisa dikembangkan Sumsel tidak hanya nasional tetapi juga internasional.

Dijelaskannya, Iskandar Zulkarnain dari Macedonia sudah dikenal sebagai raja asia. “Dalam silsilah raja Melayu disebut sebagai turunan dari Raja Macedonia. Tetapi, walaupun itu adalah legenda, kita perlu maknai bahwa Iskandar Zulkarnain di Asia sangat popular. Dan, dimungkinkan adanya hubungan dengan para raja di Sumsel kala itu,” tuturnya.

Adanya garis legenda sejarah antara Yunani dengan Sumsel, menurtu Nurhadi akan sangat memberikan peluang perkembangan potensi budaya dan pariwisata di Sumsel.

“Hubungan legenda sejarah ini bisa menjadi pintu masuk kerja sama budaya dan promosi pariwisata antara Yunani dan Sumsel. Saat ini promosi budaya dan pariwisata kita dalam bahasa Inggris masih kurang. Terlebih mengenai masalah arkelologi, kebudayaan sangat kurang. Mulai sekarang harus kita pikirkan potensi sejarah, sebab ini sangat penting,” pungkasnya. (19/sumeks)

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>